Tag Archives: menulis

Meningkatkan Keterampilan Menulis Melalui Pembuatan Buku Fiksi dan Non Fiksi

makalah-wijaya-kusumah-labschool-1

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang

SMP Labschool Jakarta adalah salah satu sekolah yang ikut  serta mengkampanyekan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dari kementrian pendidikan dan kebudayaan. Di sekolah kami, siswa tidak hanya sekedar membaca buku, tapi juga sudah mulai menulis dan menerbitkan buku. Sebuah kegiatan yang masih jarang dilakukan di sekolah lainnya.

Baca lebih lanjut

Mau Pesan Buku Omjay?

Teman teman terbaik yang omjay sayangi semuanya.

Alhamdulillah semakin banyak yang pesan buku omjay. Luar biasa responnya, omjay sama sekali tidak menyangka sedahsyat ini.

Terima kasih atas kepercayaan membeli buku ini. Sungguh saya tidak menyangka ternyata menulis di blog bukanlah pekerjaan yang sia sia. Banyak peristiwa bisa dituliskan. Omjay banyak belajar dari kawan kawan blogger lainnya.

Blog memang alat rekam yang ajaib. Dengan mantra ajaib “menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi,” omjay menulis dari apa yang disukai dan dikuasai. Menulis adalah sebuah hobi yang mendatangkan rezeki.

Buku menulis blog untuk pendidikan adalah buku ke sembilan dari 10 buku yang omjay tulis. Semoga dapat bermanfaat buat pembaca. Setidaknya dapat memberikan motivasi tersendiri buat guru guru di indonesia. Blog bisa dijadikan media pembelajaran buat para guru dengan muridnya.

Harga buku ini 52 ribu dan belum termasuk ongkos kirim via jne. Bagi yang mau pesan bisa transfer ke bank BRI kcp diknas jakarta rek 122001006537505 a.n. Wijaya Kusumah.

Terima kasih kepada pak Wiranto Indeks yang selalu siap mengantar buku ini ke sekolah labschool hampir setiap hari. Silahkan sms omjay di 08159155515 utk pemesanan buku.

Semoga royalti bukunya lumayan untuk bayar kuliah S3 omjay di pps unj. Mohon doanya cepat wisuda. Aamiin.

tik-buku

Teruslah Menulis & Berbagi Ilmu

Teruslah menulis dan berbagi ilmu melalui tulisanmu. Ingatlah mantra ajaib omjay “menulislah setiap hari dan perhatikan apa yang terjadi”.

img_2976

Belajar Kiat Menulis di MAN Insan Cendekia Serpong

Rabu, 21 September 2016, Omjay diundang ke MAN Insan Cendekia Serpong sebagai pembicara. Omjay diminta menyampaikan pengalaman kiat menulis karya tulis ilmiah. Materi yang omjay sampaikan dapat diunduh di sini.

man-insan-cendekia-serpong

Terima kasih atas undangannya. Semoga bisa kembali silahturahim ke man insan cendekia serpong, Tengerang Selatan.

omjay-sertifikat-man-cendekia

Menulis Cepat

Menulis Cepat? Bagaimana Caranya?
Oleh: Wijaya Kusumah
 
KOMPAS.com — Banyak teman yang bertanya kepada saya bagaimana caranya menulis dengan cepat. Lalu saya jawab, bila Anda ingin menulis dengan cepat, menulislah seolah-olah Anda mengobrol dengan seorang lawan bicara. Anggaplah pembaca sebagai lawan bicara Anda karena dengan begitu kata demi kata meluncur dengan deras dari otak Anda yang cerdas itu.
 
Tak perlu malu dan ragu. Lekaslah menulis. Menulis cepat pada hakikatnya adalah kemampuan yang bisa dimiliki oleh setiap orang.
 
Setiap manusia memiliki kemampuan menulis dengan cepat. Anda bisa dan saya pun pasti bisa asalkan telah terbiasa melakukannya. Sebab, menulis cepat terjadi dari gerakan alam bawah sadar kita yang membuat tulisan itu akhirnya muncul. Persoalan dibaca atau tidak, itu urusan belakangan karena yang terpenting adalah sudah melakukan proses menulis cepat.
 
Dengan menulis cepat, banyak hal yang bisa Anda tuliskan. Meskipun demikian, harus ada tujuan dalam hati yang ditujukan untuk diri sendiri kenapa mau menulis.
 
Menulis dengan cepat dapat dilakukan dengan beberapa langkah ringan saja. Kondisi Anda rileks saja. Sebab, dalam keadaan rileks Anda seperti orang jenius, yaitu sebuah kondisi saat Anda merasakan semua hal yang ada di kepala tersalurkan dengan deras dalam kata-kata yang mengalir begitu cepat. Secepat Anda mengetik dengan menggunakan sepuluh jari tangan Anda.
 
Bagi Anda yang menggunakan sebelas jari, tak usah frustrasi. Caranya?
 
Ikuti irama kata hati Anda. Perlahan namun pasti, jari-jari tangan Anda itu akan menemukan huruf-huruf dengan mudahnya, sebab intuisi Anda berjalan dengan alamiah. Anda tak perlu lagi melihat letak huruf-huruf di papan tik karena secara naluriah dan alamiah tangan sudah tahu harus menjejakkan di huruf yang mana.
 
Menulis cepat itu pada dasarnya mudah, tak perlulah dibuat susah. Sesuatu akan menjadi mudah bila sudah terbiasa mengerjakannya dan alam bawah sadar Anda sudah bekerja dengan baik. Katakan dalam hati, “bisa!” maka secara otomatis alam bawah sadarmu mengatakan “bisa”.
 
Menulis cepat, bagaimana caranya?
 
Caranya, lekas saja menulis dengan sebuah tujuan menyampaikan pesan kepada pembaca. Katakan kepada mereka bahwa menulis cepat itu mudah. Semudah melahap makanan di saat lapar karena kamu fokus dalam melakukannya. Intinya, setiap orang memiliki kemampuan menulis cepat, hanya saja belum semua orang dapat memunculkannya.
 
Perlu rangsangan atau stimulus yang membuat Anda terangsang seperti Anda mencium minyak wangi kesturi yang harum baunya dari seorang bidadari yang cantik jelita.
 
Jadi, setiap orang bisa menulis dengan cepat, secepat saya menuliskan artikel ini untuk Anda. Saya hanya memerlukan waktu semenit saja dan silakan mencobanya sendiri. Anda pasti bisa melakukannya.
 
Penulis adalah Dosen STMIK Muhammdiyah Jakarta dan Guru TIK SMP Labschool Jakarta.
 

Tips Menulis di Kala Sedih

Bila anda sedang berada dalam situasi yang sedih dan bahkan menyedihkan, menulis dapat menjadi sarana anda untuk menumpahkan segala kesedihan. Menulis bisa menjadi semacam obat yang akan membuat kita merasakan ada orang lain yang membaca resah dan gelisah kita. Oleh karena itu, saya berikan beberapa tips menulis di saat sedih. Persis seperti anak kedua saya Berlian yang bersedih hati karena diganggu oleh kakaknya Intan.

Menulis Itu Memang Harus Dipaksakan Oleh Diri Sendiri

Menulis itu Memang Harus Dipaksakan

Water lilies

Usai sholat subuh berjamaah di masjid, saya berangkat menuju sekolah. Hari ini sengaja saya tak membawa mobil ke sekolah. Saya memilih naik kendaraan umum saja. Biasanya ada bus metromini 62 langsung menuju terminal Manggarai. Dari sini saya naik busway ke sekolah dan turun di halte bus kampus unj rawamangun. Dengan uang Rp.6000 pasca kenaikan bbm, saya sudah tiba di sekolah dengan selamat.
Alhamdulillah.

Berangkat pagi hari sungguh nikmat. Tak ditemui kemacetan sepanjang jalan. Beginilah nikmatnya bila berangkat jam 05.05 wib. Jalan masih longgar dan mobilpun berjalan dgn sangat lancar. Semoga kita bisa menulis dengan lacra. Selancar jalanan ibu kota pagi ini.

Saya bersyukur kepada Allah diberikan kenikmatan sholat subuh berjamaah di masjid. Sesuatu kenikmatan yang tidak bisa didapat kalau kita hanya berdiam diri di rumah. Itulah mengapa Rasulullah SAW selalu memberi contoh umatnya untuk sholat subuh berjamaah di masjid.

Guru ngaji saya pernah berkata, “bila kamu ingin meninggal dalam keadaan khusnul khotimah atau mati yang baik, maka jangan pernah meninggalkan sholat subuh berjamaah”.

Di dalam metromini S 62 saya tuliskan ini. Betapa nikmatnya berangkat ke sekolah di pagi hari. Kita harus mampu mengelola waktu dengan baik. Sebab waktu tak akan pernah kembali lagi. Kurangi waktu tidurmu, dan ingatlah selalu tentang waktu yang terus mengejarmu. Oleh karena itu, jadikanlah waktu sebagai sahabat terbaikmu.

Selama 2 hari ini saya memang tidak menulis di blog seperti biasanya. Kesibukan tahun ajaran baru dengan kurikulum baru sangat menyibukkanku. Hal yang paling mudah kulakukan adalah menulis status di facebook seperti sekarang ini. Ponsel jadulku masih sanggup untuk itu.

Menulis memang harus dipaksakan. Usahakan menulis walaupun hanya menulis status di facebook atau berkomentar di tulisan orang lain. Dengan begitu, engkau akan terbiasa menulis dan tidak takut lagi menulis.

Ketika menulis sudah menjadi kebiasaan, maka dia akan menjadi sebuah kebutuhan. Engkau akan merasa haus dan lapar ketika belum menulis. Hal itulah yang kualami sendiri ketika menulis sudah masuk alam bawah sadarku. Tiada hari tanpa menulis, dan tentu saja tiada hari tanpa membaca.

Menulis memang harus dipaksakan. Seperti bangun pagi hari yang harus dipaksa. Kemalasan diri harus dilawan. Tanpa terasa bus metromini yang saya tumpangi sudah sampai terminal Manggarai. Saya akhiri tulisan saya di sini.

Eh kok malah nyambung lagi. Habis enak sih! Busway sudah di depan mata. Dengan uang Rp. 2000, meluncurlah saya menuju sekolah tanpa terkena macet. Ongkos busway masih murah sebelum jam 6 pagi. Nikmatnya bangun pagi, dan menikmati ibu kota Jakarta di pagi hari yang lengang.

Waktu di ponsel saya sudah menunjukkan pukul 05.47 wib. Busway yang saya tumpangi sudah sampai matraman. Jadi ingat waktu dapat voucher belanja buku di gramedia matraman. Rasanya puas banget belanja buku sebesar Rp. 500.000. Saya dapatkan itu ketika tulisan saya menang dalam lomba menulis di http://guraru.org. Tulisan saya menjadi tulisan terpopuler.

Makanan terpenting seorang penulis adalah buku. Dengan banyak membaca buku, maka kamu tak akan pernah lumpuh menulis. Mereka yang senang menulis, pastilah akan rakus membaca. Demkian juga dengan saya sebagai seorang penulis.

Menulis itu memang harus dipaksakan, tak terasa sudah mau sampai Prapatan pramuka. Busway berhenti karena lampu merah. Sesudahnya meluncur kembali menuju halte kampus UNJ Rawamangun. Sudah dulu yah!

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com