Tag Archives: omjay

Meningkatkan Keterampilan Menulis Melalui Pembuatan Buku Fiksi dan Non Fiksi

makalah-wijaya-kusumah-labschool-1

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang

SMP Labschool Jakarta adalah salah satu sekolah yang ikut  serta mengkampanyekan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dari kementrian pendidikan dan kebudayaan. Di sekolah kami, siswa tidak hanya sekedar membaca buku, tapi juga sudah mulai menulis dan menerbitkan buku. Sebuah kegiatan yang masih jarang dilakukan di sekolah lainnya.

Baca lebih lanjut

Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Melalui Pembuatan Buku Fiksi dan Non Fiksi

TIK Menulis Blog Untuk Pendidikan

tik-buku

“Pak wijaya! Buku bapak di toko buku gramedia habis. Bisakah pesan langsung kepada bapak?”

Saya pun menjawab bahagia.

“Sangat bisa! ” Itulah dialog singkat saya dengan seorang kawan guru yang ingin membeli buku ini.

Alhamdulillah. Terima kasih atas penghargaannya. Buku akan segera diantar via jasa jne.

Bagi yang ingin pesan dapat sms omjay di 08159155515

Terbitkan Bukumu!

Inilah presentasi omjay untuk siswa SMP Labschool Jakarta, http://www.slideshare.net/wijayakusumah/terbitkan-bukumu

Paradigma Pembelajaran Abad 21

20160126_101713

Kompetensi masa depan yang diperlukan dalam menghadapi arus globalisasi antara lain berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan, kemampuan menjadi warga negara yang bertanggungjawab, kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda, dan kemampuan hidup dalam masyarakat yang mengglobal. Disamping itu generasi Indonesia juga harus memiliki minat luas dalam kehidupan, memiliki kesiapan untuk bekerja, memiliki kecerdasan sesuai dengan bakat/minatnya, dan memiliki rasa tanggung-jawab terhadap lingkungan.

Baca lebih lanjut

Belajar dan Berbagi Ilmu Multitalenta di Yayasan Bunda Hati Kudus

Sabtu, 7 Januari 2017 omjay diminta berbagi pengalaman untuk memberikan materi pendidikan multitalenta di Yayasan Bunga Hati Kudus (YBHK). Ibu Fransisca Driartanti, Kepala Manajemen Pemberdayaan Pendidikan YBHK menelepon omjay untuk memberikan materi tersebut. Materi yang sangat menantang dan masih jarang orang menuliskannya.

omjay-pimpinan-bhk

Yayasan Bunda Hati Kudus (YBHK) telah mengelola 5 kampus yang terdiri dari 22 sekolah dari jenjang TK, SD, SMP dan SMA di Jakarta, Tangerang dan Semarang, telah mengadakan serangkaian kegiatan yaitu “Ajang Unjuk Multitalenta YBHK” bagi peserta didik dan para pendidik. Sebuah kegiatan yang layak untuk mendapatkan apresiasi.

Sehubungan dengan hal tersebut, YBHK mengadakan seminar yang bertemakan “Pendidikan Multitalenta di Era Digital” bagi semua Pendidik di jenjang TK, SD, SMP dan SMA serta para Pimpinan Sekolah dan pejabat struktural di tingkat Manajemen Pemberdayaan terkait, yang berjumlah sekitar 350 orang.

omjay-pembicara-bhk

 

Tempat kegiatan diselenggarakan di Kampus Tarsisius I,  Jln. K.H.Hasyim Ashari, no. 26, Jakarta Pusat, Pukul 08.00 – 10.00 WIB. Sebuah kampus bagus berlantai 6 yang dikelola secara profesional oleh para pengurusnya.

Omjay ucapkan terima kasih kepada pimpinan ybhk dan kawan kawan guru yang telah memberikan kesempatan kepada omjay utk berbagi pengalaman dalam pendidikan multitalenta di era digital. Semoga apa yang omjay sampaikan bermanfaat buat kawan kawan guru di ybhk.

omjay-bhk

Resume Pelatihan TIK dan Digital Literasi di Wisma UNJ

digital-literasi-unj
Resume Kegiatan Workshop e-Learning 14 Desember 2016
di Aula Utama Wisma Universitas Negeri Jakarta
Oleh: Dimas Riady
 
Kegiatan workshop e-Learning yang berlangsung tanggal 14 Desember 2016 di Aula Utama Wisma Universitas Negeri Jakarta memiliki motto pendidikan yaitu “Kihajar” Kita Harus Belajar, hal ini yang dikemukakan oleh pembicara pertama Kepala Sub Bidang Pengembangan dan Pemeliharaan Jejaring Pustekkom Kemdikbud, Suharto Lasmono dalam sambutannya. “Kegiatan ini penting dilaksanakan karena Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bukan merupakan suatu barang yang mewah tapi kebutuhan yang harus diketahui dan dikuasai. Untuk mencari informasi pembelajaran/perdagangan, pendaftaran CPNS, dan lain sebagainya harus melalui internet/web, sekarang jamannya TIK”, tegas Suharto.
 
Dalam kegiatan ini siswa lebih dituntut untuk menguasai bidang TIK yang bukan hanya pengetahuannya tetapi skill yang dimiliki. TIK digunakan untuk tujuan yang positif dan sehat karena siapapun dapat menjadikan TIK sebagai media yang salah penggunaannya. Kunci kita untuk mengendalikan TIK dengan sehat yaitu kuncinya terletak pada tangan. Tangan yang mengatur dan mengarahkan kita mencari hal-hal yang negatif. Dan kegiatan kihajar ingin memotivasi 10 jari untuk menggunakan TIK dengan hal yang bermanfaat, kata Suharto.

Baca lebih lanjut