Category Archives: Blogroll

Meningkatkan Keterampilan Menulis Melalui Pembuatan Buku Fiksi dan Non Fiksi

makalah-wijaya-kusumah-labschool-1

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang

SMP Labschool Jakarta adalah salah satu sekolah yang ikut  serta mengkampanyekan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dari kementrian pendidikan dan kebudayaan. Di sekolah kami, siswa tidak hanya sekedar membaca buku, tapi juga sudah mulai menulis dan menerbitkan buku. Sebuah kegiatan yang masih jarang dilakukan di sekolah lainnya.

Baca lebih lanjut

ILMU TIK

TIK ADA UNTUK KEMAJUAN BANGSA
 
Pemiihan kepala daerah dki jakarta baru saja usai. Proses Hitung Cepat dalam pilkada membuktikan pentingnya ilmu TIK dikuasai anak-anak kita. Ke depan pemilihan umum akan menggunakan peralatan TIK yang lebih modern. Perhitungan suara bisa lebih cepat lagi. TIK dan pemanfatannya menjadi tolak ukur kemajuan bangsa. Namun sayang, mata pelajaran TIK-nya justru dihapuskan. Kemdikbud harus mengembalikan matpel TIK dalam kurikulum nasional. TIK ada untuk kemajuan bangsa.
 
Perjuangan mengembalikan matpel tik yang digantikan matpel prakarya terus dilakukan. Bila kawan-kawan guru tik ingin TIK kembali sebagai mata pelajaran lagi, maka harus terus didorong dan diperjuangkan dengan berbagai cara. Cara paling mudah adalah Gunakan ilmu TIK yang anda kuasai sebagai alat perjuangan. Ciptakan informasi sebanyak mungkin tentang pentingnya TIK sebagai ilmu dan bukan sekedar alat bantu. Guru TIK harus mampu menuliskannya disertai data dan fakta yang akurat.
 
Ikut diam menunggu nasib, itu artinya anda setuju TIK dihapuskan dalam kurikulum. TIK tidak akan pernah berada dalam struktur kurikulum sekolah kita. Guru TIK harus kompak dan menolak dgn tegas bimbingan tik. sebab layanan sangat berbeda dengan mata peajaran. Anak-anak akan kurang mendapatkan materi tik secara tersruktur dan sistematis. Mereka menjadi anak yang kurang menguasai tik dengan baik.
 
Akibatnya Indonesia akan terus terjajah dalam bidang TIK dari negara lain. Kita hanya mampu menjadi bangsa pengguna produk tik. Kemandirian bangsa dibidang TIK semakin melemah. Sebab pondasi TIK tidak diberikan kepada generasi emas Indonesia. Kalau sudah begitu Indonesia akan tertinggal dari negara lainnya. Bisa dipastikan Indonesia hanya menjadi negara pemakai produk TIK dari negara lainnya.
 
Percayalah!!!

Ayo Rebut Kembali matpel TIK

ujiansekolah

Setengah harian ini saya mengawas ujian sekolah dan usbn. Ada 10 matpel diujikan. Sayangnya tak ada lagi matpel tik. Prakarya mengganti posisi matpel tik dalam kurikulum 2013.

Anak anak selalu bertanya, “kenapa tdk ada matpel tik?” Kata mereka tik lebih penting daripada prakarya.

Saya hanya bisa menjawab dalam hati. Sedih melihat mereka tdk mendapatkan matpel tik seperti kaka kelasnya. Sedih melihat anak bangsa tdk terdidik tik dgn baik krn ada kebijakan yg salah dari pemerintah. Struktur Kurikulum berubah.

Saya tdk bisa membayangkan sekolah yg berada di desa. Mereka mempelajari tik secara terstruktur dan sistematik hanya di bangku sekolah. Bila tik tdk ada maka mereka kehilangan kesempatan belajar tik. Apalagi belajar dgn menggunakan tik. Tik sbg alat bantu maupun ilmu tak mereka dapat dan rasakan.

Begitu mereka tamat smp dan sma banyak yg tdk bisa ilmu tik. Mereka tdk punya keterampilan menggunakan tik. Amanat uu sisdiknas terabaikan. Akhirnya cuma jadi pengangguran terdidik tanpa keterampilan tik. Lebih kerennya literasi digital.

Sayang sekali. Di negeri ini kedaulatan pendidikan tidak berada di tangan guru. Pemerintah masih mengambil alih dgn alasan pemetaan. Lagi lagi uang rakyat dipakai blm tepat sasaran. Kalau dulu ujian berbasis kertas sekarang berbasis komputer.

Pengadaan kertas beralih kpd pengadaan komputer. Sukses ujian nasional berbasis komputer dikampanyekan. Seolah olah komputer hanya digunakan untuk ujian nasional dan bukan untuk belajar tik. Padahal kemampuan digital literasi sangat dibutuhkan dalam dunia industri dan perguruan tinggi.

Saya menyambut baik adanya unbk. Namun eforia unbk tdk meninggalkan guru tik sebagai motor penggeraknya. Guru tik bukan hanya sebagai proktor atau teknisi. Mereka berhak memiliki hak yg sama dengan matpel lainnya. Sebab guru tik bukan kacung dari guru matpel lainnya. Hak dan kewajibannya sama dengan guru matpel lainnya. Hanya saja peran guru tik untuk mengajar dan memberikan materi pelajaran blm sesuai harapan. Guru tik masih dianggap sbg laboran komputer.

Guru tik bukan laboran komputer. Guru tik adalah guru yg seharusnya mengemban amanah uu guru dan dosen. Kemampuan menilai dan mengevaluasi pembelajaran seharusnya tetap ada dan tidak berubah peran seperti dalam permendikbud nomor 45 tahun 2015.

Semoga guru tik terus berjuang mengembalikan matpelnya yg hilang. Dorongan dan masukan konstruktif hrs terus diberikan agar tik kembali sbg matpel. Mari kita rebut kembali.

Baca lebih lanjut

Peran Guru TIK dan KKPI dalam Kurikulum 2013

KOGTIK

Gambar

Inilah Blue Print Matpel TIK

BLUE PRINT MATPEL TIK

Melihat Kembali Sejarah Perjuangan Guru TIK

Semalam saya menyempatkan diri menonton video di youtube. Seminar nasional yang dilaksanakan oleh guru komunitas guru TIK dan KKPI.

Silahkan ditonton bagi yang belum menontonnya dan inilah sambutan mendikbud RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy.