Category Archives: Blogroll

Naik Sepeda Keliling Desa

Keliling Kampung Naik Sepeda

Sepeda mini punya istri

Sudah lama tidak bersepeda. Keinginan gowes begitu menggema didada. Awalnya hanya di sekitar rumah saja. Lama lama kok enak juga bersepeda. Keliling kampung naik sepeda.

Pemandangan indah di desa

Sepeda mini yang lama sekali tidak saya pakai di Bekasi dan sama kakak ipar dibawanya ke Garut. Katanya untuk dipakai berolahraga sepeda keliling kampung di Garut.

Parkir sejenak

Kini terasa manfaatnya. Saya bersepeda keliling kampung di Wanaraja Garut. Saat jalanan menurun asyik sekali rasanya. Saat menanjak menguras keringat. Saya tak sanggup lagi gowes. Di warung sepi saya berhenti.

Istirahat di warung biru

Naik sepeda memang enak. Tapi kalau jalannya menanjak lebih enak naik sepeda gunung. Kalau naik sepeda mini langsung terasa gowesnya. Kedua kaki terasa pegal sekali dibuatnya.

Di warung berwarna biru saya beristirahat dulu. Mau ke pasar Wanaraja takut Corona. Jadi kita main saja dari desa ke desa. Sekedar melepas lelah sambil melihat pemandangan indah. Di sekililing jalan banyak sawah. Ada dibangun perumahan mewah. Mepet sama sawah. Hahaha.

Rumah mewah. Mepet sawah

Semoga tidak dirusak oleh para pengusaha real estate pemandangan indah ini. Sawah sawah yang dulu menghijau kini tergantikan dengan rumah mewah. Jumlah penduduk semakin bertambah. Sawah sekarang banyak yang sudah jadi rumah.

Selfie di depan sawah

Akibatnya rumahnya banjir karena dulu bekas penampungan air. Hujan besar menyergap rumah yang dulunya sawah. Semoga itu tidak terjadi di desa ini.

Minum air kelapa muda

Yuk gowes lagi ke sana kemari. Berolahraga menyehatkan diri. Sambil mencari inspirasi yang bisa dibagikan hari ini. Sampai nanti ya!

Mampir sejenak

Salam Blogger persahabatan

Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog inspirasi menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.

Klik http://wijayalabs.com/about

Omjay

Menuju Wanaraja Garut

Menuju Wanaraja Garut

Malam ini kami sekeluarga berangkat ke Wanaraja Garut dari Bandung.

Kakak ipar yang mengendarai mobil saya. Tadinya saya malas pergi. Sebab hari ini lelah sekali. Seharian ikut webinar dari pagi hingga sore hari.

Anak dan istri merayu. Katanya bosan di rumah terus. Mereka ingin menikmati suasana desa. Akhirnya saya tak kuasa menolak permintaan mereka.

Pukul 21.00 wib kami berangkat. Anak dan istri bersuka cita. Kampung bojong Garut jadi tujuan kami.

Rumah sudah dirapihkan tetangga. Ada saudara istri yang ikut bantunya. Kita tinggal datang ke sana. Sampai sana tinggal tidur seperti di hotel saja.

Jalan tol alhamdulillah lancar dan sebentar lagi sudah sampai tol cilenyi. Rencana mau mampir beli tahu Sumedang yang digoreng dadakan.

Menurut gubernur Jawa Barat bapak Ridwan Kamil, Garut termasuk daerah aman wabah Corona. Kemarin kakak ipar baru saja dari sana. Jadi tenang berlibur ke sana.

Badan sudah berasa enakan. Tadi sempat tertidur sebentar. Makan malam dengan sayur toge, tahu dan tempe goreng nikmat terasa. Segelas air teh hangat menyegarkan tubuh yang tambun ini.

Rasanya waktu berputar sangat cepat sekali. Habis sholat subuh saya sudah mandi, lalu jalan kaki di sepanjang jalan Jamika Bandung. Pulangnya makan di warung nasi untuk sarapan pagi.

Sampai rumah menyiapkan laptop dan internet untuk webinar nasional peran guru TIK PGRI. Lalu cari posisi di kamar yang sepi. Minum obat dulu itu pasti.

Pukul 09.00 wib acara dimulai. Saya menyapa semua peserta dan narasumber dengan gembira. Saya baru pertama kali jadi host dan moderator dengan jumlah besar. Jadi wajarlah masih ada suara yang bocor. Kita bida dengar di acara siaran ulangnya. Alhamdulillah youtube chanel tv andi dan melek it ramai sekali. Tidak kalah ramai dengan yang ada di zoom.

Sempat pusing atur waktunya. Sebab narsum ada yang berubah jadwalnya. Namun alhamdulillah bisa juga. Walaupun waktunya jadi sampai pukul 13.00 wib.

Terima kasih buat penerbit andi yang sudah memfasilitasi acara ini. Juga epson indonesia yang selalu mendukung kegiatan kami. Doorprize printer banyak ditunggu peserta hari ini.

Alhamdulillah sebentar lagi melewati nagrek. Dulu pernah mobil kakak ipar mogok di sini. Waktu itu supirnya masih baru belajar nyupir. Lupa ganti kopling di saat menanjak.

Sudah tak sabar sampai kampung Bojong Wanaraja Garut. Sepanjang jalan lancar. Biasanya macet di tempat ini. Apalagi di saat lebaran idul fitri.

Mohon izin melepas lelah. Semua peralatan komunikasi akan saya matikan. Mohon dijapri saja kalau ingin hubungi Omjay.

Bus Budiman dan Primajasa sudah mulai banyak menuju Garut dan Tasikmalaya. Rumah makan sudah kembali penuh di sepanjang jalan.

Di dalam mobil anak anak menyanyi. Nama lagunya love on top. Beyonce penyanyi Amerika yang menyanyikannya.

Sekarang sudah diturunan Nagrek. Mobil meluncur dengan lancar. Selancar saya menulis kisah perjalanan ini.

Salam Blogger Persahabatan

SeOmjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Mimpi Bertemu Almarhum Ayah dan Almarhumah Ibu

Mimpi Bertemu Almarhum Ayah dan almarhumah Ibu.

Omjay

Malam ini saya terbangun dari mimpi. Saya bertemu dengan ayah dan ibu yang telah tiada di alam mimpi. Tentu saja saya senang sekali. Sudah lama tak bertemu mereka selama ini.

Ayah dan ibu sehat semuanya. Mereka tinggal dalam rumah besar dan bahagia. Saya diajaknya keliling kota naik kereta di Purwakarta. Lucunya nama kereta Primajasa. Nama bus yang melewati Purwakarta bila kita ingin ke Bandung lewat jalur biasa.

Saya terbangun karena mendengar suara adzan. Saya pikir waktu sholat subuh sudah tiba. Begitu lihat jam di dinding kamar, ternyata baru setengah tiga pagi.

Rupanya di kota Bandung, ada adzan sebelum subuh dari masjid. Maksudnya membangunkan orang yang ingin sholat tahajud.

Saya pun langsung ke kamar mandi. Ambil air wudhu lalu sholat tahajud. Bunda Sri Utami di Solo juga mengirimkan pesan di WA seperti biasa. Tahajud yuk!, katanya.

Usai sholat saya berdoa. Semoga almarhum ayah dan ibu diampuni semua dosanya dan diterima segala amal ibadahnya.

Menjadi anak yatim piatu itu tidak enak. Untunglah saya menjadi yatim piatu setelah menikah di Bandung. Waktu itu ayah dan ibu masih sehat dan segar bugar. Mereka terlihat sangat bahagia dan bangga menikahkan anaknya di Gedung Padepokan Seni Bandung.

Ibu meninggal karena darah tinggi. Ayah meninggal karena diabetes. Kedua penyakit ini sekarang menghinggapi diri ini. Pola makan harus dijaga, isturahat yang cukup, banyak berolahraga. dan jangan banyak pikiran kata dokter. Nikmati hidup apa adanya.

Memang harus saya akui. Malam ini lelah sekali. Saya langsung terbang ke dunia mimpi. Kelas guru menulis sudah dikerjakan oleh para narsum dan tim hebat. Saya tinggal mengawasi saja jalannya acara.

Anak saya Intan mengambilkan saya segelas air putih hangat. Alhamdulillah enak di tubuh tambun ini. Intan melanjutkan tidurnya. Saya memilih menulis untuk bercerita bertemu ayah dan ibu.

Ya Allah pertemukan kami kelak. Cabutlah nyawa hamba dalam keadaan Khusnul Khotimah. Jadikan hamba anak yang sholeh. Seorang anak yang selalu mendoakan orangtuanya yang telah tiada.

Saya menangis sesunggukan. Ingat ayah dan ibu. Kangen ingin bertemu ayah dan ibu.

Waktu itu ibu memegang perut istri saya yang sedang mengandung. Mendoakan agar lahir anak yang cantik dan baik. Intan lahir tanpa dilihat neneknya. Innalillahi wainnailaihi rojiun.

Ayah ikut melihat Intan besar. Tujuh tahun kemudian adiknya Berlian lahir. Ayah yang memberi nama anak anak saya. Intan dan Berlian. Katanya biar kamu kaya karena punya Intan dan Berlian.

Ayah meninggal di rumah sakit Muhammadiyah Cempaka Putih. Malam itu ayah terlihat sehat. Tak ada tanda tanda beliau akan berpulang. Saya yang menemani ayah di hari terakhirnya. Ayah meninggal dengan mengucap kalimat dua kalimat syahadat. Wajahnya tersenyum dan kami menangis. Innalillahi wainnailaihi rojiun.

Sedih kalau ingat hari itu. Kami memandikan jenazahnya di rumah sakit. Ayah dikuburkan satu makam dengan ibu. Taman Pemakaman Umum Pondok Malaka Jakarta Timur, menjadi tempat peristirahatan mereka.

Malam ini saya bertemu mereka lagi walaupun hanya dalam mimpi.

Saya teringat pesan bapak kyai Basrah Lubis. Guru mengaji kami. Ada tiga amalan yang bagus. Pertama, Doa anak yang sholeh dan terus menerus mendokan kedua orang tuanya yang telah tiada. Kedua shodaqoh jariah yang senantiasa berbagi rezeki kepada sesama. Ketiga berbagi ilmu yang bermanfaat.

Waktu telah menunjukkan pukul 03.24 Wib di kota Bandung. Kalau saya tidur lagi, takutnya sholat subuh kesiangan. Saya putuskan untuk membaca kitab suci Al Quran untuk menenangkan diri.

Bertemu ayah dan ibu membuat saya bahagia sekali pagi ini. Semoga saya bisa seperti mereka. Ayah dan ibu selalu berbuat baik kepada sesama sepanjang hidupnya.

Masih saya ingat ketika ibu wafat. Banyak sekali yang mengantarkan ibu ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Tujuh tahun kemudian ayah menyusul dan menyatukan cinta mereka kembali di alam kubur. Setiap pulang mengajar, saya sempatkan untuk mampir ke makam ayah dan ibu. Namun, semenjak wabah Corona yang semakin merajalela di Jakarta, saya belum pernah menengok makam ayah dan ibu. Mungkin karena itu mereka mengunjungi saya di dunia mimpi.

Hidup di dunia hanya sementara. Akan ada hidup sesudah mati. Persiapkan diri menghadapi kematian. Quran dan sunah jadikan panduan agar kita tidak tersesat jalan.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Apa Adanya Bersama Nadiem Makarim

Mau tau alasan kenapa “Mas Menteri” mereformasi sistem pendidikan Indonesia? Simak obrolan rahasia dapur Kemendikbud Live di media sosial BeritaSatu! Paman Host: Aditya Laksmana Yudha – Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan #ApaAdanya#NadiemMakarim Kunjungi juga social media channel kami : Official Website: http://beritasatu.com Twitter : https://twitter.com/Beritasatu Facebook : https://www.facebook.com/beritasatu/ Instagram : https://www.instagram.com/beritasatu/SHOW LESS

Sholat Subuh di Masjid Al Islam Bandung

Sholat Subuh di Masjid Al Islam Bandung.

Suasana subuh di masjid al islam Bandung

Pagi ini saya sholat subuh berjamaah di masjid AL Islam kota Bandung. Posisi masjidnya terletak di belakang apotek Jamika Bandung. Jadi tidak jauh dari jalan raya Jamika.

Masjid al islam Bandung

Biasanya setelah sholat subuh saya jalan kaki ke pasar Andir. Melihat suasana pasar yang ramai dari mulai dinihari sampai pagi hari.

Tapi kali ini saya urungkan kebiasaan itu. Pertama karena kondisi tubuh belum sehat benar. Kedua ada pekerjaan membuat artikel jurnal untuk desertasi yang belum selesai.

Gang depan Masjid al islam Bandung

Jumlah jamaah sholat subuh hanya sampai 2 shaft. Itupun ada jaga jarak. Jadi tidak banyak. Biasanya jumlah jamaah di masjid ini cukup banyak. Mungkin karena wabah Corona, jumlah jamaah menyusut. Mereka lebih memilih sholat di rumah.

Saya bersyukur pagi ini bisa melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid. Selama wabah Corona saya lebih banyak beribadah di rumah. Sholat berdua dengan istri tercinta.

Pesannkitab suci al quran

Dulu pepatah mengatakan, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. Setelah ada Corona bersatu kita rubuh. Kalau kita berkumpul dan tidak jaga jarak akan semakin mudah wabah corona merajalela.

Untunglah kota Bandung sudah masuk zona hijau. Tidak banyak yang terkena virus Corona seperti kota Jakarta dan Surabaya. Namun demikian, memakai masker tetap jadi protokol kesehatan.

Sholat Subuh di Masjid Al Islam Bandung membuat saya kagum dengan perkembangan masjid ini. Dulu belum berlantai dua. Sekarang sudah berlantai dua karena jumlah jamaahnya semakin bertambah. Apalagi saat sholat jumat tiba. Jamaah sholat sampai keluar masjid. Ruangan masjid tak sanggup menampung jumlah jamaah.

Semoga masjid-masjid kita tetap penuh jamaahnya di saat wabah Corona yang semakin merajalela. Tetap menjaga kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah. Jaga jarak dan gunakan masker di wajah. Jaag kebersihan masjid dan bawa sajadah dari rumah masing-masing.

Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang selalu memakmurkan masjid. RumahbAllah yang selalu dijaga. Turut melaksanakan sholat berjamaah dan membayar zakat. Aamiin.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Tips Jitu Menjadi YouTuber Sukses

Islam Inspiratif

Assalamualaikum Kawan blogger dan YouTubers dimanapun berada, malam ini kita akan share tentang bagaimana tips menjadi YouTuber handal dan yang memiliki banyak subscriber….

Bersama ini, saya uraikan secara singkat tips-tips tersebut berdasarkan pengalaman seorang YouTuber yaitu Paman Apiq dengan tema “Membuat konten Pembelajaran yang Menarik di YouTube” yuk kita simak bahasan berikut ini.

Untuk sukses sebagai youtuber, seseorang harus mengikuti beberapa trik pamungkas ini dijamin Anda akan sukses jadi youtuber, asalkan konsistensi dan waktu dalam meng-upload video di channel pribadinya.

Trik awal, memulai jadi youtuber dengan rencana maraton, artinya meng-upload video setiap hari bahkan kalau bisa dalam sehari sampai 3 video. Untuk itu lakukan tiga Langkah Sukses Youtuber.

Trik menengah, memproduksi video konten dengan mudah dan berkualitas. Dalam hal memproduksi video dengan hub, help dan Hero.

Trik terakhir, konsisten improvement. Trik terakhir melalui langkah-langkah berikut:

Pertama, Temukan cara meningkatkan kualitas video dengan persiapan dan editing. Kedua, temukan cara meningkatkan kualitas…

Lihat pos aslinya 407 kata lagi

Hari Kedua di Bandung

Hari kedua di kota Bandung

Kopdar dengan mr. Bams di Bandung

Kemarin pak Bambang Purwanto datang ke rumah di jalan Jamika Bandung . Beliau guru TIK SMP Taruna Bakti Bandung. Biasa dipanggil Mr. Bams yang selama ini membantu omjay dalam tim relawan belajar menulis dan menerbitkan buku.

Dalam kegiatan ini kami sukarela membantu kawan kawan guru yang ingin maju dan menerbitkan buku.

Senang sekali mendapatkan kunjungan ini. Sebab selama ini kami hanya berkomunikasi lewat dunia maya. Belum pernah bertemu selama kegiatan guru menulis dan menerbitkan buku. Allah mempertemukan kami hari itu.

Mr. Bams menelpon saya sore hari. Katanya sudah di depan Apotik Jamika Bandung. Saya terbangun dari mimpi. Kemudian keluar kamar dan melihat Mr. Bams sudah di ujung gang depan rumah.

Kedatangan Mr. Bams membuat saya gembira di hari kedua berada di kota Bandung. Apalagi beliau membawa buku Informatika karya kawan- kawan Ikatan Guru TIK PGRI. Sekolahnya akan membeli banyak dan semoga dapat harga khusus dari penerbit Andi Yogyakarta.

Kami ngobrol sebentar. Saya bercerita tentang perjuangan guru TIK yang matpelnya hilang dalam kurikulum 2013 dan diganti prakarya. Inilah perjuangan panjang yang tak pernah kami lupakan. Guru TIK bersatu mengembalikan matpelnya bersama PGRI.

mas Dedi narsum dari kominfo

Kini TIK berubah nama menjadi informatika. Belum banyak sekolah yang berani untuk memberikan matpel TIK karena belum ditunjuk dan dikunci di dapodik kemdikbud. Perjuangan guru TIK belum selesai dan kita harus terus berjuang agar matpel informatika bisa diajarkan di semua sekolah dari jenjang pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi. Kementrian informatika juga sudah ada dan buku informatika yang kami susun banyak mendapatkan bantuan dari kementrian komunikasi dan infornatika.

Hari kedua di kota Bandung membuat saya bahagia. Sedikit demi sedikit penyakit yang ada dalam diri mulai membaik. Apalagi setelah dapat informasi, bahwa organisasi kami akan disurvei sekertariatnya di Kebun Jeruk Jakarta Barat oleh tim dari kemdikbud. Bila lolos verifikasi, maka kami akan ditunjuk menjadi salah satu organisasi guru penggerak Indonesia.

sekertariat KOGTIK

Hari kedua di kota Bandung membuat saya merenung. Organisasi guru TIK yang kami bentuk dengan semangat kebersamaan sedikit demi sedikit telah memberikan kontribusi untuk negeri ini. Telah lebih dari 55 kota kami datangi bersama sponsor Telkom dan Epson Indonesia.

Hari kedua di kota Bandung membuat saya semakin gembira, karena dikunjungi para sahabat dunia maya. Seorang kawan guru TIK lainnya mengirimkan pesan akan berkunjung ke rumah kakak ipar di jalan Jamika Bandung.

dokumentasi kegiatan elearning di berbagai kota

Selama beristirahat di kota Bandung, saya menginap di rumah teh Ros dan A Didin. Teh Ros guru Pns SD di kota Bandung dan A Didin pengusaha genteng metal dan berjaringan. Suami istri ini sangat baik sekali menerima kami. Rumah ibu mertua tidak jauh dari rumah mereka.

Semalam saya telpon Teh Wiwin. Beliau guru TIK di Bekasi. Kami sering berbagi ilmu ke berbagai kota untuk berbagi ilmu Elearning dan menulis di blog.

Teh Wiwin melaporkan bahwa persiapan visitasi dari kemdikbud sudah semakin oke. Pak Bambang Susetiyanto, ketua kami sudah merapihkan sekertariat menjadi lebih enak dipandang. Mohon doanya organisasi kami lolos dalam seleksi guru penggerak kemdikbud.

Pagi ini saya memantau dari Bandung. Belum bisa ikut langsung bertemu tim dari kemdikbud. Pak Youri, pak Bambang dan bu Wiwin sudah siap hari ini menyambut kedatangan tim kemdikbud pukul 10.00 wib.

Hari kedua di kota Bandung membuat saya tercenung. Hari Sabtu 4 Juli 2020 kami akan kembali mengadakan seminar nasional peran guru TIK dan Informatika di era covid19. Sudah banyak yang daftar lewat aplikasi zoom. Mereka yang tak dapat tempat bisa bergabung lewat youtube Chanel Tv Andi yang menjadi salah satu sponsor kami.

Poster Semnas Informatika

Ya Allah hilangkan penyakit ini. Turunkan tensi dan gula darah dalam diri ini. Banyak kegiatan yang harus diikuti. Semoga tubuh bisa diajak kompromi.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Diskusi: Memperkuat Mutu Pendidikan Kita

Jakarta 20 Juni 2020. Diskusi antara Mendikbud Nadiem Makarim dengan Hanief Ghafur, Ketua PBNU Bidang Pendidikan. Diskusi ini adalah bagian dari acara Webinar: Menguatkan Mutu Pendidikan Kita.

Istirahat di Kota Bandung

Istirahat di Bandung.

Semalam kami sekeluarga berangkat ke kota Bandung. Pukul 12 malam kami sampai di kota kembang ini.

Saya putuskan untuk beristirahat di Bandung. Sesuai saran dokter Eka, semua aktivitas sementara waktu dihentikan dulu.

Tangan kiri dan kaki kiri belum normal seperti semula. Bu Dini istri dokter Eka mengirimkan saya obat ke rumah. Dulu anaknya, Kania, murid Omjay.

Kemarin pukul 9 pagi dokter Eka bersama istri datang ke poliklinik Labschool Jakarta. Di sela sela acara raker SMP Labschool Jakarta saya diperiksa kesehatannya.

Rekam jejak medis saya dibacanya dengan cermat. Kemudian saya diajaknya untuk duduk di kasur pasien.

Tangan dan kaki saya beliau cek kekuatannya. Ternyata yang sebelah kiri masih melemah. Cek gula darah masih tinggi. Saya harus menurunkannya. Sementara tensi sudah normal.

Selain saya, diperiksa juga Prof, Sofyan Hanid, pimpinan kami di Labschool UNJ. Beliau sudah 2 kali terkena serangan stroke. Pertama ketika bangun tidur di rumah dan kedua ketika bawa kendaraan.

Beliau langsung ke rumah sakit Pon Cawang dan menemui dokter Eka. Kemudian dirawat inap untuk proses penyembuhan. Sekarang beliau tidak makan nasi. Gula darahnya sudah semakin normal dan rajin berolahraga.

Kemarin sempat ngobrol lama dengan beliau di depan ruang kerjanya. Saya menjadi lebih hati hati dalam menjaga kesehatan.

Mereka yang sudah pernah terserang stroke harus pandai menjaga pola makan dan pikiran agar selalu sehat.

Siang hari dijemput Pak Agus dari penerbit Andi Yogyakarta bertemu dengan kepala puskurbuk kemdikbud yang baru.

Pak Maman Fathurahman enak sekali diajak ngobrol. Kami akan undang beliau untuk acara seminar nasional peran guru TIK dan Informatika di PGRI melalui aplikasi Zoom. Alhamdulillah beliau bersedia hadir.

Kakak ipar saya sudah menjemput di Labschool Jakarta. Sementara ini belum bisa bawa kendaraan sendiri. Untunglah ada kakak ipar yang siap membantu.

Sampai di rumah saya istirahat dulu. Obat dari dokter Eka sudah sampai di rumah. Kali ini obatnya lebih banyak dari yang diberikan dokter Irwansyah dari rumah sakit awal Bros Bekasi.

Jadi ingat cerita dokter Eka. Beliau dulu gemuk sekali. Berat badannya sempat sampai 115 kg. Saya ditunjukkan foto foto beliau ketika masih gemuk melalui ponselnya.

Katanya harus mengurangi makan nasi putih dan makanan yang mengandung karbohidrat atau gula. Kuncinya di makanan dan rajin berolahraga.

Subuh ini saya sudah bangun. Suara adzan subuh di kota Bandung membangunkan saya. Belum bisa pergi ke masjid seperti biasa. Masih sholat di rumah saja.

Buat kawan kawan pembaca. Jaga kesehatan anda dari sekarang.

Perhatikan pola makan dan turunkan berat badan sehingga ideal bila ingin sehat. Selalu berpikir positif dan terus berbagi ilmu kepada orang lain.

Sementara ini saya istirahat dulu di kota Bandung. Di sini tidak perlu pasang Ac seperti di Bekasi. Bangun tidur udara dingin sudah terasa di tubuh tambun ini. Lebih terasa dinginnya setelah ambil air wudhu.

Pekerjaan masih ada di Jakarta dan saya mohon izin tidak bisa ikut berkontribusi. Sementara istirahat dulu di kota Bandung.

Mohon doanya kesehatan Omjay kembali pulih seperti sediakala. Aamiin.

Salam Blogger persahabatan

Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Omjay di depan apotik jamika Bandung

Raker SMP Labschool Jakarta

Rapat kerja

Pagi ini kami rapat kerja. Biasa disingkat raker. Tujuannya untuk mempersiapkan tahun ajaran baru 2020/2021.

Tema kali ini adalah SMP Labschool Jakarta yang adaptif dan berprestasi menuju sekolah unggul.

Hari Selasa ini memang sengaja tidak dilakukan secara daring tapi luring. Hal ini dilakukan supaya interaksi antar guru lebih terasa daripada di dunia maya.

Pak Adi guru bahasa Indonesia membuka acara dengan gembira. Kami dimintanya bermain game dengan jari. Senang sekali semua peserta.

Omjay

Semoga di tempat anda juga sudah ada raker dan kita berkumpul sesuai standart protokol kesehatan.

Salam blogger persahabatan

Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com