Tag Archives: blogger

Pengenalan Kelas Online “FUNDAMENTAL LITERASI DIGITAL”

Peluncuran kelas Online.

Yuk simak Bincang Daring Ngabubur-IT dan Pengenalan Kelas Online Literasi Digital, pada

Hari/Tgl: Kamis, 14 – 05 – 2020
Waktu: 14.05 – 15.35 WIB
Tempat: LIVE di facebook.com/netsehat dan youtube.com/internetsehat

WhatsApp Image 2020-05-13 at 20.24.31

Sederetan narsum keren beken bidang TIK Indonesia siap kupas tuntas “VAKSIN” literasi digital untuk melawan “VIRUS” disinfodemi (hoaks) yang kian nggilani!

Acara ini dalam rangka kolaborasi ICT Watch dan WhatsApp dengan didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Relawan TIK Indonesia dan GNLD Siberkreasi.

WhatsApp Image 2020-05-13 at 20.24.32

Akan dikenalkan Kelas Online “Fundamental Literasi Digital” berikut dengan serangkaian program edukasi literasi digital lainnya. Mari kita bersatu melawan disinfodemi / hoaks di Indonesia serta membangun kesadaran netizen tentang privasi online dan keamanan digital fundamental.

Salam Literasi Digital Indonesia! 🙏❤️🇮🇩

WhatsApp Image 2020-05-14 at 23.30.05

Bincang Daring Ngabubur-IT dan Pengenalan Kelas Online “FUNDAMENTAL LITERASI DIGITAL”

PGRI is The Best

WhatsApp Image 2020-05-14 at 21.40.31
Bapak Ibu sekalian, selamat malam.
 
Mungkin ada yang sudah beristirahat, atau leyeh2 atau senda gurau dengan orang2 tercinta.
 
Dua hari tidak sempat berkunjung atau mengintip para penghuni rumah grup2 tercinta, ternyata ada beragam cerita yang tertinggal di dalamnya. Ada rasa kangen. Sehat semua ya saudara2 ku terkasih.
 
Saya mau berkabar,

Baca lebih lanjut

Resensi Buku Catatan Harian Seorang Guru Blogger

Buku Catatan harian Seorang Guru Blogger adalah buku ke-14 yang disusun oleh Omjay.  Buku ini mengisahkan perjalanan omjay menjadi seorang blogger. Kemudian dari Blogger menjadi seorang youtuber. Omjay sekarang menjadi terbiasa bekerja dari rumah tanpa harus bermacet ria berangkat ke sekolah dari Jatibening Bekasi menuju Rawamangun jakarta Timur. Tak bertemu dengan kemacetan lagi.

WhatsApp Image 2020-04-13 at 12.49.42

Jumlah halaman buku 121 halaman, dan diterbitkan oleh penerbit lembaga pendidikan Sukarno Pressindo di Semarang. Buku diterbitkan tahun 2020. CATATAN HARIAN SEORANG GURU BLOGGER ditulis langsung oleh omjay di blognya. Editor : Sukarno, SIP. SS. & Fitratun Annisya,SE.

Belajar di kompasiana itu asyik. Banyak sekali guru di blog keroyokan ini. Anda bisa menulis apa saja yang disukai dan kuasai. Tidak perlu minder. Saya sih percaya diri AJA. Namanya juga baru belajar menulis. Kompasiana adalah blog jurnalis Kompas yang bertransformasi menjadi sebuah media warga (citizen media). Di sini, setiap orang dapat
mewartakan peristiwa, menyampaikan pendapat dan gagasan serta menyalurkan aspirasi dalam bentuk tulisan, gambar ataupun rekaman audio dan video.

 

Kompasiana menampung beragam konten dari semua lapisan masyarakat dari beragam latar belakang budaya, hobi, profesi dan kompetensi. Kompasiana juga melibatkan kalangan jurnalis Kompas Gramedia dan para tokoh masyarakat, pengamat serta pakar dari berbagai bidang, keahlian dan disiplin ilmu untuk ikut berbagi informasi, pendapat dan gagasan.

WhatsApp Image 2020-04-13 at 12.49.42

Sedih juga melihat buku buku itu terendam banjir. Saya sempat keluar air mata. Sebab buku bagi seorang penulis adalah harta yang tak ternilai harganya. Diam dan hanya merenung tidak menyelesaikan persoalan. Cari solusi adalah keputusan yang sangat berarti dalam melanjutkan beres beres rumah ini. Hujan kembali mengguyur bumi.

Tak mungkin bisa menjemur lagi. Tinggal keikhlasan hati yang membuat damai di hati.
Istri langsung ambil kantong plastik besar berwarna hitam. Semua buku yang basah terendam air dimasukkan dan tinggal menunggu pemulung mengambilnya. Ketika bukumu terendam banjir, jangan terlalu banyak mikir. Supaya engkau tak disebut kikir.

Setiap artikel yang anda tulis di blog, pasti akan menemui takdirnya di tangan pembaca. Jadi niatkan menulis, hanya memberi tak harap kembali. Saya termasuk orang yang pantang menyerah. Ketika naskah buku saya ditolak para penerbit mayor, saya tidak putus asa. Saya akan menerimanya dengan lapang dada. Berkali kita gagal lekas bangkit dan cari akal. Berkali kita jatuh lekas berdiri jangan mengeluh. Jadilah guru tangguh berhati cahaya. Kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

 

Salam Blogger Persahabatan.

Omjay

Guru Blogger Indonesia

 

Surat Untuk Mas Menteri Nadiem Makarim

Jakarta, 13 Mei 2020

omjay-pgri

Surat Untuk Mas Menteri Nadiem Makarim

Semoga mas menteri dalam keadaan sehat wal’afiat dan saya ingin sekali bertemu mas menteri setelah hari raya Idul Fitri. Itulah doa saya malam ini bersama istri.

Baca lebih lanjut

Naik Tanpa Persiapan, Turun Tanpa Penghormatan

Naik Tanpa Persiapan. Turun Tanpa Penghormatan.

Selamat pagi semuanya. Selamat menikmati bulan ramadhan di hari keenambelas. Semoga amal ibadah kita semakin meningkat dan mencapai derajat takwa. Aamiin.

Kegiatan webinar self driving for teacher sudah berjalan dan menarik hati para guru untuk menikmatinya. Ada yang mengikutinya secara langsung dan ada yang mengikutinya secara tidak langsung.

Baca lebih lanjut

Puasa Hari Ketigabelas

Ketika Sehari Tak Menulis, ada penyesalan dalam diri. Sebuah aktivitas yang terbiasa rutin dikerjakan, terlupakan tanpa disengaja.

menulis

Semalam lelah dan letih menghinggapi diri. Saya langsung tertidur pulas. Saya dibangunkan istri untuk makan sahur.

Baca lebih lanjut

Puasa Ramadhan Hari Keduabelas

Selasa, 5 Mei 2020 adalah hari keduabelas kita berpuasa di bulan ramadhan. Banyak aktivitas yang sudah kita lalui. Semoga menjadi ladang amal kita untuk perjalanan abadi. Kita pun mencapai derajat takwa seperti yang kita idamkan.

Menulis dalam kesibukan memang luar biasa. Kita harus pandai mengelola waktu dengan baik. Hampir saja saya terlewat untuk menulis artikel hari ini. Banyak kesibukan yang saya lalui tiada henti. Tak terasa bumi berputar sangat cepat sekali. Sampai tak terasa waktu istirahat telah tiba.

Puasa hari keduabelas ini membuat saya sadar diri bahwa akan ada hidup sesudah mati. Sudah siapkah anda ketika ajal menjemput esok hari? Sebuah tanya tak terjawab bila kita tak melakukan kebaikan setiap hari.

Bangun tidur lalu makan sahur. Istri sudah bangun lebih dulu karena harus memasak makanan sahur. Saya bangun pukul 04.00 WIB setelah itu mulailah perjalanan hidup saya. Dunia mimpi sudah cukup dinikmati. Kini saatnya memasuki dunia nyata yang harus dihadapi.

Pukul 08.00 WIB kami sudah harus menyapa kawan-kawan guru dan dosen anggota PGRI. Prof Eko Indrajit sudah membuka link Zoom untuk kami online di dunia maya bersama pengurus besar PGRI lainnya. Youtube channel PB PGRI sudah diserbu anggotanya.

Acara menyapa selesai. Saat online ada kabar duka. Penyanyi kondang Didi kempot meninggal. Kemudian langsung mengikuti kuliah online dari youtube sampai waktu sholat dhuhur. Materinya sangat bagus sekali. Saya sangat menikmatinya. Semakin banyak ilmu dan pengetahuan baru didapatkan.

khoiri

Habis sholat dhuhur, pukul 13.00-15.00 WIB ikut kuliah online di WA Group bersama pak Emcho. Seorang dosen yang baik hati dan penulis 42 buku. Kali ini temanya cukup menarik. Menulis dalam kesibukan.

Habis sholat ashar lanjut lagi. kali ini ikut acara pengajian di labschool Cirende melalui aplikasi zoom. Tak terasa sampai sore pukul 17.00 WIB. Sisa waktu saya gunakan untuk siaran opnline di youtube dengan tema ngabuburit bersama omjay sampai waktu berbuka.

Habis berbuka puasa, masih banyak saja email yang masuk dan semakin banyak eserta belajar menulis dan menerbitkan buku yang mengrimkan url link blognya ke wa omjay. tentu saja omjay sempatkan baca sampai sholat Isya.

Sehabis taraweh lanjut lagi. Buka email dan wa group. Ternyata semakin ramai orang mengirimkan pesan. =Alhamdulillah satu persatu saya jawab dan tak terasa waktu sudah menguju pukul 23.30 WIB. Itu artinya sebentar lagi akan berganti hari.

Andaikan waktu bisa diajak kembali berputar. Ingin rasanya saya ulang kembali. Saat mau mematikan laptop, saya dapatkan cerita bagus dari wa group silahturahim nusantara. Saya copas saja isinya untuk anda baca.

MAHLUK PALING HINA

Di sebuah pondok pesantren, terdapat seorang santri yang tengah menuntut ilmu pada seorang Kyai. Sudah bertahun-tahun lamanya si santri belajar. Hingga tibalah saat dimana dia akan diperbolehkan pulang untuk mengabdi kepada masyarakat.

Sebelum kang Santri pulang, Kyai memberinya sebuah ujian padanya.
Pak Kyai kemudian berkata pada Kang santri.

“Sebelum kamu pulang, dalam tiga hari ini, aku ingin meminta kamu mencarikan seorang ataupun makhluk yang lebih hina dan buruk dari kamu, “ujar sang Kyai.

“Tiga hari itu terlalu lama Kyai, hari ini aku bisa menemukan banyak orang atau makhluk yang lebih buruk daripada saya,”jawab Santri penuh percaya diri.

Sang Kyai tersenyum seraya mempersilakan muridnya membawa seorang ataupun makhluk itu kehadapannya.

Santri keluar dari ruangan Kyai dengan semangat, karena menganggap begitu mudah ujian itu.

Hari itu juga, si Santri berjalan menyusuri jalanan,Di tengah jalan, dia menemukan seorang pemabuk berat. Menurut pemilik warung yang dijumpainya, orang tersebut selalu mabuk-mabukan setiap hari. Pikiran si Santri sedikit tenang, dalam hatinya dia berkata,

“pasti dia orang yang lebih buruk dariku, setiap hari dia habiskan hanya untuk mabuk-mabukan, sementara aku selalu rajin beribadah.”

Dalam perjalanan pulang Si santri kembali berpikir,

“kayaknya si pemabuk itu belum tentu lebih buruk dari aku , sekarang dia mabuk-mabukan tapi siapa yang tahu di akhir hayatnya Allah justru mendatangkan hidayah hingga dia bisa khusnul Khotimah, sedangkan aku yang sekarang rajin ibadah, kalau diakhir hayatku, Allah justru menghendaki Suúl Khotimah, bagaimana? “berarti pemabuk itu belum tentu lebih jelek dari aku,”ujarnya bimbang.

Kang Santri kemudian kembali melanjutkan perjalanannya mencari orang atau makhluk yang lebih buruk darinya. Di tengah perjalanan, dia menemukan seekor anjing yang menjijikkan karena selain bulunya kusut dan bau, anjing tersebut juga menderita kudisan.

“Akhirnya ketemu juga makhluk yang lebih jelek dari aku, anjing tidak hanya haram, tapi juga kudisan dan menjijikkan, ”teriak santri dengan girang.

Dengan menggunakan karung beras, si Santri membungkus anjing tersebut hendak dibawa ke Pesantren, Namun ditengah jalan , tiba-tiba dia kembali berpikir.

“anjing ini memang buruk rupa dan kudisan, namun benarkah dia lebih buruk dari aku?” Oh tidak, kalau anjing ini meninggal, maka dia tidak akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dilakukannya di dunia, sedangkan aku harus mempertanggungjawabkan semua perbuatan selama di dunia dan bisa jadi aku akan masuk ke neraka.

Akhirnya si santri menyadari bahwa dirinya belum tentu lebih baik dari anjing tersebut.
Hari semakin sore , Kang Santri msih mencoba kembali mencari orang atau makluk yang lebih jelek darinya. Namun hingga malam tiba, dia tak jua menemukannya. Lama sekali dia berpikir, hingga akhirnya dia memutuskan untuk pulang ke Pesantren dan menemui sang Kyai.

“Bagaimana Anakku, apakah kamu sudah menemukannya?”tanya sang Kyai.
“Sudah, Kyai,”jawabnya seraya tertunduk. “Ternyata diantara orang atau makluk yang menurut saya sangat buruk, saya tetap paling buruk dari mereka,”ujarnya perlahan.
Mendengar jawaban sang Murid, kyai tersenyum lega,
”alhamdulillah.. kamu dinyatakan lulus dari pondok pesantren ini, anakku,”ujar Kyai terharu.

Kemudian Kyai berkata “Selama kita hidup di Dunia, jangan pernah bersikap sombong dan merasa lebih baik atau mulia dari orang ataupun makhluk lain. Kita tidak pernah tahu, bagaimana akhir hidup yang akan kita jalani. Bisa jadi sekarang kita baik dan mulia, tapi diakhir hayat justru menjadi makhluk yang seburuk-buruknya. Bisa jadi pula sekarang kita beriman, tapi di akhir hayat, setan berhasil memalingkan wajah kita hingga melupakan_Nya.

Rasulullah SAW bersabda:
Tidak akan masuk kedalam surga orang yang di hatinya ada kesombongan meskipun sebesar biji sawi (HR.Muslim no 91 ).

Semoga sedikit ilmu yang di titipkan Allah Subhana Ta’alla dihati kita tidak menjadikan kita sombong dalam segala urusan.

Dan semoga di sisa umur yang Allah berikan dapat kita pergunakan sebaik-baiknya untuk memperbanyak Amal shale dan bukan hanya di sibukan dgn urusan duniawi belaka dan semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat…..
Aamiin Ya Rabbal Alamiin

Ya ALLAH…
✔ Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan status ini.

Aamiin ya Rabbal’alamin..

Semoga yang berkomentar Aamiin dijauhkan dari segala penyakit, diberi sehat wal’afiat, rezekinya melimpah ruah, dan keluarganya bahagia Dan bisa masuk Surga melalui pintu mana saja. Aamiin ya Rabbal’alamiin..

 

Salam Bloggr Persahabatan

Omjay, Guru Blogger Indonesia

Blog http://wijayalabs.com

 

Ngabuburit Bersama Omjay

Digital Literacy atau Literasi Digital

Puasa Ramadhan Hari Kesebelas

Senen, 4 Mei 2020 adalah hari kesebelas kita berpuasa di bulan ramadhan. Waktu sudah menunjukkan pukul 22.55 WIB. Saya masih membaca karya tulis para guru. Sebuah karya yang luar biasa bila kelak dirajut jadi buku. Wahai kawan-kawan, kita harus menghimpun tulisan yang berserak ini menjadi buku yang bermutu. Luruskan niat untuk menerbitkan buku dan bukan memburu sertifikat 40 jam.

USWADIN-SERTIFIKAT

Wow tabungan tulisan kawan-kawan di email omjaylabs@gmail.com sudah semakin penuh. Belum lagi yang ada dalam blog setiap guru. Sesungguhnya tanpa disadari kita telah membuat sebuah buku digital. Aha sebuah buku yang berisi diary online dari catatan kita setiap hari yang diposting di blog.

Blog adalah alat rekam yang ajaib. Kejaibannya akan kawan-kawan rasakan nanti. Saya merasakan setelah semakin banyaknya tulisan, foto dan video ada di blog. Lalu semakin banyak orang yang mampir ke blog kita. Mereka para netizen tak hanya sekedar mencari informasi, tapi juga meninggalkan jejak digital dengan memberikan komentar. Itulah mengapa saya sarankan anda selalu blog walking. saling berkunjung ke blog orang lain.

Anda tak akan pernah kehabisan ide dalam menulis, sebab banyak sekali ide di dapan mata kita. gunakan panca indra untuk membuat tulisan kita semakin enak dan renyah dibaca. Hal itu bisa dilakukan kalau kita membiasakan diri menulis setiap hari. Bukan untuk menyenangkan orang lain, tapi menyenangkan diri sendiri.

Itulah mengapa setiap kali ada kawan yang mengirimkan tulisannya di blog dan dikirimkan ke WA omjay, langsung omjay klik dan kunjungi. Omjay baca pelan-pelan kemudian berkomentar singkat. Hal ini untuk memberi semangat penulisnya bahwa tulisannya sangat menginspirasi pembaca.

IMG_4999

Sebenarnya mata ini sudah mengantuk. namun ada pesan yang ingin omjay sampaikan di hari kesebelas puasa. Kita ingin selama sebulan puasa, ada karya indah kita ciptakan selama bulan ramadhan. Jangan sia-siakan bulan yang suci ini untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi.

Dulu hampir 3 bulan kami menuntaskan buku informatika di gedung guru Indonesia. Tak ada yang menyuruh kami. Semua itu adalah inisiatif kita untuk membuat sebuah buku yang kami buat sendiri. Guru harus mampu membuat buku dan itu akan terjadi kalau guru mau meluangkan waktu untuk membuat buku ajarnya.

WhatsApp Image 2019-08-19 at 13.14.33

Puasa ramadhan hari kesebelas membuat saya semakin yakin bahwa guru Indonesia sanggup untuk membuat buku ajarnya sendiri. Bila mereka mau bergabung bersama PGRI, pasti akan banyak ilmu yang didapat. Kita tak lagi menjadi penonton, tapi sudah menjadi pemain. Banyak guru yang berilmu tinggi berbagi ilmunya.

Itu saja dulu, besok saya sambung lagi. Kegiatan hari ini tak habis-habis. Mulai dari bangun tidur sampai mau tertidur lagi. Pagi hari sudah rapat dengan dewan guru di SMP Labschool Jakarta. Kemudian dilanjutkan menyambut kawan-kawan anggotan PGRI yang belajar di youtube channel PB PGRI dan Mahir Academy. Siang hari ikut kuliah online di WA Group bersama pak Ukim Komarudin. sore hari masih rapat lagi untuk peringatan Nuzulul Quran. Semua itu dilakukan dari rumah lewat aplikasi zoom. Malam hari masih lanjut lagi untuk rapat evaluasi bersama pengurus PGRI.

Mohon maaf bila tulisan bapak dan ibu guru belum sempat terbaca semuanya hari ini. Bukan tak ingin membaca, tapi saya tak kuasa membagi mata ini menjadi multitasking. Bekerja beberapa pekerjaan dalam waktu bersamaan. Selamat beristirahat!

 

Salam Blogger Persahabatan

Omjay, guru blogger Indonesia

http://wijayalabs.com