Tag Archives: guru ideal

Berbagi Sosok Guru Ideal di Yayasan Insan Kamil Bekasi

Senang rasanya bisa berbagi pengetahuan, dan pengalaman tentang sosok guru ideal di TPA-KB-TK-SD-TPQ Yayasan Insan Kamil di Taman Rahayu Regency A3/37 Bantar Gebang, Bekasi.

Sekitar 20 orang guru si sekolah ini mengikuti presentasi saya yang berjudul GURU IDEAL. Di akhir acara, kita semua berfoto bersama di halaman sekolah yang tertata apik, dan rapi. Saya pun serasa memiliki keluarga baru di yayasan Insan Kamil yang dipimpin oleh ibu Betty Risnalenny dan suaminya.

Ibu Betty adalah Kepala TK Insan Kamil, dan juga Wakil Ketua IGI Bekasi, dan saya selaku penasehat IGI Bekasi diminta oleh beliau untuk memberikan pencerahan kepada para guru di sekolahnya yang asri.

Usai presentasi, saya diberi oleh-oleh souvenir kura-kura, dan gantungan kunci hasil karya peserta didik dari SD Insan Kamil. Saya pun diajak berkeliling sekolah oleh ibu Betty yang berlantai 3 ini.

Sekolah yang berada di yayasan Insan Kamil sudah cukup modern. Saya melihat lab komputer yang sudah terkoneksi dengan jaringan LAN, sehingga guru TIK dapat mengontrol langsung aktivitas siswa selama menggunakan komputer. Sekolah ini juga sudah difasilitasi hotspot loh! Para guru dan siswa yang membawa laptop bisa internetan sepuasnya.

Dalam presentasi materi, saya memutar sejenak 2 cuplikan film 3-IDIOT. Dalam cuplikan film india itu, saya mengajak teman-teman guru untuk memperbaiki cara mengajar kita dari konvensional ke arah profesional.

Di film itu diceritakan bagaimana para mahasiswa diminta berlomba mencari 2 istilah asing, padahal 2 nama istilah itu adalah dua nama temannya yang ditambahkan dengan istilah asing.

Film 3-IDIOT mengajarkan kita para guru untuk lebih bijaksana dalam melaksanakan pembelajaran, dan tidak hanya melakukan tekanan kepada peserta didik seperti halnya berlomba. Kita pun tidak melulu teksbook. Guru ideal adalah guru yang mampu membuat pembelajarannya menjadi menyenangkan peserta didiknya. Ada komunikasi dua arah terjadi sehingga menuai prestasi tinggi.

Saat-saat presentasi awal, saya meminta teman-teman guru untuk menuliskan sosok guru ideal seperti harapan mereka. Saya pun meminta mereka menuliskan apa yang harus dilakukan untuk menjadi guru ideal, dan menanyakan kepada mereka apakah sudah menjadi guru ideal? Sebuah pertanyaan yang  juga saya tujukan untuk diri saya sendiri.

Hasil diskusi kelompok antar mereka sungguh luar biasa. Rata-rata teman-teman guru sudah tahu sosok guru ideal itu seperti apa, tetapi ketika ditanyakan apakah mereka sudah menjadi guru ideal, maka jawaban dari mereka adalah belum dan sedang menuju sosok guru ideal itu.

Guru ideal menurut teman-teman guru Insal Kamil adalah guru yang dapat memahami dan mengerti segala tingkah laku siswa di sekolah. Dia dapat memberikan kenyamanan bagi peserta didiknya sehingga ilmu yang diberikan dapat diserap dan bermanfaat bagi peserta didiknya. Dia mampu memberi teladan yang baik untuk muridnya. Guru yang bertanggungjawab terhadap anak, dan loyal terhadap tugas-tugas yang diberikan serta dilaksanakan dengan penuh dedikasi tinggi.

Guru ideal adalah seorang guru yang tidak hanya mengajar tapi juga mampu mendidik dan membentuk pribadi peserta didik yang baik. Dia memiliki sifat-sifat kenabian (Siddiq, tabligh, amanah, fatonah), dan memiliki akhlak terpuji. Menjunjung kejujuran, dan bertanggungjawab terhadap tupoksinya, serta ikhlas menjalankan kewajiban. Menyayangi anak dengan sepenuh hatinya, mampu bekerjasama dengan teman sejawat, dan berwawasan luas dengan banyak membaca, senang menulis, dan mengupgrade diri.

Terus terang, saya belajar banyak dari teman-teman guru di yayasan Insan Kamil ini. Mereka adalah guru-guru hebat yang membuat sekolah ini cepat sekali terkenal, dan mendapatkan kepercayaan masyarakat luas. Saya pun salut dengan kepemimpinan ibu Betty yang telah mendapatkan penghargaan sebagai kepala sekolah berprestasi di tingkat nasional.

Salut utuk ibu Betty, dan suaminya yang telah berhasil membangun sekolah ini menjadi berkembang, dan telah menghasilkan lulusan 2 angkatan. Saya yakin, sekolah ini akan segera mendapatkan nilai akreditasi A setelah mampu mensinergikan potensi unggul para gurunya yang masih muda, dan memiliki semangat tinggi. Bravo untuk ibu Betty! Anda adalah sosok guru ideal yang saya cari. Berusaha keras agar sekolah ini terus berkembang, dan menuai prestasi tinggi di kota Bekasi.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Iklan

Guru Ideal (SEbuah Kado di Hari Guru)

SAAT tulisan ini dibuat, penulis sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti final Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran 2008 tingkat nasional yang dilaksanakan rutin tiap tahun oleh Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga kependidikan, Depdiknas. Ada rasa bangga dan bahagia karena dapat menjadi finalis lomba bergengsi ini. Namun, hati kecil penulis mengatakan apakah dengan menjadi finalis lomba tersebut, penulis sudah menjadi guru ideal? Bagaimanakah sosok guru ideal itu?
Baca lebih lanjut

MENJAGA LABSCHOOL AGAR TETAP UNGGUL

MENJAGA LABSCHOOL AGAR TETAP UNGGUL
(Sebuah Refleksi di Ulang Tahun Labschool ke-40)

Tulisan ini diilhami dari hasil perenungan yang mendalam. Juga mengambil hikmah dari terjadinya musibah kebakaran di Labschool, Rabu 30 Juli 2008. Si jago merah itu telah melumat habis beberapa fasilitas Labschool. Hanya dalam hitungan menit fasilitas yang megah itu hilang ditelan bumi. Padahal, baru sehari sebelumnya kami bangga karena akan terpilih menjadi sekolah sehat di DKI Jakarta. Melalui lomba sekolah sehat (LSS) kami berharap mendapatkan juara pertama dan mengungguli sekolah lainnya.

Harapan terkadang berbeda dengan kenyataan. Kebakaran di Labschool telah membuat suasana sekolah berubah. Berubah menjadi kecemasan, apakah setelah fasilitas terbakar kami mampu menjaga Labschool agar tetap unggul? Apakah fasilitas merupakan segalanya untuk mencapai keunggulan?.
Baca lebih lanjut

MENCARI SOSOK GURU IDEAL

guru ideal

guru ideal

Oleh: Wijaya Kusumah

Guru ideal adalah dambaan peserta didik. Guru ideal adalah sosok guru yang mampu untuk menjadi panutan dan selalu memberikan keteladanan. Ilmunya seperti mata air yang tak pernah habis. Semakin diambil semakin jernih airnya. Mengalir bening dan menghilangkan rasa dahaga bagi siapa saja yang meminumnya.

Guru ideal adalah guru yang mengusai ilmunya dengan baik. Mampu menjelaskan dengan baik apa yang diajarkannya. Disukai oleh peserta didiknya karena cara mengajarnya yang enak didengar dan mudah dipahami. Ilmunya mengalir deras dan terus bersemi di hati para anak didiknya. Benarkah sosok itu ada? Lalu seperti apakah sosok guru ideal yang diperlukan saat ini?
Baca lebih lanjut