Tag Archives: kurikulum

Kurikulum Mata Pelajaran TIK Terbaru

Usul yang bagus dari pak lucky di group WA KOGTIK:

Om Jay dan teman2 guru, usul saya utk kurikulum TIK adalah kita membatasinya dalam Framework sebagai sasaran dan fokus kita. Mengapa? karena dunia IT itu terlalu luas dan dinamis, tidak mungkin kita guru mengajarkan semuanya, dan tidak mungkin kita juga mengetahui semuanya.

Frameworknya juga hrs fleksibel, tidak hanya mempertimbangkan aplikasi termutakhir, tapi apakah apps itu bisa bertahan lama?

Saya usul framework kita terbagi tiga yaitu:
1. Attitude,
2. Knowledge
3. Skill.

Jadi tiap bab pelajaran kita terbagi tiga bagian, awalnya adalah Attitude apa yg ingin kita capai melalui bab tersebut? Baru Pengetahuannya, dan yang terakhir adalah Skill nya…

Jadi kurikulum walaupun tanpa komputer, seperti sekolah yg tidak memiliki infrastruktur tersebut, asal sudah mencapai Attitude dan Knowledge, dpt dianggap telah mencapai kompetensinya…

Bagian skill terbagi dua, yaitu skill dasar, dan skill pengembangan, sesuai kemampuan guru dan perangkat sekolah masing2…

Dibukunya hanya mencantumkun skill dasar sementara skill pengembangan hanya sebuah konsep apa yg bisa dilakukan. Umpama satu sekolah mengajarkan Pascal, yg lain bisa PHP, Phyton dsbnya…

jadi Kurikulumnya bisa menjangkau mulai dari yg tidak punya infrastruktur dan guru yg tidak punya skill, sampai pada sekolah yg memiliki keduanya dalam tahap lanjut…

Tahap lanjutnya tidak di cover atau akomodasi dalam bukunya, tapi diapresiasi dalam olimpiade TIK tahunan, seperti yg teman2 telah lakukan…

Kerinduan saya adalah sebuah kurikulum TIK yang kuat dalam karakternya. Menanamkan cinta bangsa dan tanah air melalui mencintai produk2 digital dalam negeri. Menghormati hak cipta, dan memotivasi kreativitas. Sebuah karakter yg menolak dijajah secara digital dan mulai mengembangkan teknologi yg sesuai dgn karakter bangsa…

Kita harus menekankan pada pembelajaran karakter dan diri kita sebagai pendidik, bukan pengajar. Karena kalau hanya pengajar, semua informasi internet dan aplikasi daring bisa mengajar… saat mereka telah sempurna dapat melakukannya maka peran para guru pengajar pun hilang.

Karakter dan atitude tidak bisa diajarkan melalui informasi… hanya bisa dididik dan dibentuk oleh manusia yg lain, yaitu kita pàra guru sebagai pendidik…

Iklan

Daftar Peserta Sementara Seminar Nasional Computer Science di Aula Kemdikbud Senayan

seminar nasional yang bertajuk “Computer Science sebagai Mata Pelajaran dan Arah Kebijakan Pemerintah dalam Kurikulum Nasional untuk peningkatan Pendidikan TIK di Sekolah”.

seminar nasional yang bertajuk “Computer Science sebagai Mata Pelajaran dan Arah Kebijakan Pemerintah dalam Kurikulum Nasional untuk peningkatan Pendidikan TIK di Sekolah”.

Berikut Data Calon Peserta Seminar Nasional “Computer Science” tgl 18 September 2015. Data ini belum termasuk yang melakukan registrasi via SMS/Telepon dan email :
(Perkembangan Update data terbaru akan disampaikan hingga hari H kegiatan) Peserta Seminar akan kembali mengisi Formulir Kehadiran pada tanggal 18 September 2015 mulai pukul 13.00 wib. Mohon hadir tepat waktu sebelum acara dimulai, Tks

NO NAMA KOTA
1 HASBULLAH (KEPULAUAN SERIBU)
2 NOVITA SULISTIANI,SE (BANDAR LAMPUNG)
3 BAGUS AJI SANTOSO (BANDUNG)
4 ARIS PARIDI (BANDUNG)
5 YAYA SUHARYA, S.KOM, MOS (BANDUNG BARAT)
6 ALEX PRAYOGO (BANYUWANGI)
7 ALAMSYAH (BEKASI)
8 AMAT DAMURI (BEKASI)
9 CALAM ABDUL SALAM (BEKASI)
10 HARNOKO (BEKASI)
11 IQBAL (BEKASI)
12 LUSI ENDANG SUDARMANI (BEKASI)
13 M NASIRUDIN (BEKASI)
14 SITI AISYAH RANGKUTI (BEKASI)
15 SURYO NUGROHO (BEKASI)
16 WIJAYA KUSUMAH (BEKASI)
17 WIWIN SABAYANTI (BEKASI)
18 YUNI SAFITRI (BEKASI)
19 NIMUN JAUHARI (BEKASI)
20 ENDRI APRIANTO (BEKASI )
21 MULYADI (BENGKALIS)
22 M. ABDUL SOLEH (BLORA)
23 AGUS KURNIAWAN (BOGOR)
24 AHMAD FADHLI (BOGOR)
25 ANIS KURILAH (BOGOR)
26 ASWIEN ROESLI, S.KOM (BOGOR)
27 DEDEN A.ROSYID, S.PD (BOGOR)
28 DIDI SUPRIADI (BOGOR)
29 ILHAM, S.KOM (BOGOR)
30 RAMLI SETIADI, S.PD (BOGOR)
31 ROSYAIDA SAARA HELLENA (BOGOR)
32 SRI MUJIASTI (BOGOR)
33 SUGIYANTO (BOGOR)
34 TRISTYO KRISHARTOMO (BOGOR)
35 YOHAN ADI SETIAWAN, S.KOM (BOJONEGORO)
36 YUNI YEKTI MUMPUNI (BONDOWOSO)
37 DIAN EMMA C. (CIANJUR)
38 IHAT SOLIHAT (CIANJUR)
39 IRMANSYAH (CIANJUR)
40 SAEFULLOH (CILEGON)
41 SOFIYAN (CILEGON)
42 DIAN RAHADIAN (CIMAHI)
43 ABDUL FATONI (CIREBON)
44 IMAN NASUHI (CIREBON)
45 TASIMAN, S.PD.I (CIREBON)
46 ACHMAD FAIDHANI (DEMAK)
47 NUR KHAMID (DEMAK)
48 BASRI (DEPOK)
49 DENNY HERMAWAN (DEPOK)
50 MUHAMMAD TAUFIK (DEPOK)
51 NOVAL S. MUBARAK (DEPOK)
52 SASMITO YUDHO ISWORO (DEPOK)
53 IRMAH YULIATIN (DKI JAKARTA)
54 VIVID QUATRICIA (DKI JAKARTA)
55 AYI AAM (GARUT)
56 SUPRITNO MENU, S.SI (GORONTALO)
57 TITIN PIPII (GORONTALO)
58 SYAIFUL ARIF, M.PD (HULU SUNGAI UTARA)
59 LIA FAZLIA (JAKARTA)
60 MUHAMAD SUHARDI, M.PD (JAKARTA)
61 NURFIA SURYANI (JAKARTA)
62 ALAMSYAH (JAKARTA BARAT)
63 ARIF NUGROHO (JAKARTA BARAT)
64 ARYO FEBRIAN (JAKARTA BARAT)
65 ASEP SUKAEDI (JAKARTA BARAT)
66 BAMBANGSUSETYANTO (JAKARTA BARAT)
67 DEDI SUPENDRA (JAKARTA BARAT)
68 DEDY PRIHATIN (JAKARTA BARAT)
69 FURQON (JAKARTA BARAT)
70 HAFID (JAKARTA BARAT)
71 MASHUD (JAKARTA BARAT)
72 MUHAMAD, S.PD (JAKARTA BARAT)
73 ROHILI, S.PD.I (JAKARTA BARAT)
74 SANAN, S.PD (JAKARTA BARAT)
75 SITI NURJANNAH TAMBUNAN (JAKARTA BARAT)
76 HABIEL HABIBILLAH (JAKARTA BARAT)
77 TUTI RAHMAH, S.PD (JAKARTA BARAT)
78 NINING ANGGRAINI (JAKARTA BARAT)
79 NATANAEL MARBUN (JAKARTA PUSAT)
80 ALNIS DWIPAYANA (JAKARTA PUSAT)
81 ABDUL SYUKUR (JAKARTA SELATAN)
82 ACHMAD KHULAIFI (JAKARTA SELATAN)
83 ALI NURDIN (JAKARTA SELATAN)
84 ANDRI, S.KOM (JAKARTA SELATAN)
85 ASMAWATI (JAKARTA SELATAN)
86 FX. DENDY INDRA .S (JAKARTA SELATAN)
87 H YOURI SKOM MM (JAKARTA SELATAN)
88 HADDY PRIADY (JAKARTA SELATAN)
89 HADY SAFRUDDIN NUR (JAKARTA SELATAN)
90 HASIM ASHARI (JAKARTA SELATAN)
91 IDWAN DESHIRA (JAKARTA SELATAN)
92 INDRASARI DEWI (JAKARTA SELATAN)
93 IRMA FARHANAH (JAKARTA SELATAN)
94 KHOLIPAH (JAKARTA SELATAN)
95 NURTATI (JAKARTA SELATAN)
96 RAJA M.A.H.A.P. TAMBA (JAKARTA SELATAN)
97 RINA EL VITRA (JAKARTA SELATAN)
98 SYAIFUL ANWAR (JAKARTA SELATAN)
99 SYAIFUL RAMADHAN (JAKARTA SELATAN)
100 TIGOR AGUSTINUS (JAKARTA SELATAN)
101 WIWIN SUKAENAH (JAKARTA SELATAN)
102 MAKMUR,S.PD (JAKARTA SELATAN)
103 MAYA MASITHA ASTRIANI (JAKARTA SELATAN)
104 CICIH SULASTRI,S.PD (JAKARTA SELATAN )
105 FIERGI OKTARIA (JAKARTA SELATAN )
106 ADEL BAHRUM (JAKARTA TIMUR)
107 AMMAR SUHADA DJAMAIN (JAKARTA TIMUR)
108 APRIAN INDRA SAPUTRA (JAKARTA TIMUR)
109 ARDHA KURNIA, S.PD (JAKARTA TIMUR)
110 ASMAD. S.AG (JAKARTA TIMUR)
111 CATUR YOGA M (JAKARTA TIMUR)
112 DAFID (JAKARTA TIMUR)
113 DIAH LINA SETIYAWATI (JAKARTA TIMUR)
114 DIMAS RIADI (JAKARTA TIMUR)
115 DRA.CUCU EMILIYAH,M.PD (JAKARTA TIMUR)
116 HASAN BASRI (JAKARTA TIMUR)
117 HILDA KURSINAH, M.KOM (JAKARTA TIMUR)
118 LAUTHFI BERDIAN WARDHANA (JAKARTA TIMUR)
119 M. ARY IRAWAN (JAKARTA TIMUR)
120 MURSINAH, S.PDI (JAKARTA TIMUR)
121 NADIYAH (JAKARTA TIMUR)
122 NUR MALAHAYATI,S.PDI (JAKARTA TIMUR)
123 NURJANAH (JAKARTA TIMUR)
124 NURLAILA HASYIM, S.SI (JAKARTA TIMUR)
125 OMBI BALI, S. PD (JAKARTA TIMUR)
126 PESTA LIANA SILALAHI, M. PD (JAKARTA TIMUR)
127 RIKA MAULINA, S.KOM (JAKARTA TIMUR)
128 RULLY SYAFRIZAL (JAKARTA TIMUR)
129 SENA OKTO PRIANKARTINO (JAKARTA TIMUR)
130 SITI AMINAH (JAKARTA TIMUR)
131 SITI JUNAIDA, S. SOS. I (JAKARTA TIMUR)
132 SUDARJA, S.PD (JAKARTA TIMUR)
133 SUGANDI (JAKARTA TIMUR)
134 WIRDA HANDAYANI (JAKARTA TIMUR)
135 YASIR RIADY (JAKARTA TIMUR)
136 YOSEPHINE SRI ANGKASA (JAKARTA TIMUR)
137 ZAENAL JAMALUDIN (JAKARTA TIMUR)
138 PRAMISTITI ROCHANDAYANI (JAKARTA TIMUR)
139 SITI AMINAH (JAKARTA TIMUR )
140 ZAINAH S.PD.I (JAKARTA TIMUT)
141 DWI ESTI SURYANINGSIH,S.KOM (JAKARTA UTARA)
142 FIRDAUS (JAKARTA UTARA)
143 JEFRI BRAMULIA (JAKARTA UTARA)
144 KOMARRUDIN (JAKARTA UTARA)
145 MAHMUDAH (JAKARTA UTARA)
146 MARIA DWI NOVIE INDRIANI (JAKARTA UTARA)
147 MUHAJIRIN (JAKARTA UTARA)
148 SRI ROCHMIYATI (JAKARTA UTARA)
149 SUWANTO (JAKARTA UTARA)
150 SOPIAH,S.PD (JAKUT)
151 MULIANI OKTAVIA (JAWA BARAT)
152 JOKO SUPRIYONO (JEPARA)
153 SYAMSUARDI (KAB. BEKASI)
154 EKO KURNIAWAN,S.PD (KAB. BOGOR)
155 SUPRIYADI, S.PD.I (KAB. BOGOR)
156 AMIN, S.PD (KAB. CIREBON)
157 HERMAN, M.KOM. (KAB. CIREBON)
158 TYASTUTI (KAB. MADIUN)
159 DALIA HALMAHERA, S.PD (KAB.BOGOR)
160 EMA RACHMAWATI (KAB.BOGOR)
161 SARIFUDIN,S.PD.I, M.PD. (KABUPATEN BEKASI)
162 DEDEN SUPRIATNA (KABUPATEN BOGOR)
163 FRENGKI LESIANGI, SST (KABUPATEN ROTE NDAO)
164 ABDULLAH SYAIFUL, S.KOM (KABUPATEN SUKABUMI)
165 ALESHA MADYA H, S.KOM (KABUPATEN TANGERANG)
166 ENY SURYANINGSIH, M.PD (KABUPATEN TANGERANG)
167 EVI HARTINI, S.KOM (KARAWANG)
168 HADI MULYADI, S.PD (KARAWANG)
169 HERMAWAN, S.PD, M.PD (KARAWANG)
170 ISKANDAR MAARIF (KARAWANG)
171 LISTIN HOTIMAH, ST (KARAWANG)
172 MUDADI (KARAWANG)
173 MULYONO, ST (KARAWANG)
174 SUGIH NUGRAHA JATNIKA,S.PD (KARAWANG)
175 I PUTU ARDI SUPARTAWAN (KLUNGKUNG)
176 HEMIAL MIZLEM MATULESSY (KOTA AMBON)
177 WAWAN R (KOTA BANDUNG)
178 FIRMANSYAH (KOTA BEKASI)
179 SURATNA, S.PD, M.M (KOTA BEKASI)
180 RUDI ANWAR (KOTA BOGOR)
181 FERY RAHMANTO (KOTA DEPOK)
182 BUDI PRASETYA (KOTA SERANG)
183 ASEP RAJAB GP (KOTA SUKABUMI)
184 ABDURROHMAN (KOTA TANGERANG)
185 FARID DRIAN SAPUTRA (KOTA TANGERANG)
186 JUMAIDAH (KOTA TANGERANG)
187 MUHAMMAD FAHMI (KOTA TANGERANG)
188 ILHAM NURI (KOTA TANGERANG )
189 MAMAH SUMARNITA.K, S.PD.SD (KOTA TANGERANG )
190 SITI CHALIMAH (KOTAWARINGIN TIMUR)
191 MARDI SANTOSO (LEBAK)
192 RIDWAN (LOBAR)
193 PITER, S.KOM (LUWU UTARA)
194 JOKO WIRANTO, S.PD.SD (MAGELANG)
195 STELLA SEKAR PUTRI WISPINESTI (MAGELANG)
196 RAMDHAN SUGANDA (MAJALENGKA)
197 SILVESTER CHRSITIAN HAREFA (MEDAN )
198 FIRMAN ARDIANSYAH,S.PD (MOJOKERTO)
199 MIFTAHUL AZMIL UMUR (MUARO TEBO)
200 LUKAS NGISO WEA, ST (NGADA)
201 IRWAN PUTRA (PADANG)
202 VICO BENZITO, S.PD (PADANG PANJANG)
203 HJ. SRI RUMI YUDIARTI, S.PD.M.SI (PALEMBANG)
204 AZHAR (PANDEGLANG)
205 EDI SUPRIYANTO (PANDEGLANG)
206 AHMAD YONI ROMDHONI (PEKANBARU)
207 SAHARUDDIN (PRINGSEWU)
208 MEDI TARUK (SAMARINDA)
209 NAFIAN NUGROHO YULIANTO (SEMARANG)
210 BUDI SANTOSA,ST (SIDOARJO)
211 RENI MAYA SEROZA (SOLOK SELATAN)
212 SYAIFUL ANWAR (SUBANG)
213 RIFAN. ST (SULABUMI)
214 PETRUS PAULINUS PATTY (SUMBA TENGAH/WAIBAKUL)
215 TRI BUDIHARDJO (SURAKARTA)
216 WISNU SANJAYA (SURAKARTA)
217 ABDUL HARIS NURUDIN (TANGERANG)
218 AGUS JAMALUDIN (TANGERANG)
219 AJI RADITYA (TANGERANG)
220 ANDI AWALUDDIN (TANGERANG)
221 ANGGA ANDRIYADI (TANGERANG)
222 ARGI LUKKA HUTAGALUNG (TANGERANG)
223 ARIYO AJI SADEWO (TANGERANG)
224 CICILIA PARTINAH, S.PD (TANGERANG)
225 CIPTANING TYAS KUSUMA DEWI (TANGERANG)
226 DWI AGUNG PURNOMO (TANGERANG)
227 ENUNG YUSI SUSWANTI KUSUMAH (TANGERANG)
228 ERNY KISTYANINGSIH, M.PD (TANGERANG)
229 GITA DESI LESTARI (TANGERANG)
230 HERLINA, SE (TANGERANG)
231 RIZA ASRIYANI (TANGERANG)
232 ROHYANI, S.PD (TANGERANG)
233 SITI NIHLA IZATI (TANGERANG)
234 SUNDARI, S.PD (TANGERANG)
235 SUPRAYITNO, S.KOM, MM (TANGERANG)
236 TUTI ROSDIANA, S.PD (TANGERANG)
237 YAYAH MASHULIYAH (TANGERANG)
238 YOMA ELMIKASARI, S.PD (TANGERANG)
239 LUSYA SILITONGA (TANGERANG)
240 HUSRUL MUTTAQIN (TANGERANG KOTA)
241 ERWAN SETIAWAN (TANGERANG SELATAN)
242 FIRMAN SYAH (TANGERANG SELATAN)
243 INDRA BAYU SUDIRMAN (TANGERANG SELATAN)
244 MAMAN SURYAMAN (TANGERANG SELATAN)
245 REGI RAMADHANI (TANGERANG SELATAN)
246 TUBAGUS SEDYAYUNTA (TANGERANG SELATAN)
247 TUTI ALAWIYAH (TANGERANG SELATAN)
248 YASIR NAHARI (TANGERANG SELATAN)
249 ZAINAL ABIDIN,S.PD.MM (TANGERANG SELATAN)
250 MUHAMMAD RIZA (TANGERANG SELATAN )
251 DEDI HADIANTO (TASIKMALAYA)
252 FATHONY IRSAT, S.SI, S.PD (TUBAN)
253 WAHYU ARISMAN (WAJO)
254 YASSER ARAFAT, S.PD. (WAJO)

Bagi yang namanya belum ada, bisa registrasi online di

https://docs.google.com/forms/d/1yyoyZtaMto_4b3lLea1dFSSpTumk-Rj9MVbVn0m4-vo/viewform

Surat untuk Mendikbud Anies Baswedan

Jakarta, 17 Agustus2015

Kepada Yth.

Prof. Anies Baswedan

Menteri PendidikanNasional

di Senayan, Jakarta

Assalamualikum Wr.Wb.

Bersama surat ini,saya bermaksud untuk menyampaikan keprihatinan saya dengan kurikulum2013 khususnya implementasi teknologi TIK di dunia pendidikan.

Saya melihat guruTIK & TIK di sekolah sebagai kunci dan aset yang sangat strategisuntuk bangsa Indonesia ke depan. Khususnya untuk memenuhi hak azasibangsa menjadi pandai dan dapat mengeksplorasi pengetahuan tanpa dibatasi oleh struktur sekolah, ruang kelas, bangunan dan waktu. Inipenting karena sistem pendidikan konvensional, hanya mampu menjamin10% dari bangsa menjadi sarjana. 90% lainnya harus gigit jari karenadibatasi oleh ruang, waktu dan biaya.

Saya bermimpi agarada pemberdayaan guru TIK untuk mentransformasikan sekolah menjadie-learning / e-school / Ujian National Computer Based Test (UN-CBT)tanpa menjadikan para guru TIK sebagai sales tanpa dibayar olehvendor software proprietary yang tidak open source. Ini sangatpenting agar bangsa ini menjadi Berdaulat dan Merdeka tidak di jajahsoftware proprietary yang tidak open source. Semoga keberadaane-school bisa membantu menaikan throughput pendidikan agar anak kitayang masuk SD dapat jaminan menjadi sarjana 16 tahun kemudian.

Saya prihatinmendengarkan cerita guru TIK yang harus menjelma menjadi guru BK,guru-guru mapel lain, bahkan menjadi jajaran birokrasi di Dinas.DIKNAS kehilangan aset yang luar biasa dan harus memulai banyak haldari NOL jika ini dibiarkan. DIKNAS harus cepat mengubah arah gerakanini agar fondasi pendidikan tidak goyah dan mampu untuk mendukungperubahan bangsa menuju knowledge based society.

Usulan penguatanfondasi pendidikan yang terkait TIK adalah:

  • Mata Pelajaran TIK tetap di pertahankan. Lebih baik lagi jika di kembang untuk menunjang transformasi seluruh sekolah menjadi e-learning / e-school.
  • Ubah isi mata pelajaran TIK menjadi penunjang explorasi pengetahuan siswa. Dengan kondisi yang ada di sekolah terutama di daerah, tidak mungkin kita mengandalkan guru-guru mata pelajaran normal untuk membantu explorasi pengetahuan berbasis TIK. Saran saya, ubah isi TIK dari skill menggunakan komputer menjadi keterampilan untuk explorasi pengetahuan, seperti, simulasi berbagai bidang ilmu, akses ke e-library, online learning menggunakan moodle, dll.
  • Berdayakan guru TIK agar mendukung explorasi pengetahuan & e-learning berbasis open source. Proses transformasi sekolah menjadi sekolah berbasis TIK hanya di mungkinkan jika kita memberdayakan dengan baik guru TIK. Kita perlu menyiapkan modul sekolah berbasis TIK dan Training of Trainer bagi para guru TIK bahkan menyekolahkan mereka ke jenjang yang lebih tinggi.
  • Membuka kemungkinan bagi sekolah-sekolah yang mampu untuk secara agresif mengadopsi TIK dan mengimplementasikannya secara swadaya masyarakat bekerjasama dengan berbagai mitra di wilayahnya tanpa mengganggu APBN dan APBD.

Saya yakin Pak Aniessebagai MENDIKNAS akan legowo dan berbesar hati untuk menanamkanfondasi yang kuat dalam dunia pendidikan agar bangsa ini dapatmenjadi bangsa yang besar di wilayah Asia Tenggara.

Semoga Allahmemberikan kekuatan dan membalas budi baik Pak Anies.

Wassalam Wr. Wb.

Onno W. Purbo

Tembus:

Guru, Dosen, Buku, dan Kurikulum Baru

guru dan dosen

guru dan dosen

Begitu banyak tulisan tentang guru di berbagai media. Seolah-olah hanya guru yang disalahkan dalam lemahnya ranah pendidikan di negeri ini. Para dosen di perguruan tinggi tak mau disalahkan, sebab kunci kuatnya pendidikan terletak pada guru. Padahal kita melihat, kualitas guru kita menjadi kurang baik lantaran rendahnya mutu dosen di tingkat perguruan tinggi . Terutama dosen-dosen di lembaga pencetak para guru. Silahkan anda lakukan penelitian, pastilah anda akan mendapatkan kenyataan itu. Tak usah marah, mari kita sikapi dengan cara yang bijaksana.

Baca lebih lanjut

Guru dan Kurikulum

533099_10151249293086582_117301963_nSebenarnya, tulisan ini akan saya kirimkan ke media cetak. Tapi saya tak yakin akan lolos di meja redaksi. Sebab penulis hanya seorang guru biasa. Bukan pakar pendidikan, apalagi pakar kurikulum. Pastilah tulisan ini akan ditolak dan dikembalikan.  Begitulah prasangka saya yang terbiasa menulis di blog.

Baca lebih lanjut

Kurikulum Muatan Lokal Perlukah??

KURIKULUM MUATAN LOKAL

A. Latar Belakang

Indonesia terdiri dari lebih dari 3500 buah pulau yang dihuni oleh berbagai suku bangsa yang mempunyai berbagai macam adapt-istiadat, bahasa, kebudayaan, agama, kepercayaan dan sebagainya. Berbagai kekayaan alam baik yang terdapat didarat, laut, flora fauna dan berbagai hasil tambang yang semuanya merupakan sumber daya alam.

Kebudayaan nasional yang didukung oleh berbagai nilai kebudayaan daerah yang luhur dan beradab yang merupakan nilai jati diri yang menjiwai perilaku manusia dan masyarakat dalam segenap aspek kehidupan, baik dalam lapangan industri, kerajinan, industri rumah tangga, jasa pertanian (argo industri dan argo bisnis), perkebunan, perikanan perternakan, pertaqnian holtikultura, kepariwisataan, pemeliharaan lingkungan hidup sehingga terjadi kesesuaian, keselarasan dan keseimbangan yang dinamis.

Baca lebih lanjut