Tag Archives: games

Puasa Hari Ketigabelas

Ketika Sehari Tak Menulis, ada penyesalan dalam diri. Sebuah aktivitas yang terbiasa rutin dikerjakan, terlupakan tanpa disengaja.

menulis

Semalam lelah dan letih menghinggapi diri. Saya langsung tertidur pulas. Saya dibangunkan istri untuk makan sahur.

Baca lebih lanjut

Puasa Ramadhan Hari Keduabelas

Selasa, 5 Mei 2020 adalah hari keduabelas kita berpuasa di bulan ramadhan. Banyak aktivitas yang sudah kita lalui. Semoga menjadi ladang amal kita untuk perjalanan abadi. Kita pun mencapai derajat takwa seperti yang kita idamkan.

Menulis dalam kesibukan memang luar biasa. Kita harus pandai mengelola waktu dengan baik. Hampir saja saya terlewat untuk menulis artikel hari ini. Banyak kesibukan yang saya lalui tiada henti. Tak terasa bumi berputar sangat cepat sekali. Sampai tak terasa waktu istirahat telah tiba.

Puasa hari keduabelas ini membuat saya sadar diri bahwa akan ada hidup sesudah mati. Sudah siapkah anda ketika ajal menjemput esok hari? Sebuah tanya tak terjawab bila kita tak melakukan kebaikan setiap hari.

Bangun tidur lalu makan sahur. Istri sudah bangun lebih dulu karena harus memasak makanan sahur. Saya bangun pukul 04.00 WIB setelah itu mulailah perjalanan hidup saya. Dunia mimpi sudah cukup dinikmati. Kini saatnya memasuki dunia nyata yang harus dihadapi.

Pukul 08.00 WIB kami sudah harus menyapa kawan-kawan guru dan dosen anggota PGRI. Prof Eko Indrajit sudah membuka link Zoom untuk kami online di dunia maya bersama pengurus besar PGRI lainnya. Youtube channel PB PGRI sudah diserbu anggotanya.

Acara menyapa selesai. Saat online ada kabar duka. Penyanyi kondang Didi kempot meninggal. Kemudian langsung mengikuti kuliah online dari youtube sampai waktu sholat dhuhur. Materinya sangat bagus sekali. Saya sangat menikmatinya. Semakin banyak ilmu dan pengetahuan baru didapatkan.

khoiri

Habis sholat dhuhur, pukul 13.00-15.00 WIB ikut kuliah online di WA Group bersama pak Emcho. Seorang dosen yang baik hati dan penulis 42 buku. Kali ini temanya cukup menarik. Menulis dalam kesibukan.

Habis sholat ashar lanjut lagi. kali ini ikut acara pengajian di labschool Cirende melalui aplikasi zoom. Tak terasa sampai sore pukul 17.00 WIB. Sisa waktu saya gunakan untuk siaran opnline di youtube dengan tema ngabuburit bersama omjay sampai waktu berbuka.

Habis berbuka puasa, masih banyak saja email yang masuk dan semakin banyak eserta belajar menulis dan menerbitkan buku yang mengrimkan url link blognya ke wa omjay. tentu saja omjay sempatkan baca sampai sholat Isya.

Sehabis taraweh lanjut lagi. Buka email dan wa group. Ternyata semakin ramai orang mengirimkan pesan. =Alhamdulillah satu persatu saya jawab dan tak terasa waktu sudah menguju pukul 23.30 WIB. Itu artinya sebentar lagi akan berganti hari.

Andaikan waktu bisa diajak kembali berputar. Ingin rasanya saya ulang kembali. Saat mau mematikan laptop, saya dapatkan cerita bagus dari wa group silahturahim nusantara. Saya copas saja isinya untuk anda baca.

MAHLUK PALING HINA

Di sebuah pondok pesantren, terdapat seorang santri yang tengah menuntut ilmu pada seorang Kyai. Sudah bertahun-tahun lamanya si santri belajar. Hingga tibalah saat dimana dia akan diperbolehkan pulang untuk mengabdi kepada masyarakat.

Sebelum kang Santri pulang, Kyai memberinya sebuah ujian padanya.
Pak Kyai kemudian berkata pada Kang santri.

“Sebelum kamu pulang, dalam tiga hari ini, aku ingin meminta kamu mencarikan seorang ataupun makhluk yang lebih hina dan buruk dari kamu, “ujar sang Kyai.

“Tiga hari itu terlalu lama Kyai, hari ini aku bisa menemukan banyak orang atau makhluk yang lebih buruk daripada saya,”jawab Santri penuh percaya diri.

Sang Kyai tersenyum seraya mempersilakan muridnya membawa seorang ataupun makhluk itu kehadapannya.

Santri keluar dari ruangan Kyai dengan semangat, karena menganggap begitu mudah ujian itu.

Hari itu juga, si Santri berjalan menyusuri jalanan,Di tengah jalan, dia menemukan seorang pemabuk berat. Menurut pemilik warung yang dijumpainya, orang tersebut selalu mabuk-mabukan setiap hari. Pikiran si Santri sedikit tenang, dalam hatinya dia berkata,

“pasti dia orang yang lebih buruk dariku, setiap hari dia habiskan hanya untuk mabuk-mabukan, sementara aku selalu rajin beribadah.”

Dalam perjalanan pulang Si santri kembali berpikir,

“kayaknya si pemabuk itu belum tentu lebih buruk dari aku , sekarang dia mabuk-mabukan tapi siapa yang tahu di akhir hayatnya Allah justru mendatangkan hidayah hingga dia bisa khusnul Khotimah, sedangkan aku yang sekarang rajin ibadah, kalau diakhir hayatku, Allah justru menghendaki Suúl Khotimah, bagaimana? “berarti pemabuk itu belum tentu lebih jelek dari aku,”ujarnya bimbang.

Kang Santri kemudian kembali melanjutkan perjalanannya mencari orang atau makhluk yang lebih buruk darinya. Di tengah perjalanan, dia menemukan seekor anjing yang menjijikkan karena selain bulunya kusut dan bau, anjing tersebut juga menderita kudisan.

“Akhirnya ketemu juga makhluk yang lebih jelek dari aku, anjing tidak hanya haram, tapi juga kudisan dan menjijikkan, ”teriak santri dengan girang.

Dengan menggunakan karung beras, si Santri membungkus anjing tersebut hendak dibawa ke Pesantren, Namun ditengah jalan , tiba-tiba dia kembali berpikir.

“anjing ini memang buruk rupa dan kudisan, namun benarkah dia lebih buruk dari aku?” Oh tidak, kalau anjing ini meninggal, maka dia tidak akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dilakukannya di dunia, sedangkan aku harus mempertanggungjawabkan semua perbuatan selama di dunia dan bisa jadi aku akan masuk ke neraka.

Akhirnya si santri menyadari bahwa dirinya belum tentu lebih baik dari anjing tersebut.
Hari semakin sore , Kang Santri msih mencoba kembali mencari orang atau makluk yang lebih jelek darinya. Namun hingga malam tiba, dia tak jua menemukannya. Lama sekali dia berpikir, hingga akhirnya dia memutuskan untuk pulang ke Pesantren dan menemui sang Kyai.

“Bagaimana Anakku, apakah kamu sudah menemukannya?”tanya sang Kyai.
“Sudah, Kyai,”jawabnya seraya tertunduk. “Ternyata diantara orang atau makluk yang menurut saya sangat buruk, saya tetap paling buruk dari mereka,”ujarnya perlahan.
Mendengar jawaban sang Murid, kyai tersenyum lega,
”alhamdulillah.. kamu dinyatakan lulus dari pondok pesantren ini, anakku,”ujar Kyai terharu.

Kemudian Kyai berkata “Selama kita hidup di Dunia, jangan pernah bersikap sombong dan merasa lebih baik atau mulia dari orang ataupun makhluk lain. Kita tidak pernah tahu, bagaimana akhir hidup yang akan kita jalani. Bisa jadi sekarang kita baik dan mulia, tapi diakhir hayat justru menjadi makhluk yang seburuk-buruknya. Bisa jadi pula sekarang kita beriman, tapi di akhir hayat, setan berhasil memalingkan wajah kita hingga melupakan_Nya.

Rasulullah SAW bersabda:
Tidak akan masuk kedalam surga orang yang di hatinya ada kesombongan meskipun sebesar biji sawi (HR.Muslim no 91 ).

Semoga sedikit ilmu yang di titipkan Allah Subhana Ta’alla dihati kita tidak menjadikan kita sombong dalam segala urusan.

Dan semoga di sisa umur yang Allah berikan dapat kita pergunakan sebaik-baiknya untuk memperbanyak Amal shale dan bukan hanya di sibukan dgn urusan duniawi belaka dan semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat…..
Aamiin Ya Rabbal Alamiin

Ya ALLAH…
✔ Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan status ini.

Aamiin ya Rabbal’alamin..

Semoga yang berkomentar Aamiin dijauhkan dari segala penyakit, diberi sehat wal’afiat, rezekinya melimpah ruah, dan keluarganya bahagia Dan bisa masuk Surga melalui pintu mana saja. Aamiin ya Rabbal’alamiin..

 

Salam Bloggr Persahabatan

Omjay, Guru Blogger Indonesia

Blog http://wijayalabs.com

 

Ngabuburit Bersama Omjay

Digital Literacy atau Literasi Digital

Puasa Ramadhan Hari Kesebelas

Senen, 4 Mei 2020 adalah hari kesebelas kita berpuasa di bulan ramadhan. Waktu sudah menunjukkan pukul 22.55 WIB. Saya masih membaca karya tulis para guru. Sebuah karya yang luar biasa bila kelak dirajut jadi buku. Wahai kawan-kawan, kita harus menghimpun tulisan yang berserak ini menjadi buku yang bermutu. Luruskan niat untuk menerbitkan buku dan bukan memburu sertifikat 40 jam.

USWADIN-SERTIFIKAT

Wow tabungan tulisan kawan-kawan di email omjaylabs@gmail.com sudah semakin penuh. Belum lagi yang ada dalam blog setiap guru. Sesungguhnya tanpa disadari kita telah membuat sebuah buku digital. Aha sebuah buku yang berisi diary online dari catatan kita setiap hari yang diposting di blog.

Blog adalah alat rekam yang ajaib. Kejaibannya akan kawan-kawan rasakan nanti. Saya merasakan setelah semakin banyaknya tulisan, foto dan video ada di blog. Lalu semakin banyak orang yang mampir ke blog kita. Mereka para netizen tak hanya sekedar mencari informasi, tapi juga meninggalkan jejak digital dengan memberikan komentar. Itulah mengapa saya sarankan anda selalu blog walking. saling berkunjung ke blog orang lain.

Anda tak akan pernah kehabisan ide dalam menulis, sebab banyak sekali ide di dapan mata kita. gunakan panca indra untuk membuat tulisan kita semakin enak dan renyah dibaca. Hal itu bisa dilakukan kalau kita membiasakan diri menulis setiap hari. Bukan untuk menyenangkan orang lain, tapi menyenangkan diri sendiri.

Itulah mengapa setiap kali ada kawan yang mengirimkan tulisannya di blog dan dikirimkan ke WA omjay, langsung omjay klik dan kunjungi. Omjay baca pelan-pelan kemudian berkomentar singkat. Hal ini untuk memberi semangat penulisnya bahwa tulisannya sangat menginspirasi pembaca.

IMG_4999

Sebenarnya mata ini sudah mengantuk. namun ada pesan yang ingin omjay sampaikan di hari kesebelas puasa. Kita ingin selama sebulan puasa, ada karya indah kita ciptakan selama bulan ramadhan. Jangan sia-siakan bulan yang suci ini untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi.

Dulu hampir 3 bulan kami menuntaskan buku informatika di gedung guru Indonesia. Tak ada yang menyuruh kami. Semua itu adalah inisiatif kita untuk membuat sebuah buku yang kami buat sendiri. Guru harus mampu membuat buku dan itu akan terjadi kalau guru mau meluangkan waktu untuk membuat buku ajarnya.

WhatsApp Image 2019-08-19 at 13.14.33

Puasa ramadhan hari kesebelas membuat saya semakin yakin bahwa guru Indonesia sanggup untuk membuat buku ajarnya sendiri. Bila mereka mau bergabung bersama PGRI, pasti akan banyak ilmu yang didapat. Kita tak lagi menjadi penonton, tapi sudah menjadi pemain. Banyak guru yang berilmu tinggi berbagi ilmunya.

Itu saja dulu, besok saya sambung lagi. Kegiatan hari ini tak habis-habis. Mulai dari bangun tidur sampai mau tertidur lagi. Pagi hari sudah rapat dengan dewan guru di SMP Labschool Jakarta. Kemudian dilanjutkan menyambut kawan-kawan anggotan PGRI yang belajar di youtube channel PB PGRI dan Mahir Academy. Siang hari ikut kuliah online di WA Group bersama pak Ukim Komarudin. sore hari masih rapat lagi untuk peringatan Nuzulul Quran. Semua itu dilakukan dari rumah lewat aplikasi zoom. Malam hari masih lanjut lagi untuk rapat evaluasi bersama pengurus PGRI.

Mohon maaf bila tulisan bapak dan ibu guru belum sempat terbaca semuanya hari ini. Bukan tak ingin membaca, tapi saya tak kuasa membagi mata ini menjadi multitasking. Bekerja beberapa pekerjaan dalam waktu bersamaan. Selamat beristirahat!

 

Salam Blogger Persahabatan

Omjay, guru blogger Indonesia

http://wijayalabs.com 

Puasa Ramadhan Hari Kesepuluh dan Pemenang Lomba Hardiknas Berhadiah Buku dan Uang Rp. 500.000,-

Minggu, 3 Mei 2020 adalah hari kesepuluh puasa. Seharian ini omjay membaca sampai tuntas tulisan peserta lomba guru menulis. Tulisannya bagus-bagus. Kemudian saya konsultasikan dengan para nara sumber dan pak Agus dari Penerbit Andi Yogyakarta. Hasilnya akan saya umumkan di bagian bawah tulisan ini.

PHOTO-2019-03-26-12-06-15

Baca lebih lanjut

Inilah Peserta Lomba Tantangan Menulis Hardiknas Guru Blogger Indonesia dan Cerita Omjay di Hari Kesembilan Bulan Ramadhan

Berikut ini alamat blog peserta lomba guru blogger di hari pendidikan nasional 2 Mei 2020 yang omjay kumpulkan dari WA Group dan email yaitu:

  1. https://www.kompasiana.com/abdulmajid6257/5ead7e5e097f365dac2ef862/saatnya-belajar-efektif-di-masa-pandemi
  2. https://evaman219.blogspot.com/2020/05/tantangan-pembelajaran-efektif-dan.html
  3. https://edsamatra.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-pembelajaran-efektif_1.html
  4. http://infontt.com/opini/belajar-apa-pada-hardiknas-tahun-2020-ini/
  5. https://dittawidyautami.blogspot.com/2020/05/pandemi-covid-19-membuat-siswadan-guru.html
  6. https://endahwin04.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif.html
  7. https://romadean.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  8. https://safitriy78.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  9. https://ieiezarticle.blogspot.com/2020/05/e-learning-patterns-dengan-explicit.html
  10. https://silitongateacherworld.blogspot.com/2020/05/menjadi-guru-eksploratif-menciptakan.html
  11. https://www.cikgutere.com/2020/05/peringati-hardiknas-pgri-mengajak-guru.html
  12. https://ffauziah321.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  13. https://kepalasekolahdanbisnis.wordpress.com/2020/05/02/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari-rumah-3/
  14. https://usmanalamsyah.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  15. https://edukasirahmiwilandari.blogspot.com/2020/05/strategi-pembelajaran-efektif-di-rumah.html
  16. https://karyajemarikuastuti.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  17. https://isminatun.blogspot.com/2020/05/komunikasi-sebagi-kunci-pembelajaran.html
  18. https://rsngeblogaza.blogspot.com/2020/05/self-driving-for-teacher.html
  19. https://ariyunanda05.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  20. https://triniekodewi.blogspot.com/2020/04/tips-pjj-dengan-pendampingan-ortu.html?m=1
  21. https://cikgudhani.blogspot.com/2020/05/menciptakanpola-belajar-yang-efektif.html
  22. https://polapembelajarandaring-ani.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-pembelajaran-dari-rumah.html
  23. https://kelasguru.com/pembelajaran/pola-belajar-efektif-dari-rumah-di-masa-pandemi-covid-19/
  24. https://menjadigurusejahtera.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  25. https://chemfarm.blogspot.com/2020/05/pola-belajar-di-rumah-selama-pandemi.html
  26. https://romadean.blogspot.com/2020/05/self-driving-di-era-baru-pendidikan.html
  27. https://www.kompasiana.com/www.rosianafebriyanti.com/5ead8a44097f3655b7362433/pembelajaran-daring-dari-pesantren-ke-rumah
  28. https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/05/penerapan-pendidikan-holistik-dalam.html
  29. https://spendul.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  30. https://halobelajarsesuatu.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  31. https://teaching-is-touching.blogspot.com/2020/05/rumahku-sekolahku.html
  32. https://abdoelazis81.blogspot.com/2020/04/jangan-takut-menulis-meskipun-salah.html
  33. https://naibonatnew.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  34. https://lusia07.blogspot.com/2020/05/pembelajaran-daring-yang-efektif.html
  35. https://rahma-ppaismpdharmasraya.blogspot.com/2020/05/pola-belajar-covid-19.html
  36. https://membangunkreatifitasbrending.blogspot.com/2020/05/hardiknas-dirumah-saja.html
  37. https://fatimahssi1976.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  38. https://supyanto1.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  39. https://hamitafitis.wordpress.com/2020/05/02/dengan-pola-dobel-o-belajar-menjadi-lebih-efektif-dari-rumah/
  40. https://hamamksub.blogspot.com/2020/05/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html?m=1
  41. https://tiniandriani.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  42. http://ridwannurhadi.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif.html?m=1
  43. https://fitransari.blogspot.com/2020/05/mengais-ilmu-di-tengah-pandemi-covid-19.html
  44. https://jumpa-ratna.blogspot.com/2020/05/belajar-di-tengah-pandemi-covid-19.html
  45. https://endtimes0407.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  46. https://sribudihandayani.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari.html
  47. https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/05/bagiamana-cara-membuat-pelajaran-dapat.html
  48. https://www.kompasiana.com/dwitagama/5eabe306d541df0fcd6fad52/menciptakan-pola-belajar-efektif-dari-rumah-seminar-online-pgri
  49. http://81-atik.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-belajar-yang-efektif.html

Berikut ini adalah kegiatan sekolah yang baik disaat wabah covid-19 dan bisa jadi contoh di SMPN 86 Jakarta dan SMP Labschool jakarta. Omjay kumpulkan dari WA Group selama hari kesembilan puasa di bulan Ramadhan. Keren banget videonya. Ada juga kisah inspiratif ditengah keterbatasan. Ini menjadi kisah inspiratif.

Pembelajaran yang direncanakan dari rumah seyogyanya dapat menyenangkan semua. Guru senang, murid senang dan orangtuanya juga senang. Kita semua senang karena pembelajaran yang terjadi secara online bukan hanya sekedar pemberian tugas. Tapi juga memberikan pemahaman kepada siswa untuk apa kita belajar secara mandiri. Kemerdekaan belajar harus ada dalam diri siswa.

Melawan keterbatasan di tengah Pandemi Corona adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Tantangan besar tentu dialami oleh teman-teman difabel. Belajar di rumah bagi difabel tidaklah sama dengan siswa pada umumnya. Ada yang kesulitan belajar daring akibat materinya kurang aksesibel, video presentasi kurang aksesibel (tidak ada teksnya sehingga menyulitkan teman tuli), hingga rangkuman materi yang ada belum menggunakan bahasa yang mudah dipahami.⁣⁣⁣ ⁣

WhatsApp Image 2020-05-02 at 09.40.10

Begitu pula yang dialami oleh teman-teman yang tidak memiliki fasilitas teknologi dan/atau akses internet. Berbagai cara kreatif harus dilakukan agar pembelajaran dapat terus berjalan dengan baik agar tidak ada peserta didik yang ketinggalan pelajaran.⁣ ⁣⁣⁣ Yuk kita simak, cerita tantangan dan adaptasi yang mereka lakukan!

Saat yang sama, pengurus PGRI Provinsi Bali juga mengadakan acara seminar nasional online Implementasi Pembelajaran di masa Covid-19 yang rekamannya dapat anda tonton di bawah ini. Bapak Awaludin Tjala, kepala pusat kurikulum dan perbukuan kemdikbud  berkenan memberikan materinya. saya sempat mampir menyimak materinya lewat youtube.

Implementasi Pembelajaran dalam Masa Pendemi COVID 02052020edit

Materinya dapat anda unduh dari link di atas. Bagus banget isinya. Pemaparan Pak Awaludin tjala sangat bagus diimplementasikan kawan-kawan guru di saat sekarang. Pembelajaran Jarak Jauh harus membuat siswa belajar sambil bermain.

Saat pagi hari dan Sore hari ada materi menarik dari Prof Rhenal Kasali dan Prof Eko Indrajit tentang Self Driving For Teacher dan Cyber Pedagogy. Buat kawan-kawan yang belum menontonnya, omjay sarankan untuk menonton siaran ulangnya. Hari Pendidikan Nasional tahun ini ramai sekali, walaupun diramaikan di dunia maya. PGRI sendiri membuat program guru daring milenial dari tanggal 2-20 Mei 2020.

WhatsApp Image 2020-05-03 at 00.32.32

Program yang keren ini adalah program kerja dari pengurus besar Perstuan Guru Republik Indonesia. Teman teman guru nantinya akan mendapatkan sertifikat pelatihan selama 33 jam lebih setelah mendaftar secara online. Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 2 sampai 20 Mei 2020. Peserta bisa menontonnya secara langsung maupun tidak langsung. Jadi belajarnya tidak mengganggu aktivitas kita mengajar online. Inilah pola pembelajarn efektif dari rumah yang dicontohkan oleh para guru besar yang baik ini.

Pembelajaran ini lebih banyak lewat Youtube karena youtube bisa disiarkan secara langsung maupun siaran tunda. Cocok dengan kondisi Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Lalu banyak Provider yang menyediakan paket data murah untuk akses internet cepat ke youtube.com. Mengapa lebih baik menggunakan youtube live streaming untuk pembelajaran?

  1. Peserta tidak perlu instal aplikasi apapun kerena aplikasi youtube sudah pasti ada di HP mereka
  2. Peserta bisa memanfaatkan Paket Youtube Unlimited yang ditawarkan semua operator sehingga tidak membebani kuota
  3. Tidak perlu proses rekam dan upload kerana begitu siaran langsung selesai otomatis terekam di youtube
  4. Kehadiran dan partisipasi peserta bisa dipantau via live chat
  5. Free dan Audience bisa lebih dari 1000 bahkan audience saya tadi hampir 5000

Hal tersebut disampaikan oleh Pak Yahya, Duta rumah belajar kemdikbud dan Founder guru tanggap corona yang selalu siaran setiap hari dari tanggal 24 Maret 2020. Teman-teman guru bisa ikut bergabung dan menjadi narasumbernya. Kegiatan ini didukung penuh oleh PB PGRI. Sudah saatnya kita menjadi guru penggerak dan menciptakan pembelajaran yang efektif dari rumah melalui youtube dan berbagai aplikasi lainnya.

WhatsApp Image 2020-05-02 at 16.57.53

Semakin sore acara semakin seru saja. Membuat saya semakin banyak mendapatkan pengetahuan baru tentang hal-hal yang perlu diketahui guru. Saya tak perlu keluar dari rumah. Kegiatan belajar online membuat puasa saya tak terasa. Wow tahu-tahu sudah mendekati waktu berbuka puasa.

Dari admin panitia rumah perubahan saya dapatkan infomasi lewat WA. Selamat datang di webinar berseri “Self Driving for Teacher” user name anda : gurudaringxxx dan password anda : xxx . digunakan untuk mengakses link berikut : http://gurudaringmilenial.id dan http://elearning.gurudaringmilenial.id . Untuk jadwal dan informasi link berikut : https://bit.ly/2InfoWebinarPGRI

Saya juga sempat melihat tayangan dari kemdikbud. Dari tayangan youtube itu masih banyak guru yang mengajar dari satu tempat ke tempat lain. Guru tersebut berkeliling mendatangi rumah murid-muridnya. Sedih juga sih. Sebab belum semua guru dan siswa mempunyai peralatan canggih seperti kita, sehingga kita juga harus memakluminya dan melakukan inovasi dari kondisi yang ada. Gunakan teknologi yang ada di tempat kita. Bila tidak ada akses internet, maka gunakan teknologi yang ada di sana. Kita belajar internet tanpa internet. Kok bisa?

WhatsApp Image 2020-03-26 at 10.13.18

Karena sejatinya guru ideal itu bukan yang paling pandai IT-nya, atau yang paling pintar penyajian materinya atau juga yang pandai dalam keilmuannya,,melainkan guru yang mampu masuk ke dalam psikologis siswanya dan menjadikan siswanya menjadi pembelajar yang bahagia dan berakhlak mulia. Pesan ini disampaikan ibu Noraliapurwa di WA Group. Oleh karena itulah saya membuat pelatihan belajar menulis gratis melalui aplikasi Whatsapp yang mudah digunakan oleh siapa saja. Alhamdulillah mendapatkan dukungan dari PB PGRI. Prof Unifah Rosyidi selalu memberikan saya semangat untuk selalu berbagi kepada sesama guru anggota PGRI. Pembelajaran jarak jauh harus membuat guru dan muridnya semakin dekat.

Ada hal yang menarik dari pendidikan jarak dekat. Berikut ini tulisan mas Donis Kusuma yang omjay copas di WA Group.

Pendidikan Jarak Dekat
Oleh Doni Koesoema A.

Pendidikan itu seharusnya jarak dekat, bukan jarak jauh seperti diributkan seperti sekarang. Bila pendidikan itu belajar tentang kehidupan, maka ia harusnya dekat, sedekat jantung dengan hati, sebagai sumber kehidupan dan spiritualitas.

Yang membuat pendidikan itu pendidikan adalah kedekatan guru dan murid. Bukan alat, metode, atau cara mengajarnya. Maka akan keliru bila di masa covid-19 ini kita sibuk dengan sarana, tapi lupa tujuan pendidikan, yaitu mendekatkan anak-anak dengan kehidupan apapun caranya. Sebab dalam hati, di situlah inti kehidupan.

Di mana hatimu berada, di sanalah hartamu berada. Demikian kata orang bijak. Maka, alih-alih sibuk dengan sarana, para guru semestinya belajar mengenali isi hatinya sebab di sanalah harta yang terbaik itu akan ia berikan pada murid.

Dalam buku saya berjudul Pendidik Karakter di Zaman Keblinger (2008), saya menyebut satu prinsip pendidikan, yaitu nemo dan quod non habet. Tak seorangpun memberikan dari apa yang tidak dimilikinya. Guru itu tugas utamanya bukan mengajar materi, tapi mengajarkan dirinya sendiri, hatinya, aspirasinya, nilai-nilai kehidupan yang diyakininya

Maka di Hari Pendidikan Nasional 2020 ini, saya mengajak para guru untuk bertanya, apa harta dalam hatiku yang aku miliki untuk aku berikan pada para murid? Sebab di mana hatimu berada, di sana hartamu berada. Berikan harta terbaik buat bekal para murid.

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2020
Tuhan memberkati karya Ibu Bapa guru.

Doni Koesoema A.
Pemerhati pendidikan.

Setelah membaca tulisan mas Doni, Jadi ingat cerita om dan tante tentang kakek Dimjati. Kakek saya yang ikut membesarkan sekolah Al-Azhar Kebayorana Baru Jakarta Selatan bersama almarhum Buya Hamka. Kakek menggunakan pendidikan jarak dekat. Bahkan sangat dekat dengan para muridnya.

WhatsApp Image 2020-05-03 at 04.07.12

Ini kisah nyata Tante ITA  sewaktu kecil di WA Group Keluarga. Beliau bercerita tentang perjuangan kakek Dimjati dalam bidang Pendidikan. Sekarang saya tuliskan kembali di sini untuk berbagi cerita pengalaman kakek membangun sekolah Al-Azhar bersama Almarhum Buya Hamka.

Alhamdulillah, saya yang paling terakhir di rumuh bersama orang tua yang saya tahu walau pun tidak punya gaji tetap sebagai guru ngaji, alhamdulillah jarang berhutang. Jadi pas kakek Dimjati meninggal, setahu saya tidak meninggalkan hutang. Kakek Omjay itu orangnya penyayang sabar dan penuh nasehat dan kalau hari Raya Idul Fitri, dia itu selalu mencium ubun-ubun kepala anaknya. Ya itulah bentuk kasih sayangnya.

WhatsApp Image 2020-05-02 at 05.39.30

Kakek itu cara mendidiknya tidak dengan kekerasan tapi dengan nasehat dan anaknya diajarkan hidup mandiri baik laki maupun perempuan. Pokoknya pendidikan dan agama nomor 1 dalam keluarga. Alhamdulillah setelah dewasa kami semua punya keahlian masing masing di masyarakat dan ilmu pengetahuan yang diamalkan ,guru adalah salah satunya sampai di hari tua pun kami masih mengamalkan ilmunya semoga berguna bagi kita dan orang banyak. Aamiin.

Beliau mengajarkan bangun sebelum subuh, jam 3 pagi sudah mandi, Waktu tinggal di kebayoran baru, sholat subuh ke mesjid Al-Azhar, kita berjalan kaki ke mesjid , kakek membawa tongkat untuk mengusir anjing yang berkeliaran di jalanan,, karena suasana masih sepi, udara segar.. Beliau, suka berma’mum di shap terdepan di belakang imam. Pada saat itu yang sering menjadi imam buya HAMKA, ulama besar, imam tetap mesjid Al-Azhar kebayoran Baru. Saking seringnya di belakang buya, terjadi silaturahmi, pembicaraan asal muasal kakek Dimyati, punya sekolah di Purwakarta,,

Bunya Hamka, meminta kakek, mengadakan pengajian sore hari di mesjid Al Azhar,  Lalu Merintis pendidikan di al Azhar dengan tempat yang sederhana, di aulanya, duduk di lantai, mejanya hanya diklik (buat menaruh Al-Qur’an) Ada praktek sholat, juga. saya pernah ikut saat praktek sholat, saya ngompol. Tapi kakek tdk marah,, Beliau mengajar dengan sabar, dan sepenuh hati,

Walau waktu itu belum seperti sekolah, tapi kakek mengajar dengan buku persiapan mengajar. Kakek Dimjati tulusannya bagus dan rapi, Karena kakek bercerita, zaman kakek kecil dulu, beliau belajar sungguh-sungguh sehingga menguasai banyak bahasa. Berangkat subuh, pulang malam karena belajarnya jauh harus berjalan kaki, (lihat film lankar pelangi. Mungkin begitulah pejalanan jauh kakek ke rumah guru untuk belajar) Terbayang SEMANGAT KAKEK KITA MENUNTUT ILMU.

Kakek Dimyati terpanggil untuk memberikan ilmunya di Purwakarta karena mungkin banyak orang belum bisa membaca, dan mengaji, Apalagi saat itu , masa perang,, laki2 dipaksa untuk jadi romusa (katanya kerja paksa untuk membangun jalanan dll) jadi bpk2 bersembunyi di hutan kalau siang, dan pulang kalau sore bila sudah aman.

Kakek dan nenek mendidik tidak ada bayaran, orang tua murid memberi semampunya, ada yang memberi palawija (singkong, beras, pisang dll,) ada murid yang memberi tenaga,  (mencucikan baju, piring , nyapu , momong anak guru). Begitulah keikhlasan kakek dan nenek memberi ilmunya. Rumah kakek dan nenek besar di rumah panggung,,
Berlantai kayu dan sebagian bilik yang mengkilap karena di pel, Di ruang tamu bklai kaca, Jendela dan pintu ada 2. Kaca dan kayu, seperti rmh orang sunda, Terasnya ada tangga2. Rumahnya bagus di jaman itu, Kakek membuat sekolah di bagian belakang rumah yang menyatu tidak tepisah dari rumah, tapi ruang tersendiri, ( itu yg saya ingat )

Kakek terpelajar, di jadikan sekertaris lurah, Kakek cerita bliang di sayang oleh atasan nya, krn kerja nya rajin, Pagi sblum yg lain dtang, kakek menyapu, bersih2 , wktu solat azan dan jd imam, jd srmua pkerjaan diborong , bukan jd juru tulis saja ( dulu sekertaris di sebut juru tulis ) Kakek jg Ahli silat ,,beliau cerita, Waktu zaman jepang,, Ada serdadu jepang 2 orang datang ,melihat nenek cantik, Serdadu mengganggu nenek, Serdadunya di ambil kepalanya kanan kiri, sampai gak bisa napas, dan minta ampun,

Dulu saya suka mendngar kakek cerita, Kakek pernah sakit muntah darah di opname di RS BAYU ASIH. (mulanya bliau di br makanan, seperti di santet) krna Dokter tdk melihat sakit di badan kakek, Saking kakek di opname lama, kamarnya sampai dipindahkan di dekat kamar mayat. Kakek walau sakit, masih bisa membantu dokter mengobati orang gila yang ngamuk di rumah sakit,,

Selama hidup kakek banyak ilmunya, Bisa mindahin mahluk jin yg mengganggu manusia. Kakek pernah mindahkan jin dari rumah, yang orangnya dll dipindahkan oleh jin saat tidur, jadi mrk tdur di kolong tmpt tidur,, stlah kakek doakan, rmhnya jd aman.

Kakek suka batu cincin, dan tahu kekuatan di batu cincin itu, Banyak yang datang, untuk konsultasi khasiat batu cincin,, (pakai kertas ada tulisan bahasa arabnya, cincin di ikat benang, diputerin di atas kertas, cincinnya akan berhenti di tempat tulisan khasiatnya) itu yang saya lihat,,

Wah nenek Nyimas Oti Jubaedah juga HEBAT, Waktu kakek diopname, nenek mengurus anak-anaknya yang perlu makan, Nenek cari ikan bisa tangkep ikan sambil menyelam. Nenek menggantikan kakek mengajar. Nenek dulu ikut sekolah belanda lho. (waktu itu hanya anak orang terpandang yang bisa sekolah ) apalagi prempuan susah bisa diterima sekolah H.I.S ( saya juga Gak paham.

Kakek ke Jakarta di suruh pindah oleh uyut SUTAWIJAYA, kita memangilnya BAING , yang saat itu BAING keluarga kaya dan terhormat di Purwakarta. Beliau dari Purwakarta pindah ke Jakarta lebih dulu, dan kerja di kota praja (pemerintahan di jakata) di jakarta BAING banyak tanahnya. Lalu kakek Dimyati di panggil ke Jakarta, karena BAING merasa kakek Dimyati selain jadi menantu dianggap guru ngaji oleh baing, (mertua beljar ngaji sama mantu)

Saat kakek di jakrta, saya ingat ,bagai mana kakek belajar bhs indonesia, bertanya sama semua orang (belajar otodidak). Saya waktu ikut kakek ngajar privat ngaji di rumah orang kaya yang bolak balik ke luar negri. Wah pasti wwasannya luas,, (pastinya Gak sembarangan panggil guru ngaji). Keluarga kaya itu minta kakek ngajar di rmhnya di jemput anter pakai mobil mewah jaman itu,

Sunguh kakek luar biasa mengajar tafsir Al qurannya fasih, bhs indonesianya,, ( seperti ada mujizat ) saya yag melihat sampai kagum. Kakek mengajar privat ngaji di bbrp tempat, yang di anter jemput pkai mobil ibarat pejabat,  Ada kumpulan insinyur,  Ada di rumh dokter, Sampai sy sakit bulak balik berobat gratis, dan ada yang punya Apotik, Sampai di pesan sama pegawai apotik, kalau beli obat di diskon kel, Dimyati, ,, Itulah kalau orang tua baik kita terbawa baik, dan anak baik, orang tua jaga terbawa baik,,

Wah seru kalau inget masa kecil, karena kita masih kecil tinggal di kebayoran baru jadi saya dan teh Haji juga dapat pendidikan dari tk dan sering di ajak sholat subuh ke masjid Agung Al Azhar, Alhamdulillah skr tinggal kenangan yang tidak terlupakan.

Saya lanjut ya..jadi panjang nih ceritanya, nanti bisa dikaitkan dengan pembelajaran saat sekarang ini. Dulu pembelajaran sangat dekat, tidakada pembelajaran jarak jauh seperti sekarang ini. Apalagi kita terkena wabah covid-19.

Waktu di Al Azhar kebayoran , membuka sekolah masih se-adanya di aula mesjid lantai bawah, mengajar sendiri, Tambah lama murid tambah banyak,,Kakek minta bantuan pa ALDULLAH ( Bpk nya om jay ) wkt itu sdh bekerja di TNI AL ( angkatan laut bagian sipil ) pulang kerja, kang Endo ngajar bantuin kakek Dimyati,

Pa Achmad Abdullah pendidikannya GURU, jadi pas bantu mengajar, Akhirnya murid bertambah terus,,Di bangunlah sekolah Al Azar , baru 2 lokal,

WhatsApp Image 2020-05-02 at 21.13.25
Aki Dimyati bagus kali grafi tulisan arab nya, 👍 Kelas yg br di hiasin hasil karyanya,,
Saya bangga dengan kakek, Murid bertambah terus, Pasti butuh guru banyak,,SPP jadi mahal, Kakek Dimyati kurang sepaham,,Akhirnya mengundurkan diri, Kakek memutuskan mengajar privat ke rmh2 saja,,

kita rmh dr jln lamandau pindah ke Cipete, sy di tarik ikut Eceu Yayah ke purwakarta, wktu itu klas 3 SD, sampai kls 5. Alhamdulillah kls 5 di ikutsetakan ujian.. 😁 Anak2 aki sdh mulai berumah tangga, dan sy pulng ke jarta lanjut seklah,, Sampai sini dulu ya crta nya. 😁

Waktu itu keluarga besar dimjati tinggal di jl Lamandau 2 no 22 .blok C. Kebayoran baru. Krn uyut kita H M Djamhur Soeta Wijaya sbg panitya pembangan mesjid agung kebayoran jlnsisinga magaraja kebayorabaru. Rencananya uyut suta pingin membuat skolah agama di mesjid itu.alhadulilah pd thn 1960 mesjid agung kebayoran dl namanya itu dan nama brsama Buya Hamka Drs nadis bks duta besar mesir dl tinggalnya i dpn Al Azhar bersama rebugan unt mendirikan seko lah Islam.

Pada saat itu namanya madrasah islamiah mesjid agung dan belajarnya di aula pk bangku panang duduk di lantai stelah beerapa lm skolah di masjid ada musabaqoh d bilangnya lomba gaji di mesjid itu yg di hadiri oleh guru besar Dari mesir ya itu syaihul Azhar sbagai zuri mlh saat itu sy hrs ikut krn uyut suta saat itu punya kuasa. jd sy ikut .yg ikut banyak sy g Menang .pas acr lomba sls syaehul Azhar plg .sbg kenangan sy ms nyimpen stepel jadul yg ms nm madrasah islamiah mesjid agung sbagai kenangan perjuangan kake dimjati.

Ternyata soah itu kian lm berkembang pesat .pd th 1970 watu gubernur aili Sadikin membangun skolah Islam teladan. menghadap jl. sisingamangaraja .saat itu kake dimyati ms slatif kan ada ft bersama guru2 Al Azhar saat itu keliatan jg di ft kaka sy M a abdulah yg kl pg dinas di mabes al ms Aktf

WhatsApp Image 2020-05-02 at 21.43.29

Nah berkaitan dengan perkembangan jaman, sekolah makin maju namun pr ejabat pun banyak yg ingin belajar agama dg kake dimjati. Makin lm mkin banyak sdi buat brbepa kelompok pengajian .ktn waktunya habis terpaksa hrs ada yang dikorbankan. Pada akhirnya kakek dimjati melepas Al azhar. Dan waktu yang tanya knp Mama gak nerus.i Al Azhar .katanya mama memilih ngajar prifat nurut Mama ini lebih penting .kl ana2 ms banyak wsktu kl para Dr dral Ir dll yg sd di n orang dia au belajar di trpt umum jd biar aja Mama lepasin sekolah Al Azhar demi untuk kebaikan .

Jd itu jawaban kakek dimjati ke sy..sekian aja tsambaan Dr sy . Memang banyak sekali cerita tentang kakek dimyati yg sangat baik unt kita contoh .ini ada foto kenangan kake dimjati saat ms aktif di Al azhar.

Maaf ada kegiatan tengku syaeuh Azhar yang akhirnya pulang ke negaranya. Segala peninggalannya dihibahkan. Nama azharnya ditetapkan sebagai nama mesjid agung Al Azhar yang menjadi seperti sekarang ini.

Kakak mengajar penuh kasih sayang,, dengan hati,, jadi punya indra ke enam, (saking teliti di ulang2 materinya,, )
Sy melihat wktu kakek mengajar anak2 tetangga , mereka dtang ke rumah ada bbrapa anak ,,

Sy merasakan manfaat ilmu yg di ajarkan kakek selain mengajar jd Guru,
Sy di beri pelajaran membaca DOA,
LUAR BIASA setelah sy praktekkan,, Alhamdulillah,
Sy dalam acara2 resmi ,seminar, konferensi guru, porseni guru, kegitan kepemerintahan , dll, baik kegitan walikota sampai propisi di tugaskan baca doa,,
sy rasa itulah ilmu yg bermanfaat ,
Kakek suka bilang , ada ILMU LADUNI, ilmu yg di berikan Allah pada kita, tampa belajar,,
itulah yg sy rasakan,, wkt baru menikah, di cepete ada SD INPRES br di resmikan, sy bisa jadi guru, tampa ijasah guru,,

pindah ke tangerang,
sy tiba2 diminta menjdi guru , karena ada guru yg kecelakaan,
Akhirnya sy sdh punya anak 3 sekolah lagi , sy di tunjuk sbagi sekertaris organisasi guru TK tangerang, sampai saat pensiun sy masih penjadi pengus IGTKI – PGRI KOTA TANGERANG, (28th lebih ) jd pengurus organisasi guru IGTKI – PGRI ,
sy mengkordinir pendidikan guru di SPG,
dan kuliah guru2 Tk,
Itulah yg ditanamkan kakek kita ,
KHOERUNNAS ANFAUHUM LINNAS,
“SE BAIK – BAIK MANUSIA ITU YG MERMANFAAT BUAT ORANG LAIN ”
smg di contoh oleh cucu, buyut generasi berikutnya dr M.A.O DIMYATI, bermanfaat buat orang lain,,

Setelah pensiun sy masih merasakan yang di bilang kakek ILMU LADUNI, sy di beri kesempatan belajar ke malaysia, sy fikir untuk represing saja,
Tapi ternyata ilmu itu mjd keberkahan buat sy,,
Sy BISA MENJADI TRAFIS SEHAT, ( Totok wajah, terapi otak, totok bayu dara, Totok punggung ) bisa berbagi sehat untuk orang yg sakit,, Alhamdulillah sdh 100 orang lebih yg sy bantu menjd sehat , krna ilmu yg di berikan Allah, dan bermanfaat buat banyak orang ( dr yg sakit masuk angin sampai yg sakit struk )
kemungkin ini , ilmu turunan ,, BISA URUT dari nenek kita, yg bisa ngurut ya.. 😁
Alhamdulillah,,
Itulah karunia Allah,
Wasilah nya doa dr kakek dan Nenek kita, dan mrk mendidik dg sepenuh hati,,
Kita merasakan manfaat nya,,
“ILMU YG BERMANFAAT MENGALIR PAHALANYA SAMPAI KELIANG LAHAT,,
Aamiin.. 🤲

Yuu LANJUTKAN , membangun SEKOLAH di PURWAKARTA,
INSYAA ALLAH klau bergotong royong “PASTI BISA,,
yg pasti MENJDI IBADAH KITA DAN ORANG TUA KITA,,
dan di LANJUTKAN OLEH TURUNAN KITA, menjadi pahala yg mengalir untuk tabungan kita di akherat, dan menjadi manfaat buat masyarakat di purawakarta
Aamiin.. 🤲

WhatsApp Image 2020-05-03 at 12.52.08

Keahlian khusus kakek Dimjati yang tidak dipunyai guru lain adalah bisa menciptakan dan menyanyikan lagu yang islami, misalnya judul lagunya Hai Saudara Islam diseluruh alam. Lantunan lagu ini diperdengarkan kepada murid dann halayak ramai, sehingga mempunyai daya tarik sendiri bagi masyarakat terutama jamaah masjid Agung Al Azhar di Kebayoran Baru,

Alhamdulillah syair lagu ini pernah juga dilombakan th 1959 yang diikuti oleh madrasah se jakarta dan pemenangnya adalah madrasah masjid Agung, yang pada waktu itu namanya blm pakai Al Azhar, krn pimpinan Al Azhan dr Mesir belum berkunjung ke mesjid Agung, saya, ka Hanafi n Eneng jg waktu itu diikut sertakan u membaca Al Quran n alhamdulillah kita bertiga semua dapat juara n semua dapat hadiah, waktu itu saya n ka oi dapat hadiah kain sarung sedangkan Eneng dapat rok waktu itu namanya kenken, jadi kakek Dimjati itu mengajarkan jg sama murid lain lagu2 yg bernuansa islami, yg pada waktu itu madrasah lain tdk ada, makanya begitu lomba lagu jadi juara, krn lagunya membangkitkan semangat u umat islam.

Hal yang patut diteladani, kakek itu mengajar dgn penuh kesabaran dan keceriaan, kalo ada muridnya yang nangis kadang dibujuk sampai kadang dikadih permen. Nah kebiasaan beliau itu selalu membawa permen, disamping untuk konsumsi sendiri juga buat anak dan murid, krn waktu itu muridnya org kampung dilingkungan mesjid Agung Al Azhar.

Ada juga murid yang belajar di rumah tadinya hanya sendiri terus akhirnya sekeluarga ikut ngaji, anaknya waktu pertama ngaji sama beliau masih sekolah SD, trs SMP, trs SMA n sampai kuliah n sampai betgelar Dr, lalu kakek menyarankan u berhenti mengaji sama kakek, tapi yg dia bilang, selama pak ustad masih bisa ngajar saya, saya tdk mau berhenti dan yang lebih kita kagum kakek itu kalo ditanya bayaran bulanan, beliau tdk pernah pasang tarif, yang beliau sampaikan, yang penting ada ongkos untuk datang dan pulang, itu saja yang disampaikan beliau kepada murid yang ngaji private di rumah.

Masih panjang ceritanya, nanti dilanjutkan lagi ya!

 

Selamat Hari Pendidikan Nasional Dari Guru-guru SMP Labschool Jakarta

Tulisan 3 Guru Blogger Ini Layak Mendapatkan Hadiah Kejutan dari Penerbit Andi. Mereka Menulis dengan Hati.

WhatsApp Image 2020-03-26 at 10.13.18

Berikut ini daftar alamat blog yang beruntung dan mendapatkan hadiah kejutan berupa buku dari penerbit Andi yogyakarta. Ketiga tulisan guru blogger tersebut adalah:

  1. https://mashudazahri.blogspot.com/2020/04/menulis-3.html
  2. https://belajarmenulisbersamaomjayganteng.blogspot.com/2020/05/kunci-sukses-menjadi-penulis-setiap-hari.html
  3. https://edsamatra.blogspot.com/2020/05/motivasi-menulis-setiap-hari-dan_1.html

Omjay ucapkan selamat kepada 3 guru blogger di atas yang beruntung. Masih banyak tulisan lain yang bagus dan menginspirasi, namun keberuntungan ada pada ketiga guru blogger hari ini. Kesempatan emas masih terbuka lebar untuk anda.

Mohon segera dikirimkan alamat lengkap para guru blogger di atas untuk pengiriman buku ke WA omjay di 08159155515. Buat yang belum beruntung, masih ada kesempatan esok hari. Ingatlah mantra ajaib omjay, menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay, guru Blogger Indonesia

http://wijayalabs.com

Apakah Bisa Belajar Menulis Lewat Wa Group?

Belajar menulis itu berat, belajar menulis itu susah. apalagi menerbitkan buku. Hal itu saya dapatkan infonya dari banyak guru di Indonesia. Saya ingin berbagi ilmu tanpa harus bertemu. Kita bisa bertatap muka dalam dunia maya. Saya mulai bertanya dalam hati. Apa bisa ya belajar Menulis Cuma lewat WA Group?

Baca lebih lanjut