Tag Archives: tik

Etika TIK Masuk Kurikulum Kita

Etika TIK Masuk Kurikulum Kita

Oleh: Agus Sukamto

Melihat begitu cepatnya perkembangan teknologi dan informasi sekarang ini membuat hati ini merasa senang. Perkembangan teknologi sekarang ini tidak lagi dihitung dengan tahun, tetapi dihitung dengan bulan. Bahkan, teknologi berubah saat hari berganti. Perkembangan itu tentu saja menjadikan segala urusan kita menjadi lebih mudah. Segala kebutuhan yang kita inginkan dapat kita peroleh dengan mudah.

Baca lebih lanjut

Iklan

Belajar Menulis 7000 Kata

Artikel Tugas Perdana Belajar Menulis Pertemuan pertama Pelatihan Gel. 5

Belajar menulis 700 Kata

Oleh: Wedi Hartoyo

Awalnya saya belum yakin akan ikut pelatihan ini. Belum yakin karena saya tidak bisa fokus karena ada beberapa tugas yang harus saya selesaikan di tempat kerja. Tugas keseharian saya sebagai guru dan membantu pendataan yang ada di sekolah. Tugas rangkap menjadi guru sekaligus operator Dapodik. Untuk diketahui bahwa saya kerja di SMAN 2 Pekanbaru yang guru dan Tata usahanya rata2 berumur sudah mendekati pensiun. Untuk tenaga guru rata-rata berumur 50 Tahun dan Tata usaha sudah berumur 48 tahun. Tahun 2011 saya masuk sekolah ini dengan membawa tugas sebagai guru TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang sekarang menjadi BK TIK.

Baca lebih lanjut

Olimpiade TIK Nasional (OTN)

Yuk ikut Olimpiade TIK Nasional tanggal 4 sampai 6 Agustus 2017 di Aula Gedung A Kemdikbud Senayan Jakarta. Info lengkap bisa dilihat di http://kogtik.or.id

poster-otn-2017

Baca lebih lanjut

Gambar

Olimpiade TIK Nasional 2017

poster-otn-2017

Tak Ada Lagi Lulusan Terbaik Mata Pelajaran TIK di Kurikulum 2013

Hari ini, Minggu 11 Juni 20017 ada acara pelepasan siswa kelas 9 SMP Labschool Jakarta. Satu per satu dibacakan lulusan terbaik setiap mata pelajaran oleh kepala sekolah. Siswa yang dipanggil namanya maju satu per satu menuju panggung acara.

Tapi sayang tak ada lagi lulusan terbaik mata pelajaran TIK dibacakan. Hal ini terjadi semenjak kurikulum 2013 diberlakukan di sekolah kami. TIK dihapuskan dalam kurikulum dan diganti mata pelajaran baru yang bernama prakarya di SMP. TIK dianggap bukan sebuah ilmu yang harus dipelajari, tetapi hanya sebagai alat bantu dalam pembelajaran. Akibatnya TIK dipelajari siswa secara alami dan mandiri.

Sedih rasanya ketika siswa menanyakan kok tak ada lulusan terbaik mata pelajaran TIK? Padahal semangat mereka belajar TIK sangat luar biasa. Apalagi antusias mereka belajar TIK di Lab komputer sekolah. Mereka sangat senang belajar TIK. Terkadang mereka sudah antri di depan lab komputer sekolah menunggu waktu pelajaran TIK.

Padahal tahun-tahun sebelumnya ada nilai terbaik mata pelajaran TIK dibacakan sebelum kurikulum 2013 diberlakukan. Orang tua juga bertanya hal yang sama. Kami tak sanggup menjawabnya, karena ini regulasi dari pemerintah di era mendikbud dijabat M. Nuh. Kemudian terus berlanjut hingga mendikbud baru saat ini.

TIK terus kami perjuangkan sebagai mata pelajaran. Guru-guru TIK yang tergabung dalam komunitas guru TIK dan KKPI terus memperjuangkannya. Begitu juga guru KKPI di SMK. Namun apa daya TIK tetap dihapus dalam kurikulum 2013 sebagai mata pelajaran dan posisinya diganti prakarya. Sebuah mata pelajaran baru yang diciptakan untuk menggusur mata pelajaran TIK.

Sedih rasanya karena tak ada lagi lulusan terbaik mata pelajaran TIK. Kenangan itu tak ada lagi. Guru TIK tak melihat lagi anak-anak hebat yang naik ke atas panggung dengan predikat lulusan terbaik mata pelajaran TIK. Semoga pemerintah mengembalikan mata pelajaran TIK yang kami sukai. Demi kemandirian dan kedaulatan bangsa di bidang TIK. Aamiin.

IMG_5078

ILMU TIK

TIK ADA UNTUK KEMAJUAN BANGSA
 
Pemiihan kepala daerah dki jakarta baru saja usai. Proses Hitung Cepat dalam pilkada membuktikan pentingnya ilmu TIK dikuasai anak-anak kita. Ke depan pemilihan umum akan menggunakan peralatan TIK yang lebih modern. Perhitungan suara bisa lebih cepat lagi. TIK dan pemanfatannya menjadi tolak ukur kemajuan bangsa. Namun sayang, mata pelajaran TIK-nya justru dihapuskan. Kemdikbud harus mengembalikan matpel TIK dalam kurikulum nasional. TIK ada untuk kemajuan bangsa.
 
Perjuangan mengembalikan matpel tik yang digantikan matpel prakarya terus dilakukan. Bila kawan-kawan guru tik ingin TIK kembali sebagai mata pelajaran lagi, maka harus terus didorong dan diperjuangkan dengan berbagai cara. Cara paling mudah adalah Gunakan ilmu TIK yang anda kuasai sebagai alat perjuangan. Ciptakan informasi sebanyak mungkin tentang pentingnya TIK sebagai ilmu dan bukan sekedar alat bantu. Guru TIK harus mampu menuliskannya disertai data dan fakta yang akurat.
 
Ikut diam menunggu nasib, itu artinya anda setuju TIK dihapuskan dalam kurikulum. TIK tidak akan pernah berada dalam struktur kurikulum sekolah kita. Guru TIK harus kompak dan menolak dgn tegas bimbingan tik. sebab layanan sangat berbeda dengan mata peajaran. Anak-anak akan kurang mendapatkan materi tik secara tersruktur dan sistematis. Mereka menjadi anak yang kurang menguasai tik dengan baik.
 
Akibatnya Indonesia akan terus terjajah dalam bidang TIK dari negara lain. Kita hanya mampu menjadi bangsa pengguna produk tik. Kemandirian bangsa dibidang TIK semakin melemah. Sebab pondasi TIK tidak diberikan kepada generasi emas Indonesia. Kalau sudah begitu Indonesia akan tertinggal dari negara lainnya. Bisa dipastikan Indonesia hanya menjadi negara pemakai produk TIK dari negara lainnya.
 
Percayalah!!!

Ayo Rebut Kembali matpel TIK

ujiansekolah

Setengah harian ini saya mengawas ujian sekolah dan usbn. Ada 10 matpel diujikan. Sayangnya tak ada lagi matpel tik. Prakarya mengganti posisi matpel tik dalam kurikulum 2013.

Anak anak selalu bertanya, “kenapa tdk ada matpel tik?” Kata mereka tik lebih penting daripada prakarya.

Saya hanya bisa menjawab dalam hati. Sedih melihat mereka tdk mendapatkan matpel tik seperti kaka kelasnya. Sedih melihat anak bangsa tdk terdidik tik dgn baik krn ada kebijakan yg salah dari pemerintah. Struktur Kurikulum berubah.

Saya tdk bisa membayangkan sekolah yg berada di desa. Mereka mempelajari tik secara terstruktur dan sistematik hanya di bangku sekolah. Bila tik tdk ada maka mereka kehilangan kesempatan belajar tik. Apalagi belajar dgn menggunakan tik. Tik sbg alat bantu maupun ilmu tak mereka dapat dan rasakan.

Begitu mereka tamat smp dan sma banyak yg tdk bisa ilmu tik. Mereka tdk punya keterampilan menggunakan tik. Amanat uu sisdiknas terabaikan. Akhirnya cuma jadi pengangguran terdidik tanpa keterampilan tik. Lebih kerennya literasi digital.

Sayang sekali. Di negeri ini kedaulatan pendidikan tidak berada di tangan guru. Pemerintah masih mengambil alih dgn alasan pemetaan. Lagi lagi uang rakyat dipakai blm tepat sasaran. Kalau dulu ujian berbasis kertas sekarang berbasis komputer.

Pengadaan kertas beralih kpd pengadaan komputer. Sukses ujian nasional berbasis komputer dikampanyekan. Seolah olah komputer hanya digunakan untuk ujian nasional dan bukan untuk belajar tik. Padahal kemampuan digital literasi sangat dibutuhkan dalam dunia industri dan perguruan tinggi.

Saya menyambut baik adanya unbk. Namun eforia unbk tdk meninggalkan guru tik sebagai motor penggeraknya. Guru tik bukan hanya sebagai proktor atau teknisi. Mereka berhak memiliki hak yg sama dengan matpel lainnya. Sebab guru tik bukan kacung dari guru matpel lainnya. Hak dan kewajibannya sama dengan guru matpel lainnya. Hanya saja peran guru tik untuk mengajar dan memberikan materi pelajaran blm sesuai harapan. Guru tik masih dianggap sbg laboran komputer.

Guru tik bukan laboran komputer. Guru tik adalah guru yg seharusnya mengemban amanah uu guru dan dosen. Kemampuan menilai dan mengevaluasi pembelajaran seharusnya tetap ada dan tidak berubah peran seperti dalam permendikbud nomor 45 tahun 2015.

Semoga guru tik terus berjuang mengembalikan matpelnya yg hilang. Dorongan dan masukan konstruktif hrs terus diberikan agar tik kembali sbg matpel. Mari kita rebut kembali.

Baca lebih lanjut