Resensi Buku Blogger Ternama

Judul buku      : BLOGGER TERNAMA

                          Jadilah blogger terkenal di era digital dengan kemampuan menulis

Penulis             : Wijaya Kusumah, M.Pd

Penerbit           : Campustaka

Cetakan           : I

Tahun terbit    : 2017

Jumlah halaman: 104 halaman

 buku-omjay-blogger-ternama

Diary online yang kita kenal sekarang ini bernama Blog, singkatan dari web log. Orang yang menggunakannya disebut Blogger dan belakangan ini penulis blog dinamakan narablog.

Blog merupakan perpaduan semacam e-mail, situs pribadi, catatan harian (diary), dan message board. Tapi dari segi metode, blogging lebih merujuk kepada tools atau cara alternatif memperbarui data di Web. Artinya, dari sisi teknologi, tak ada yang baru dari fenomena blog, kecuali sekedar metode yang praktis meng-upload data ke Web yang semakin mudah tanpa harus berpusing ria dengan bahasa HTML (Hypertext Markup Language).

Buku karangan bapak Wijaya Kusumah atau omjay tentang menjadi blogger ternama ini sangat membantu saya dalam memahami apakah blog itu, terutama bagi saya yang belum memilki blog pribadi di internet.

Setelah saya membacanya maka saya mendapatkan ilmu tentang blog dan membuat saya berkeinginan untuk membuat blog. Karena selama ini saya selalu ingin menuangkan ide-ide ataupun perasaan saya yang muncul setiap hari dengan hal yang berbeda-beda, sementara saya harus menuliskan dimana saya masih bingung.

Tetapi menurut saya dari hasil membaca buku tersebut kalimat-kalimat yang omjay paparkan cenderung pada kalimat-kalimat yang “gaul” atau kurang baku, seperti terdapat pada judul-judulnya tiap bab, ataukah memang dibuat seperti itu supaya pembaca tidak jenuh.

Begitu juga keruntutan kalimat tiap paragraph masih kurang rinci atau terlalu singkat bagi seorang pemula yang ingin mendapatkan informasi detail mengenai blog. Tetapi pada urutan-urutan tiap babnya sudah sangat membantu, yaitu tentang apa saja yang harus dipersiapkan untuk menjadi seorang blogger ternama.

Buku ini sangat layak untuk dibaca oleh masyarakat dari kalangan manapun yang ingin mempelajari tentang blog. Kuncinya jika ingin menjadi seorang blogger ternama adalah dengan rajin menulis setiap hari dan mengelolah blognya dengan baik.

Dari hasil membaca buku tersebut maka saya memahami tentang blog dan akan bertekad ingin membuat blog pribadi berdasarkan saran-saran yang ada di buku tersebut.

Selamat membaca dan selamat mencoba bagi pemula seperti saya.

Riza Fitriyah, SMP Sunan Giri Menganti Gresik.

Iklan

Resensi Buku Menjadi Blogger Ternama

buku-omjay-blogger-ternama

Judul buku : Blogger ternama-Jadilah  Blogger Terkenal di Era Digiital dengan Ketrampilan Menulis-

Penulis.       : Wijaya kusumah, S.Pd, M.Pd
Jumlah halaman buku : 104 halaman
Penerbit.      : Campus Taka, 2017
Tahun terbit. : 2017
Isi buku Blogger ternama

Baca lebih lanjut

Resensi Buku Blogger Ternama

Tugas ke 4”Guru Menulis bersama Om Jay”

 

Judul buku                  : Blogger Ternama
Penulis                         : Wijaya Kusumah.,M.Pd
Penerbit                       : Campustaka
Cetakan                       : I, 2017
Tebal.                          : 104 halaman
Katagori                      : Sosial

Jika Anda ingin menjadi Blogger tidak harus berpendidikan tinggi, dengan ketekunan dan semangat menulis, Anda pasti bisa menjadi terkenal seperti penulis. Penulis mengawali dengan menulis di blog pribadinya dengan pengalaman pribadinya. Penulis dengan kegigihan menulis setiap saat di blognya mempunyai komitmen tidak akan pernah berhenti untuk menulis setiap harinya.

Bagi Pemula yang ingin menjadi Blogger Ternama, buku ini sangat tepat sekali untuk dibaca, Penggunaan bahasa dengan pilihan kata dan tingkat tutur yang tepat . Penulis berpesan bagi pemula teruslah semangat menulis jangan pernah berhenti, yang dirasakan, dilihat, dialami, dirasakan agar menjadi motivasi diri untuk berkarya. Buku karangan Om Jay mengajarkan dari level bawah ke level tinggi minat menulisnya. Dan penulis berpesan jangan kwatir jika blog pribadi anda belum banyak dibaca orang, tetaplah menulis dan berkarya sampai kapanpun.

Buku ini terdiri dari 16 Bab yang saling terkait. Sangat cocok sekali bagi semua kalangan untuk belajar menulis menjadi blogger. Keseriusan dan komitmen menjadi dasar untuk menggeluti blogger. Penulis mengajarkan dengan kesungguhan bagi semua pembaca yang ingin menjadi blogger.

Dengan membaca buku ini, kita akan mendapatkan Pelajaran yang istimewa. Untuk menjadi Blogger Ternama harus melewati tahap demi tahap untuk meraih kesuksesan tersebut, di buku ini Penulis sudah menuliskan secara detail dan rinci langkah langkahnya.Disajikan dengan bahasa yang sederhana dan praktis, sehingga buku ini cocok dibaca semua kalangan yang berminat untuk menjadi blogger ternama. Jadi, tidak ada lagi malas menulis setelah membaca buku ini. Selamat Membaca!

Hadiyanto Sahputra, Guru SMK PIRI 1 Yogyakarta.

 

Bagaimanakah Cara Menerbitkan Buku Tanpa Keluar Uang Sendiri?

Seorang kawan bertanya kepada omjay. Bagaimana cara menerbitkan buku tanpa keluar uang sama sekali? Terus terang ini pertanyaan bagus sekali. Sebab selama ini, omjay menerbitkan buku tanpa keluar uang sama sekali. Bahkan sekarang ini omjay akan menerbitkan buku kesebelas yang akan diterbitkan oleh penerbit mayor.
 
Ketika naskah buku kita siap diterbitkan, maka penulis harus mampu meyakinkan penerbit. Kalau penerbit sudah yakin, maka bisa dipastikan buku anda akan segera diterbitkan. Sebagai seorang penulis, anda harus mampu meyakinkan penerbit. Sebab penerbit tidak ingin investasinya merugi. Jadi pastikan kepada penerbit bahwa buku anda layak jual sehingga penerbit sangat yakin kalau buku yang anda buat laku di pasaran. Oleh karena itu, biodata anda atau curiculum vitea anda sangat penting dikirimkan ke penerbit supaya penerbit lebih mengenal anda.
 
Buku anda akan segera diterbitkan oleh penerbit mayor bila hasil seleksi dari penerbit lolos. Anda akan dihubungi oleh penerbit. Jika itu terjadi, maka anda tidak perlu keluar uang sama sekali. Bahkan anda bisa mendapatkan uang dari hasil royalti buku anda dan dari hasil penjualan langsung. Usahakan anda ikut juga memasarkan bukunya, sehingga penerbit dan penulis saling bekerja sama. Inilah yang disebut kolaborasi.
 
Itulah cara saya membuat dan menerbitkan buku tanpa keluar uang sama sekali. Bila anda gagal dalam menerbitkan buku sendiri, itu artinya anda diberi kesempatan untuk merevisi naskah buku anda. Segera revisi dan kemudian kirimkan kembali ke penerbit. Insya Allah buku anda akan segera terbit tanpa biaya sendiri. Kalau anda punya modal, sebaiknya anda terbitkan sendiri buku anda, dan rasakan keuntungannya bila anda pandai berbisnis. Selamat mencoba!
 
Bagaimana menerbitkan buku tanpa keluar uang sendiri?
buku-omjay-blogger

Bulan Nulis Novel Storial (BNNS) 2017

Bulan Nulis Novel Storial (BNNS) 2017

Hai Storialis, kapan terakhir kali kamu merasa tertantang?

Dalam rangka merayakan ulang tahun Storial yang ke-2, kami ingin menantangmu untuk mengikuti BULAN NULIS NOVEL STORIAL. Di mana tantangannya adalah kamu harus menulis novel sebanyak minimal 50.000 kata dalam kurun waktu 720 jam alias 30 hari!

 

bnns

So, bersiaplah untuk mengerahkan seluruh kemampuanmu dalam menulis, menyisihkan waktumu untuk merangkai plot, dan mengeksekusi kerangka-kerangka yang menumpuk di dalam laci lemari atau folder komputermu! Karena inilah saatnya kamu untuk menembus batas kemampuanmu, memaksimalkan potensimu, dan menghasilkan sebuah novel yang akan terus membekas di benak para pembaca!

Sebagai penghargaan dari kami, ada hadiah total senilai Rp 10 JUTA bagi kamu para pemenang yang sanggup menaklukkan tantangan dari kami!

I. Syarat Utama

  1. Sebelum melakukan pendaftaran, kamu wajib follow dan like akun media sosial Storial.
    – Twitter @StorialCo
    – Instagram @StorialCo
    – Facebook Fanpage: Storial
  2. Repost flyer #BNNS2017 di salah satu akun media sosialmu. Caption/postingan berisi konfirmasi keikutsertaanmu dan ajakan untuk mengikuti #BNNS2017.

II. Pendaftaran

Sudah tidak sabar untuk menulis? Ayo lakukan pendaftaran!

Pendaftaran dibuka tepat pada tanggal 1 November 2017 pukul 00.01 WIB hingga 10 November 2017 pukul 23.59 WIB. So, lakukan proses ’Tambah Buku’ pada waktu yang telah ditentukan. Dilarang mencuri start, ya!

  1. Hal yang perlu dipersiapkan untuk pendaftaran adalah:
    – Judul Buku
    – Cover Buku dengan ukuran: 209×323 pixel disertai badge #BNNS2017 yang diletakkan di pojok kanan atas cover (lihat contoh). Download badge #BNNS2017 di sini.
  2. – Header Buku dengan ukuran 980×280 pixel.
  3. Jika sudah menyiapkan ketiga hal di atas, lakukan pendaftaran dengan menerbitkan sebuah Buku Baru melalui menu ‘Tambah Buku’ di website storial.co.
  4. Atau pelajari cara ‘Tambah Buku’ melalui 12 tahapan di link: PENDAFTARAN.

III. Ketentuan Menulis

Sudah mengerti tata cara pendaftarannya? Mari cermati ketentuan menulis berikut.

  1. Panjang novel yang kamu ikut sertakan harus memiliki minimal 50.000 kata.
  2. Jumlah bab dan jumlah kata untuk setiap babnya dalam novel yang kamu terbitkan tidak dibatasi (bebas). Hanya saja pada akhir periode (deadline) keseluruhan cerita harus berjumlah minimal 50.000 kata.
  3. Tulisanmu harus original dan baru, serta belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media lain mana pun. (Tidak boleh menggunakan karya yang sebelumnya sudah terbit/dipublikasikan.)
  4. Bahasa: Indonesia atau Inggris.
  5. Kata kunci/tag: “BNNS2017”.
  6. Genre: Bebas. Tema: Bebas.
  7. Pastikan novel yang telah kamu selesaikan diubah statusnya dari ‘Masih Berlanjut’ menjadi ‘Sudah Selesai’ sebelum deadline.
  8. Satu peserta hanya boleh submit satu buku (novel).
  9. Kamu wajib submit cover sebagai tanda pendaftaran mengikuti #BNNS2017 selama periode pendaftaran (1-10 November 2017).
  10. Kamu bebas melakukan submit cerita kapanpun, baik dengan metode penulisan bab per bab setiap hari maupun submit sekaligus dalam satu waktu, asalkan masih dalam periode menulis (30 hari selama bulan November).
  11. Deadline untuk menyelesaikan atau mengedit novelmu jatuh pada tanggal 30 November 2017 pukul 23.59 WIB.

IV. Promosi

Setelah melakukan pendaftaran dan mematuhi ketentuan menulis yang ada, jangan lupa untuk melakukan promosi!

  • Medium promosi: twitter/instagram/facebook (boleh pilih salah satu atau ketiganya).
  • Hashtag: #BNNS2017 #2TahunStorial.
  • Mention/tag: akun Storial.

V. Kategori dan Hadiah

Nah, sekarang kita masuk ke dalam kategori pemenang dan hadiah! Sebuah novel tentu memiliki premis, karakter, dan plot. Dan meramu itu semua menjadi satu tulisan yang komplit tentunya perlu usaha dan kerja keras yang tinggi. Nah, kali ini Storial tidak hanya menyediakan 3 kategori pemenang, namun 7 kategori pemenang.

  1. Gold Winner: Rp. 3.000.000
  2. Silver Winner: Rp. 2.000.000
  3. Bronze Winner: Rp. 1.500.000
  4. Readers Choice’s: Rp. 1.000.000
  5. Unique Premise: Rp. 1.000.000
  6. Unforgettable Character: Rp. 1.000.000
  7. Eye-Catching Cover: Rp. 500.000

Sudah menentukan kategori dan hadiah yang kamu incar? Ayo segera menulis!

Note:

  • Penulis yang mengedit naskahnya setelah tanggal 30 November 2017 secara otomatis akan terdiskualifikasi.
  • Khusus kategori Readers Choice’s, pemenang ditentukan dari kurasi Rating & Ulasan. Oleh sebab itu, penulis dipersilakan untuk rajin/sering mengampanyekan link ceritanya dan mengajak pembacanya untuk menulis ulasan serta memberi rating pada buku!

 

Resensi Buku TIK, Kapan Kau Kembali?

tik-buku-kembali

Resensi Buku, TIK Kapan Kau Kembali?

Di meja kerja saya, sudah ada buku TIK kapan kau kembali. Sebuah karya tulis yang dibuat oleh bapak Yoyon Supriyono. Beliau bukan guru TIK di SMP atau SMA. Bukan juga guru KKPI di SMK yang sekarang sudah berubah nama menjadi simulasi digital. Beliau adalah guru bahasa Inggris di SMP yang mendapatkan tugas tambahan sebagai kepala sekolah di SMP. Beliau memutuskan untuk bergabung bersama kami para pejuang TIK Indonesia di dalam KOMUNITAS GURU TIK & KKPI.

Buku yang baru saja diluncurkan pada 28 Oktober 2017 ini, membuat kami menjadi semangat kembali untuk terus melanjutkan perjuangan dengan berbagai cara. Buku dengan ISBN 978-602-5429-97-2 telah membuat kami yang membacanya terpicu untuk maju dengan mengembangkan ilmu TIK di dalam dunia pendidikan kita. TIK dalam pendidikan sangatlah penting dan tidak ada yang dapat membantahnya.

Keluarnya Peraturan Presiden (PP) SBY Nomor 32 tahun 2013 sampai saat ini menuai kontroversi. Mata pelajaran TIK dihapuskan dalam standar isi kurikulum nasional. Guru TIK yang ada diperintahkan untuk mengajar prakarya atau pindah ke mata pelajaran asal. Sebagian ada yang dimutasi ke SMK dan birokrasi. Sisanya, diminta untuk menjalankan bimbingan TIK sesuai dengan permendikbud nomor 45 tahun 2015.

Kenyataan ini, tidak lantas kami para guru TIK berhenti berjuang. Kami tetap berjuang dengan cara-cara yang baik dan santun. Cerdas sekaligus matang dalam berpikir dan bijak dalam bertindak. Hasilnya, Roadshow di 32 kota sudah kami jalankan demi sebuah misi mengembalikan TIK/KKPI sebagai mata pelajaran. Bahkan kami telah melaksanakan olimpiade TIK nasional (OTN) yang kedua tahun ini tanpa satu sen pun uang dari kemdikbud. OTN kami laksanakan di kantor kemdikbud dengan sebuah harapan kemdikbud memikirkan ulang kebijakannya.

otn-kogtik-revisi

Kegiatan demi kegiatan kami lakukan, baik dalam bentuk seminar nasional, workshop, dan diskusi dengan para penentu kebijakan bangsa ini. Hasilnya? Kami belum bisa meyakinkan para penentu kebijakan agar TIK kembali sebagai mata pelajaran. Mereka masih mengganggap bahwa TIK hanya sekedar alat bantu dan bukan sebagai sebuah ilmu yang terus berkembang. Mereka beranggapan bahwa TIK tidak perlu berdiri sendiri sebagai mata pelajaran dan cukup terintegrasi ke dalam semua mata pelajaran.

kogtik-mendikbud-audiensi

Realitas di lapangan, TIK belum bisa terintegrasi ke semua mata pelajaran. Indonesia semakin tertinggal dengan negara lain di bidang TIK. Penguasaan TIK peserta didik kita semakin tertinggal dengan tidak diajarkannya materi TIK di bangku sekolah. Banyak siswa Indonesia yang belum menguasai TIK dengan baik. Wajar saja kalau pada akhirnya kita hanya melahirkan lulusan yang belum menguasai TIK. Pada akhirnya, tenaga kerja Indonesia (TKI) dibayar sangat murah oleh bangsa lainnya. Sebab keterampilan TIK mereka rendah. Bahkan untuk literasi TIK pun mereka belum tahu sama sekali di era digital saat ini.

Perjuangan guru TIK dan KKPI akan terus berlanjut sampai bangsa ini sadar akan pentingnya TIK sebagai ilmu dan bukan hanya sekedar alat bantu. Kemandirian bangsa di bidang TIK harus terus dilakukan agar Indonesia merdeka di bidang TIK dan data digitalnya tidak dikuasai negara lain. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) harus diberikan sejak dini kepada generasi emas Indonesia bila Indonesia ingin berjaya di tahun 2045. TIK akan mempercepat kemajuan pendidikan di Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

Kesalahan kebijakan pemerintahan terdahulu dengan menghapus mata pelajaran TIK dan kemudian menggantinya dengan prakarya dalam kurikulum 2013 adalah sejarah kelam kurikulum pendidikan Indonesia. Indonesia semakin tertinggal bila hal ini terus dibiarkan. Sampai saat ini kami belum pernah membaca naskah akademik dimasukkannya mata pelajaran prakarya yang gurunya saja belum disiapkan dengan baik. Bahkan sarjana dan perguruan tingginya belum ada sampai saat ini.

wisma-unj

Hasil pengamatan dari Komunitas Guru TIK dan KKPI (KOGTIK) terjun langsung ke 32 kota melalui kegiatan workshop elearning, kami dapatkan kenyataan bahwa materi TIK belum bisa dititipkan ke guru mata pelajaran lainnya. Masih banyak guru yang belum mengintegrasikan TIK ke dalam pelajarannya, dan belum banyak guru yang memasukkan materi TIK ke dalam pelajaran yang diampunya. TIK masih dianggap hanya sekedar alat bantu dan bukan sebagai sebuah ilmu yang terus berkembang di era digital. Peserta didik menjadi semakin liar bermain games dan kurang beretika di media sosial. Gerakan literasi TIK belum berjalan dengan baik di sekolah-sekolah kita.

yogya

Buku yang diterbitkan  CV. Cipta Media Edukasi ini, membuat kita para pembaca menjadi semakin tahu bagaimana generasi digital native di zaman digital, Memahami etika berinternet, Dampak negatif internet, TIK ruh di era digital, naskah akademik pentingnya TIK, Olimpiade TIK Nasional, pentingnya elearning, pembelajaran TIK di berbagai negara, dan pentingnya mata pelajaran TIK dalam kurikulum.

Buku TIK kapan kau kembali membawa harapan baru akan perjuangan guru TIK dan KKPI mengembalikan mata pelajarannya. Semoga kemdikbud menyadari akan kekeliruannya dalam mengeluarkan kebijakan yang kurang tepat. Kami sangat berharap presiden Jokowi mengembalikan TIK dan KKPI sebagai mata pelajaran lagi. Seperti apa yang disampaikan presiden Jokowi dalam pernyataannya dalam rembuk nasional pendidikan di Youtube.

Menulislah, dan Teruslah Menulis

Menulislah dan Teruslah Menulis
By: Vitti Medona Naris Tanjung
==========================

Beberapa minggu terakhir saya bergabung dalam Komunitas Menulis Buku dipimpin langsung oleh Sang Blogger Indonesia Bapak Wijaya Kusumah bersama teman teman yang berasal dari beberapa Provinsi di Indonesia. Banyak hal yang sudah saya dapatkan bahkan setiap hari kami semua peserta bisa berinteraksi. Kok bisa? Mungkin pertanyaan itu yang terbesit. Dan jawabannya sederhana, karena komunitas kami adalah Komunitas Pekerja yang ingin menjadikan menulis sebagai Tugas dan Kebutuhan. Kami cuma butuh Aplikasi WhatsApp, kemudian daftar. Dan kamipun mengikuti 8 kali sesi kuliah Online,  dan diberi Tugas disetiap sesinya.

Dikomunitas ini kami semua belajar menjadi Penulis yang hebat. Menulis dari hal yang sangat sederhana, hal terdekat dan sebisa mungkin menulis disetiap waktu. Luar biasa bukan?

Saya adalah salah satu peserta dari Belajar Menulis Buku Gelombang ke 5. Dan saya berharap bisa menjadi salah satu orang sukses karena bisa menulis.

Menulis adalah kegiatan yang sangat menyenangkan, menulis adalah proses dari sebuah pengalaman, karena menulislah  banyak orang ingin mengetahui banyak hal tentang sesuatu. Dan pastinya menulis dapat terlaksana dengan banyak membaca. Membaca tidak harus menbaca yang tersurat, membaca hal yang tersiratpun akan menghasilkan karya hebat yang luar biasa dan menyentuh bagi yang membacanya.

Menurut Bapak Wijaya Kusuma yang akrab dipanggil  dengan OM JAY:”
Banyak orang belum menulis dengan hatinya. Wajar saja kalau belum menyentuh hati pembacanya. Tulisannya hanya dilewati pembaca.
Kita menulis untuk dibaca oleh orang lain. Kita menulis agar pesan penulis sampai ke lubuk hati pembaca yang terdalam. Menulis dengan hati adalah salah satu rahasia kesuksesan menulis. Sayangnya, belum semua dari kita menulis dari hatinya. Sehingga belum berhasil mempertemukan hati penulis dan pembaca. Oleh karena itu, menulislah dari hatimu. Tak lama kemudian akan kau dapatkan pembaca setia tulisanmu.

Itulah sekelumit cerita tentang saya hari ini. Tulisan ini terangkai bebas karena itulah yang terpikir. Yang artinya memikirkan sesuatupun bisa jadi tulisan.

Marilah kita biasakan menulis. Jika tidak suka membaca banyak buku sebagai modal utama menulis. Maka syukuri setiap perjalana hidup kemudian tulislah dalam pikiranmu dan rangkaialh dia dalam bahasa indahmu lewat alunan tulisan dan ketikan cantikmu. Menulislah maka engkau akan rasakan indahnya dunia.

(Lab. Komputer SMP Muhammadiyah 1 Jakarta)