Tag Archives: pengalaman

PENGALAMAN ADALAH GURU BESAR

PENGALAMAN ADALAH GURU BESAR

Oleh : Tahir Nasibu

Email : taroskhan@gmail.com

foto p2m17-5

Kami sering mendengar kata kata bijak yang mengatakan bahwa “hanya orang-orang yang bekerja yang akan melakukan kesalahan, dan hanya orang yang bekerja yang akan mendapatkan pengalaman, dan sesungguhnya guru terbesar bagi kita adalah pengalaman kita sendiri”. Pengalaman berasal dari kata alam, yang berarti bahwa jika kita sudah lama hidup di alam maka kita juga semakin pengalaman. Orang yang lebih tua dikatakan lebih berpengalaman dibanding orang yang lebih muda. Karena orang yang sudah tua sudah lama hidup di alam dunia ini. Orang yang berkarya, lebih berpengalaman daripada orang tidak berbuat. Orang yang berbuat, lebih baik daripada orang yang hanya duduk diam dan hanya menjadi penonton. Maka, orang-orang yang telah sukses menyerukan “Berbuatlah! Berkaryalah! Dan biarkan orang lain melihat dan bertepuk tangan dengan apa yang telah anda lakukan”.

Pengalaman berarti juga mengalami, melakukan, merasakan, mengatakan, menuliskan dan memikirkan apa yang kita kerjakan. Sebagai seorang guru tentunya banyak hal-hal yang harus dilakukan agar menjadi guru yang professional. Menjadi guru professional tidak semudah membalikkan telapak tangan. Seorang guru harus memiliki jam terbang yang tinggi, harus mempersiapkan banyak hal dan harus memiliki integritas untuk terus meningkatkan kompetensinya melalui berbagai pendidikan dan pelatihan.

Seorang guru harus mengalami banyak hal untuk memantaskan dirinya menyandang guru yang professional. Tulisan ini akan menceritakan berbagai aspek kegiatan yang telah dilalui penulis dalam kapasitasnya sebagai guru di SMP Negeri 2 Pulubala. Kegiatan-kegiatan yang pernah diikuti penulis antara lain. 1) Pemanfaatan teknologi computer. 2) Penguatan peran keluarga dalam pendidikan anak. 3) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. 4) Full day School. 5) Pendampingan Kurikulum 2013. 6) Kemitraan Guru SMP Berprestasi. Dan masih banyak kegiatan lainnya yang telah mengisi nuansa pengalaman penulis.

Pembelajaran di abad 21 mengharuskan guru untuk menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi. Workshop sekolah yang penulis ikuti dalam pemanfaatan teknologi computer dimaksudkan untuk mewujudkan guru yang professional yang menguasai teknologi computer beserta perangkatnya. Dapat menggunakan Microsoft Word untuk memudahkan guru dalam membuat Administrasi Pembelajaran. Dapat menggunakan Microsoft Excel untuk memudahkan guru mengelola penilaian hasil belajar siswa. Dapat menggunakan Microsoft Powerpoint dalam menayangkan materi pembelajaran, memperjelas dan mempermudah penyajian yang menjadikan proses pembelajaran menjadi efektif serta mencapai tujuan yang diharapkan. Guru juga diharapkan dapat memanfaatkan internet dalam pembelajaran, bisa berkirim email, dapat mengupload atau mendowload berbagai materi dan bahan ajar yang sangat dibutuhkan oleh siswa. Pengalaman ini penulis rasakan sangat besar manfaatnnya. Karena pengguasaan perangkat TIK membuat semua pekerjaan guru menjadi mudah.

Penulis juga berperan aktif dalam kegiatan “penguatan peran keluarga dalam pendidikan anak melalui pendidikan keluarga” di SMP Negeri 2 Pulubala. Hal ini merupakan langkah baru yang mencoba diwujudkan sekolah untuk mendorong kerjasama yang harmonis antara orang tua siswa dan masyarakat dalam memajukan pendidikan anaknya. Setelah sekian lama sekolah terbelenggu dalam kata dan kalimat “tidak bisa melakukan pungutan” serta label “pendidikan gratis”.

 “Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan” harus penulis ikuti untuk bisa meningkatkan kegiatan pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif. Banyak guru yang masih kesulitan dalam menyusun proposal bahkan laporan sebuah penelitian tindakan kelas. Guru masih kesulitan untuk menyusun sebuah artikel penelitian. Terlebih lagi untuk menyusun sebuah diktat dan modul pembelajaran merekapun masih dalam proses meraba apa dan bagaimana cara menyusunnya. Dan untuk dapat menyusun sebuah mahakarya berupa sebuah buku yang best seller dan diakui dunia tentu memerlukan proses panjang yang cukup melelahkan untuk dapat mewujudkannya.

Full  Day  School  (FDS) mulai dicoba diterapkan di sekolah penulis. Dan  program ini membutuhkan ekstra tenaga dari para guru yang ada di sekolah tersebut. Full  Day  School  (FDS) merupakan  program  pendidikan  yang  seluruh  aktivitasnya  berada  di sekolah  sepanjang  hari  (sejak  pagi  hari  sampai  sore).  Makna  dari  full day school  yaitu  meningkatkan  pencapaian  tujuan  pendidikan  dan  pembelajaran  dengan  penambahan  jam  pelajaran  dan  kegiatan  ekstrakurikuler  agar  siswa  mampu  mendalami  sebuah  mata  pelajaran  dengan  jatah  waktu  yang  proporsional  selama  sehari  penuh  serta  memiliki  wadah  dalam  pembinaan  karakter  dan  pengembangan  minat  bakat  yang  dimiliki.

Pelatihan Kurikulum 2013 di sekolah penulis mulai dilaksanakan pada tahun 2016. Saat sekolah lain sudah menerapkan kurikulum 2013, sekolah penulis masih menerapkan kurikulum 2006. Pengimbasan kurikulum 2013 merupakan kebijakan baru dalam melaksanakan kurikukulum 2013 secara bertahap dan berkesinambungan. Dengan menambah jumlah sekolah inti dan sekolah imbas serta memberikan blocgrand untuk sekolah-sekolah tersebut. Sekolah rintisan/inti yang telah melaksanakan kurikulum 2013 selama 3 (tiga) semester diberikan kewenangan untuk melaksanakan program pengimbasan kurikulum 2013 kepada sekolah-sekolah yang berdekatan dengan sekolah inti tersebut.

Kegiatan kemitraan merupakan kegiatan yang sangat menambah wawasan penulis. Penulis bermitra dengan teman-teman dari daerah lain seperti aceh, banten, yogyakarta dan bali. Bersama teman-teman tersebut penulis melakukan kegiatan di daerah penulis sendiri yaitu di Kabupaten Gorontalo.  Program kemitraan tersebut perlu terus ditingkatkan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tuntutan kebutuhan. Agar program kemitraan tersebut lebih aplikatif dan bermakna serta dapat dilaksanakan secara optimum sehingga memberikan manfaat yang signifikan terhadap pengembangan karier PTK SMP di Indonesia, maka program kemitraan ini diarahkan pada Guru SMP berprestasi ke sekolah mitra program pemagangan dalam negeri yang lebih bermakna dan saling menguntungkan.

Apapun kegiatannya dan apapun aktivitasnya pasti akan menambah wawasan kita. Pengalaman mengikuti berbagai kegiatan akan memperluas khasanah pengetahuan. Aktivitas yang kita ikuti akan memberikan ruang untuk memasuki jalan-jalan baru yang belum penah dilalui sebelumnya. Peran yang kita jalani akan membawa lita ke lorong-lorong waktu yang tak berujung. Setelah melewatinya kita akan menyadarai bahwa ternyata kita mampu melaluinya.