Category Archives: omjay

Berbicara efektif di dunia digital

šŸ“” Live Streaming on Youtube

Semalam kami mengundang bapak Doktor Indra Charismiadji. Beliau salah satu pakar pendidikan yang tidak diragukan kepakarannya.

Beliau membagikan pengalaman dan pengetahuannya dalam perjalanan dari Padang panjang menuju kota Padang Sumatera Barat.

Sudah saatnya kita meninggalkan cara-cara lama dalam mengajar. Pembelajaran berbasis proyek adalah salah satu contoh solusinya.

Guru tidak lagi one man show. Metode ceramah bagus, tapi beri panggung kepada siswa agar mereka dapat menghasilkan karya.

Pembelajaran yang dulu dikasih tahu kini mencari tahu. Guru tidak lagi menjadi satu satunya sumber ilmu pengetahuan. Guru harus mampu menjadi fasilitator dan motivator bagi peserta didiknya.

Menarik sekali apa yang disampikan pak Indra Charismiadji dalam pertemuan pertama ini. Kami rutin mengadakan acara ini setiap hari Selasa dan Kamis mulai pukul 19.30 sampai 21.00 wib melalui aplikasi zoom.

Anda bisa menonton siaran ulangnya. Dari link YouTube yang saya bagikan di atas.

Salam sehat bapak ibu semuanya. Semoga apa yang disampaikan bapak Indra Charismiadji bermanfaat buat kita semua, Aamiin.

Jangan lupa kasih like ya!

Belajar bicara bersama Indra Charismiadji

APKS PGRI is inviting you to a scheduled Zoom meeting.

Topic: Berbicara Efektif di Dunia Digital
Time: Selasa, 12 Oktober 2021 pukul 19:30 WIB

Join Zoom Meeting
https://zoom.us/j/99468989174?pwd=anNFdEZsUVhRdGJkN1N0UkZHdUdJZz09

Meeting ID: 994 6898 9174
Passcode: PGRI

šŸ“” Live Streaming on Youtube
https://youtu.be/jir2ZRPO3U8

Menjadi Mendikbud

Pernahkah Anda merasakan jadi Mendikbud?

Saya pernah merasakan menjadi Mendikbud walaupun hanya dalam foto saja. Pak Agung yang memotretnya. Waktu itu kami dari komunitas guru TIK PGRI menemui Mendikbud Prof. Muhajir Efendy di kantornya.

Kami berdialog dengan beliau dan saya diminta untuk menjadi juru bicaranya. Kami meminta kepada pak menteri agar mata pelajaran TIK dikembalikan dalam kurikulum dengan nama informatika.

Kami sangat kecewa ketika menerima kenyataan bahwa matpel TIK dihapus dalam kurikulum 2013 dan digantikan mata pelajaran prakarya.

Usai bertemu Mendikbud kami foto bersama. Hari ini Facebook mengingatkan sejarah perjuangan guru TIK. Saya dan kawan kawan bergantian duduk di kursi menteri. Kami membayangkan menjadi Mendikbud. Pasti sibuk sekali dan di tempat inilah segala kebijakan Mendikbud keluar dalam bentuk Permendikbud dan aturan lainnya.

Terima kasih pak menteri telah mengembalikan matpel TIK menjadi informatika dalam kurikulum. Meskipun baru berada di sekolah penggerak, semoga menjadi wajib di semua sekolah seperti dulu saat ada matpel TIK.

Ayo kita belajar informatika dan terus berjuang agar informatika menjadi matpel wajib di semua sekolah dan semua jenjang. Solidaritas yes!

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Jendela literasi

Kata Pengantar Buku Jendela LITERASI

Pagi ini saya diingatkan ibu Rosminiyati. Beliau telah selesai menyusun buku jendela literasi. Saya diminta membuat kata pengantar untuk buku terbaru beliau.

Tentu saja saya merasa tersanjung sebab diminta memberikan kata pengantar. Banyak peserta Belajar menulis yang meminta kata pengantar. Tidak mudah bagi saya untuk membuatkan dalam waktu cepat. Semuanya antri menunggu giliran. Saya harus membacanya terlebih dahulu. Dengan begitu saya bisa memberikan nyawa dalam buku yang diberikan kata pengantar.

Adanya isu hoaks yang mengatakan bahwa saya akan menjadi staf khusus Mendikbud membuat saya tak bisa tidur. Sebab isu ini membuat saya bersyukur sekaligus melakukan instrospeksi diri agar bekerja lebih baik lagi dalam melayani anggota PGRI.

Judul buku terbaru ibu Rosminiyati membuat saya terpukau akan pentingnya jendela literasi. Mulailah membaca dan kemudian menulis. Dari membaca kita akan berkeliling dunia. Dengan menulis kita akan mengikat pengalaman kita berkeliling dunia. Sayyidina Ali mengatakan ikatlah ilmu dengan cara menuliskannya. Itulah yang membuat buku ini terasa nikmat dibaca.

Habis sholat subuh saya langsung melumat isinya. Inilah kisah peserta belajar menulis yang tak pantang menyerah. Walau badai datang menghadang, semangat menulisnya tak pernah padam. Sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang.

Membaca buku karya ibu Rosminiyati membuat saya harus berterima kasih kepada semua tim narasumber dan pengelola belajar menulis PGRI yang telah bersusah payah menyebarkan virus literasi.

Buku jendela literasi adalah sebuah bukti bahwa berkolaborasi itu indah. Hal yang sudah menjadi terasa mudah. Berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing.

Saya tak punya uang banyak dalam menyebarkan virus literasi ini. Tapi saya mempunyai teman yang baik hati yang selalu menyemangati dalam suka maupun duka. Tak ada dusta di antara kita.

Gaya menulis ibu Rosminiyati yang unik dapat anda temukan dalam buku jendela literasi. Ayo terus menulis dan jangan pelit beli buku terbaru. Investasi kan uang anda untuk membeli buku yang bermutu.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Tonton “rumah Siti Rokayah” di YouTube

Bedah soal PPPK

Terima kasih pak Eko Adi Saputro. Semoga semakin banyak guru yang lulus tes PPPK.

Bukan hanya lulus PPPK saja tapi juga mampu menjadi ASN yang profesional dan melayani dengan hati.

Teruslah belajar sepanjang hayat dan menjadi guru penggerak Indonesia.

Mari kita cerdaskan kehidupan bangsa dengan menjadi guru tangguh berhati cahaya.

Salam blogger persahabatan
Omjay guru blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Buku Guru Penggerak

Link Info & Pemesanan: https://bit.ly/buku-GuruPENGGERAK

Hubungi 08159155515

Hotel Horison Pasuruan

Hotel Horison Pasuruan yang Berkesan

Pagi ini saya jalan-jalan di depan hotel Horison Pasuruan. Tadinya saya mau sarapan. Tadi belum dibuka oleh petugas restoran. Katanya pukul 06.00 Wib pagi baru bisa sarapan. Sayapun memustuskan untuk jalan-jalan.

Di depan hotel horison Pasuruan saya potret sana potret sini. Mencoba mencari pemandangan indah di pagi hari. Kemudian mencari warung kopi. Sekedar mengisi perut ini dengan susu jahe yang hangat sekali.

Hotel Horison Pasuruan memang sangat berkesan. Harga sewanya tidak terlalu mahal bagi orang kebanyakan. Tinggal klik aplikasi Traveloka, maka kamarpun dengan mudah kita pesan.

Kami datang ke hotel ini menjelang sholat Isya. Mas Dodi sudah memesan kamar lewat Traveloka. Saya mendapat kamar di lantai 3. Di kamar inilah saya mulai menulis dan berkarya.

Kamar 311 bersih dan rapih sekali. Tak ada kotoran di sana sini. Saya menjadi betah sekali. Kolam renang di depan kamar terlihat jelas di depan mata ini.

Selama 3 hari berada dan menginap di hotel ini saya menemukan kedamaian hati. Bekerja dengan tenang dan mengerjakan beberapa laporan yang harus diselesaikan hari ini. Terutama laporan disertasi yang sudah disetujui. Semoga bisa disetujui di ujian kelayakan nanti.

Di warung kopi saya makan roti. Rasa rotinya enak sekali. Roti moka dengan rasa durian dipadu dengan kopi jahe membuat saya berseri-seri di pagi hari.

Di depan hotel horison Pasuruan saya melihat geliat kehidupan. Ibu warung kopi membuat pisang goreng kesukaan. Saya makan 1 untuk menghilangkan kelaparan.

Pukul 06.00 sudah lewat 4 menit. Itu artinya restoran hotel horison Pasuruan sudah dibuka. Saya cukupkan cerita saya. Semoga anda menyukainya.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Pembangunan kamar mungil di Jatibening Bekasi

Terdampar di monas

Monas

Sudah lama tidak ke Monas. Malam ini saya terdampar di monas dengan sahabat lama. Pak Paidi namanya. Kepala sekolah SMK negeri di Jakarta. Beliau sedang ada tugas di Jakarta. Saya langsung mengunjungi beliau di hotel beatiqu Jakarta.

Sampai hotel beliau mengajak saya jalan jalan ke Monas. Katanya sudah lama tak melihat Monas.

Jadilah kami terdampar di Monas. Mengenang masa lalu yang panas. Tinggal di rumah kost tanpa pendingin ruangan. Jakarta yang panas sudah terbiasa di tubuh tambun ini.

Besok pak Paidi kembali ke Bengkulu. Kopdar dadakan pun berlalu. Saya kembali ke Bekasi. Dengan kakak ipar yang baik hati.

Selamat kembali ke kota Raflesia Bengkulu pak Paidi. Sukses selalu buat bapak dan keluarga. Semoga kita bisa jumpa lagi lain waktu. Di tugu Monas kita bertemu.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com