Category Archives: Blogroll

Yuk Ikutan Webinar Informatika

https://www.gurupenggerakindonesia.com/yuk-ikutan-webinar-informatika/,
Sabtu, 22 Januari 2022 Pukul 13.00 WIB melalui Aplikasi Zoom.
Catat tanggalnya dan pastikan anda mengikuti kelasnya. GRATIS.

Materi Presentasi Bab 3 Informatika

Blog Untuk Pendidikan

Belajar Usaha dari Bang Adun

Yuk kita belajar berwirausaha. Belajar usaha tahan banting dari penjual kopi keliling di depan sekolah Labschool Jakarta. Beliau setiap pagi mangkal di depan Labschool, Jalan Pemuda Jakarta Timur.

Namanya Bang Adun. Usia 45 tahun. Dulu beliau pedagang koran di sekitar kampus UNJ Rawamangun Jakarta Timur. Sekarang menjadi tukang kopi keliling di sekitar kampus dan sekolah labschool.

Alhamdulillah usahanya sekarang laku keras. Sehari bisa bawa uang Rp. 300.000 (Tiga Ratus Ribu Rupiah). Dari pukul 06.00 pagi sampai pukul 18.00 WIB. Modal usahanya Rp. 3.000.000 (Tiga Juta Rupiah) katanya. Rata-rata setiap hari belanja di agen sekitar Rp. 125.000 (Seratus dua puluh lima ribu rupiah).

Yuk kita tonton videonya dan jangan lupa like, subscribe, dan komentarnya! Terima kasih banyak. I Love You All. Semoga tahun ini Omjay bisa menjadi blogger ternama dan youtuber terkenal.

Jadilah penggemar video Omjay di YouTube. Semoga Omjay menjadi YouTuber terkenal Indonesia. Aamiin Ya Robbal Alamiin. Pesan Omjay, “Buatlah 1 Video setiap hari dan perhatikan apa yang terjadi”.

Durasi video youtube di atas hanya 20 detik. Selamat menikmati kopinya. Juga minuman dingin lainnya. Jangan lupa mampir di kopi keliling bang Adun ya!

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Dari Desertasi Hingga Prostitusi

Kata Pengantar Buku

Evaluasi BDR dan PJJ

Evaluasi BDR dan PJJ

Belajar dari rumah dan pembelajaran jarak jauh sudah harus dievaluasi. Tentu akan banyak masukan dari sana sini. Di sinilah akhirnya kita berbagi informasi.

Ada yang berjalan lancar bdrnya dan ada pula yang kurang lancar. Hal ini disebabkan oleh fasilitas siswa dan guru berbeda beda. PJJ yang diharapkan masih jauh panggang dari api.

Ada banyak cerita dan pengalaman yang menginspirasi dan ada pula cerita yang menyedihkan. Semua itu terjadi dalam pelaksanaan BDR dan PJJ selama masa pandemi Covid-19 ini.

Setiap masalah pasti ada solusinya. Para pakar pendidikan mulai mencari solusinya. Pembelajaran dalam jaringan atau online dan pembelajaran luar jaringan atau offline dicaritemukan untuk dimanfaatkan agar BDR dan PJJ berjalan sesuai harapan.

Berbagi kisah inspiratif dalam pelaksanaan BDR dan PJJ sangat dibutuhkan untuk saling memotivasi dan melengkapi.

Sudah mulai banyak lembaga pendidikan melakukan survey. Mereka punya data dari hasil survey di sekolah masing masing.

Dari hasil survey ini evaluasi BDR dan PJJ dilakukan untuk dilakukan perbaikan. Sekolah mengeluarkan kebijakan dari hasil survey tersebut. Semua yang baik diambil dan yang buruk ditinggalkan.

Tahun ajaran baru dimulai tepat 13 Juli 2020. Pelaksanaan BDR dan PJJ dimulai kembali dari hasil evaluasi sebelumnya. Apakah hasilnya sudah sesuai dengan yang diharapkan? Mari kita evaluasi bersama sama.

Salam Blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Buku Informatika

Buruan pesan sebelum kehabisan

Lesson Study

Kata Pengantar Buku Lesson Study Sebagai Solusi Pembelajaran

Seharian ini saya membaca buku yang ditulis ibu Syarifah Rukayah Indra Melina. Salah seorang guru kreatif dari tanah rencong Aceh. Beliau mengajar Kimia di SMAN 4 Banda Aceh. Aktif dalam kegiatan MGMP IPA SMA.

Membaca hasil karya tulisnya membuat saya bangga dengan ketekunannya dalam melaporkan kegiatan penelitian lesson study yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Ketiga kegiatan itu adalah inti dari lesson study yang harus dilakukan guru secara berkelanjutan.

Saya teringat kembali ketika belajar lesson studi secara langsung di negara Jepang tahun 2016. Saya belajar bagaimana guru guru di negara tersebut saling berkolaborasi dan melengkapi menyelesaikan masalah pembelajaran yang ada di kelas.

Dari mereka saya belajar melakukan lesson study yang benar dan bukan hanya sekedar mengetahuinya secara teoritis. Meskipun waktunya singkat, saya dapat mengembangkan kegiatannya bersama sama kawan di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Lalu mulai menularkan virusnya di kampus Universitas Negeri Jakarta bersama kawan kawan guru IPA.

Kalau mengingat kegiatan itu beberapa tahun lalu, membuat saya memberikan apresiasi yang tinggi pada penulis buku ini. Sebab belum banyak guru yang menuliskan kegiatannya di Indonesia. Lesson Study masih dianggap ilmu baru di kalangan guru.

Saya sendiri lebih banyak melakukan kegiatan penelitian tindakan kelas yang lebih mudah dilakukan. Sebab saya tak perlu bertemu guru guru lainnya dari sekolah yang berbeda. Saya cukup meneliti di kelas saya sendiri dengan cara merencanakan, melaksanakan, melakukan observasi dan refleksi diri bersama rekan sejawat.

Berkat rajin melaksanakan PTK, karya tulis saya terpilih menjadi salah satu pemenang lomba inovasi pembelajaran tingkat nasional dan mendapatkan hadiah belajar singkat ke negara China untuk belajar STEAM selama 21 hari tahun 2019 lalu.

Membaca buku ini membuat saya lebih paham tentang perbedaan PTK dan Best Practice serta Lesson Studi. Semoga penulisnya juga menambah lampiran contoh contohnya. Sehingga banyak guru terbantu untuk memahami ilmunya.

Sambil menuju Ciwidey Bandung yang sejuk, saya buat kata pengantar ini. Kalau saya tunda lagi takut tidak selesai lagi. Sudah banyak yang antri dibuatkan kata pengantar buku lagi.

Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada ibu Syarifah Rukayah Indra Melina yang telah selesai menerbitkan bukunya. Teruslah berkarya untuk bangsa dan negara. Saya yakin buku ini sangat bermanfaat untuk guru guru di Indonesia.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Omjay

Pengumuman Pemenang Lomba Blog Guru Tingkat Nasional dalam rangka hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75

Pengumuman Pemenang Lomba Blog Guru Tingkat Nasional dalam rangka hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75

Alhamdulillah setelah melalui proses penjurian yang cukup panjang,  dewan juri memutuskan untuk memilih 3 blog di bawah ini menjadi pemenang lomba Blog tingkat nasional yaitu:

https://digilabhome.blogspot.com/2020/08/dari-omjay-labschool-ke-digilabhome.html sebagai juara 1

https://digilabhome.blogspot.com/2020/08/dari-omjay-labschool-ke-digilabhome.html sebagai juara 2

https://digilabhome.blogspot.com/2020/08/dari-omjay-labschool-ke-digilabhome.html sebagai juara 3

Ketiga blog tersebut setelah kami nilai dan amati interaksi di dalamnya layak untuk menjadi pemenangnya. Dewan  juri bersepakat untuk  memilih ketiga  blog di atas sebagai pemenang.

Juara pertama akan mendapatkan hadiah berupa uang sebesar Rp. 750.000 dan akan ditransfer ke rekening pemenang,  sertifikat digital dan piala lomba blog yang akan dikirimkan ke alamat pemenang lomba. Juga akan mendapatkan hadiah buku dari penerbit andi Yogyakarta dan domain my.id

Juara kedua akan mendapatkan hadiah berupa uang sebesar Rp. 500.000 dan akan ditransfer ke rekening pemenang. Juga sertifikat digital dan piala lomba blog yang akan dikirimkan ke alamat peserta. Hadiah buku dari penerbit andi Yogyakarta dan domain website my.id

Juara ketiga akan mendapatkan uang sebesar Rp. 250.000 yang akan ditransfer ke rekening pemenang. Sertifikat digital dan piala akan dikirimkan ke alamat peserta. Hadiah buku dari penerbit andi Yogyakarta dan domain website my.id

Kami ucapkan terima kasih kepada semua peserta lomba yang sudah ikut dalam kegiatan lomba tingkat nasional ini. Semua peserta akan mendapatkan sertifikat digital dan akan dikirimkan ke email peserta dari penerbit andi Yogyakarta dan juga domain website my.id

Catatan penjurian :

  1. Secara umum semua tulisan peserta rata-rata bagus sehingga sulit untuk memilih yang terbaik. Apalagi jumlah tulisan ratusan.
  2. Di antara peserta, masih ada yang kurang kreatif menulis judul tulisan agar menarik pembaca. Bahkan banyak yang membuat judul langsung “mencomot” judul dari topik lomba.
  3. Ada banyak tulisan yang hanya berisi teori, pendapat ahli, bahkan tulisan tutorial, tanpa memasukkan pengalaman diri sendiri sebagai guru dan pengguna daring. Padahal kontennya sudah cukup bagus.
  4. Tidak sedikit peserta yang menulis dengan tidak memperhatikan kesesuaian tema, bertatap muka langsung dengan peserta didik padahal seharusnya melalui daring karena masa pandemi.
  5. Seluruh peserta mempunyai animo yang kuat untuk menulis, baik oleh mereka yang menyebut diri Penulis Pemula atau mereka yang sudah terbiasa dengan dunia blog. Maka, sangat nampak perbedaan gaya pada artikel-artikel itu antara Pemula dan yang sudah biasa “ON AIR”.
  6. Berhubung artikel-artikel yang dikirim itu bersifat kompetisi, maka tentulah tulisan-tulisan itu ada yang berangkat dengan mengutip teori atau praktik dari pihak lain yang disematkan pada tulisan mereka. Hal ini tidak keliru. Sayangnya milik mereka sendiri sangat tipis ditunjukkan bahkan ada yang seperti kopi-tempel (copas)
  7. Ada artikel yang judul di blog berbeda dengan yang tertulis di judul artikel itu sendiri. Apakah ini suatu kealpaan, tidak sempat melakukan editing sebelum posting dan mengirimkannya.
  8. Tentang respon dengan pembacanya. Hal ini nampaknya kurang pada banyak blog. Asumsi kami, blog yang banyak terbaca dan terkonfirmasi itu terjadi antara mereka yang saling mengenal, sementara yang belum saling mengenal sangat kurang pembacanya.
  9. Bahkan ada blog yang komentarnya dari bapak Wijaya Kusumah tidak direspon oleh pemilik/penulisnya.
  10. Tentang Tema, rasanya ada yang kurang memperhatikannya. Walau demikian, kami mengapresiasi mereka yang telah berusaha menulis.
  11. Tulisan para peserta lumayan bagus, cuma banyak yang terjebak pada teoritis. Kurang memahami panduan yang sudah diumumkan.
  12. Seandainya tulisan peserta mau dijadikan buku, perlu ada bimbingan agar bisa dipoles lagi dan layak dibaca atau dijadikan referensi.
  13. Siapapun pemenangnya nanti pasti akan menjadi sejarah tersendiri bagi penyelenggara maupun peserta lomba.
  14. Secara garis besar tulisan peserta lomba masih berbasis kepada pendekatan teoritis dari sisi konten.  Penekanan dari sisi pembelajaran baik masih sedikit.
  15. Banyak tulisan yang kurang memperhatikan PUEBI.
  16. Korelasi antara judul dengan substansi masih bias.
  17. Banyak yang fokus kepada judul bukan ke konten dan relevansi kebermanfaatan.

Semoga lomba blog guru tingkat nasional ini dapat memacu dan memicu semangat para guru untuk Indonesia maju. Kami ucapkan selamat kepada para pemenang lomba blog tingkat nasional ini.

Anggota dewan juri lomba blog

1. Nur Aliem Halvaima

2. Heronimus Bani

3. Sri Sugiastuti

4. Dedi Dwitagama

5. Betti Risnalenni

6. Wijaya Winarja

7. Wijaya Kusumah