Tag Archives: matpel tik

Perlukah Mata Pelajaran TIK di Sekolah?

omjay-jaktv

Rabu, 29 Nopember 2017 pukul 19.30 WIB JakTV mengundang saya untuk mengikuti acara talkshow secara live dengan tema Penghapusan mata pelajaran TIK di kurikulum 2013. Materi ini sangat menarik bagi saya, karena sudah dari tahun 2013 kami berjuang agar TIK kembali sebagai mata pelajaran lagi.

Perjuangannya sudah cukup lama dan panjang sekali kalau diceritakan. Namun kami yakin, TIK akan kembali sebagai mata pelajaran karena TIK sangat dibutuhkan di era pembelajaran abad ke 21. Bagi kami, TIK tidak hanya terintegrasi ke semua matpel dan dikuasai oleh semua guru, tapi juga harus dikuasai oleh siswa dengan belajar TIK.

Terima kasih atas undangannya, dan berikut ini kuis jawaban kawan-kawan di WA dan facebook tentang pentingnya mata pelajaran TIK di sekolah. Rekaman videonya bisa ditonton di sini.

pamerantik

Ada beberapa alasan yang ditulis kawan-kawan KOGTIK mengapa siswa Indonesia sangat memerlukan mata pelajaran TIK di sekolah yaitu:

  1. Karena untuk menunjang sdm Indonesia, meskipun hidup di desa bisa kirim email dan bisa mengikuti perkembangan teknologi terkini.
  2. Jaman ini terus berkembang dan maju ke depan, dihapuskan pelajaran TIK adalah sebuah kemunduran….seharusnya mapel TIK dikembangkan bukan dihapus, kenapa siswa memerlukan mapel TIK ? Mapel ini akan membantu siswa menyambut era digital yg semakin berkembang, siswa akan dibantu bagaimana menggunakan IT secara bijak, mereka akan memilih mana yg harus dikonsumsi mana yg tidak perlu dikonsumsi dalam dunia IT….
  3. Bismillahirrahmanirrahim…
    Karena dengan mapel TIK anak didik di Indonesia :
    1) Tidak akan ketinggalan informasi
    2) TIK memang sangat diperlukan karena Unas pun juga menggunakan komputer (IT)
    3) Tuntutan dunia kerja
    4) Mendukung proses KBM atau membuat laporan laporan / tugas sekolah
    5) Menguasai IT seakan dunia dalam genggaman kita
    6) Sebagai sumber belajar
    7) Tuntutan jaman.
  4. Karena ilmu TIK bukan hanya sekedar bisa tapi harus tau kode etik pemakaian TIK..(jawab)😊
  5. TIK adalah jendela melihat dunia …dengan TIK banyak yang kita ambil manfaatnya.
  6. TIK mendukung peningkatan life skills siswa dan menunjang program literasi digital
  7. Teknologi informasi dan komunikasi mutlak diperlukan semua orang terutama siswa/pelajar indonesia, hal yang mustahil kita mau kuasai dunia tanpa mengenal teknologinya… Penggunaan sosmed, aplikasi instan d gadget adalah sebagian kecil dari penguasaan teknologi itu sendiri… Masih banyak hal yang perlu dipelajari dari dasar -dasar teknologi tersebut, jadi ketika TIK dihapuskan berarti kita telah membunuh kesempatan generasi yg akan datang utk menguasai teknologi.
  8. Agar mindset siswa tidak hanya game Aja yang Ada diinternet .banyak Hal yang positif di dalamnya.
  9. Agar anak2 bangsa tidak punah dalam perubahan peradaban baru.
  10. zaman semakin maju begitupun teknologi harus maju, untuk itu teknologi komputer harus d ajarkan sedini mungkin, karna kemungkinan tahun-tahun depan akan serba teknologi komputer.
  11. TIK merupakan ilmu yang sangat penting dan berkembang dengan pesat, mulai dari sekarang hingga akan datang tik yang sanggat berperan dalam semua aspek kehidupan, siapa yg dpt menguasai TIK maka iya yang akan mendapatkan kesuksesan.
  12. Karena zaman itu terus maju serta teknologi jg maju jd klu kt tdk mengjrkn TIK kepada anak2 maka akan gaptek teknologi akan terus berkembang setiap zaman.
  13. Dengan belajar tik siswa lebih terarah, bijak, efektif memanfaatkan teknologi,dengan belajar tik mampu meningkatkan kreatifitas dan inovatif. Belajar TIK menyenangkan dan membuat semngat belajar.👍👍Maju Tik.
  14. Karena TIK itu menarik, penting dan bermanfaat. Seperti tergambar pada foto pameran TIK di atas 😁
  15. Mata Pelajaran TIK membantu siswa dalam mengerjakan tugas-tugas mata pelajaran lain yang telah berbasis IT. Apabila siswa kemampuan IT nya rendah maka siswa akan kesulitan dalam mengerjakan tugas mapel lain. Beberapa penguasaan dasar IT yang wajib dikuasai siswa adalah kemampuan dasar Office seperti: word, excel, dan ppt. Kemampuan penggunaan internet seperti: searching web site, unduh dan upload. Dan penguasaan IT tingkat lanjut seperti idet foto dan pembuatan video. Bila hal ini tidak diberikan pada siswa mulai tingkat pendidikan dasar seperti SD dan SMP maka sudah dipastikan siswa akan kesulitan dalam penggunaan IT di tingkat pendidikan selanjutnya: SMA/SMK atau Perguruan Tinggi.
  16. Pelajaran TIK untuk anak sekarang sebenarnya tidak perlu dipelajari, karna zaman skarang anak” Indonesia sudah melek dng informasi dn teknologi.
    Yg perlu adalah bimbingan menggunakan TIK supaya TIK digunakan denga benar dan tidak menyalahi aturan. Saya ingat waktu msih kuliah itu ada mata kuliah CaBul (Character Building) mungkin bisa diterapkan kepada siswa d tingkat SMP/SMA/sederajat.
  17. 1. Mampu mengoptimalkan TIK utk pengembangan pelajaran.
    2. Mampu melihat perkembangan TIK di Era global.
    3. Media pembelajaran yg terkini
    4. Tidak gaptek perkembangan TIK
    5. Menumbuhkan rasa percaya diri
    6. Selalu tercepat dpt info teruptodate
    7. TIK menginspirasi siswa utk sukses
  18. Revolusi Industri ke-4 mendorong leburnya bidang fisika, digital dan bidang biologi. Jika Indonesia ingin memenangkan kompetisi global, tanamkan dasar-dasar digital melaui mapel TIK mulai sekarang
  19. Supaya generasi kita yang akan datang tidak jadi generasi primitif, jualan dipinggir jalan, menawarkan karya anak bangsa, sedangkan orang cina jualan kerajinan karya indonesia dijual online, bangsa kita cuma kebagian pekerjaksarnya doang bangsa lain hang lebih kaya dari keringat bangsa indonesia.
    sekolah hanya tau ilmu dari guru, iya gurunya masuk, gurunya ga masuk hanya maen ludo, coba jalau melek IT bisa belajar online dll.
    Jadi mau pilih mana? Tetap terbelakang atau melesat jauh kedepan? IT lah kendaan paling cepat untuk masa depan
  20. la krn siswa hidup dijaman tik maka siswa hrs belajar tik scr bnr dg terbimbing scr terarah terutama disklh spy tdk slh arah dn utk menyongsong genersi emas dn bnr, dan itu ndak bs dibendung, mk hrs dimasukkn lg itu tik di kurikulm pendidikn (kurikulum nasional)
  21. Karena tik sangat dibutuhkan di jaman now tdk hanya mengetik, menghitung dll tetapi justru perkembangan sangat pesat pada saat ini maupun jangka panjang yang serba digital dan teknologi yang canggih dibidang seperti desain grafis, coding, jaringan komputer, film pendek dsb maka dari tik itu sangat penting untuk anak sd, smp, sma dan smk jangan sampai kita kalah dgn negara tetangga yg tik nya sudah maju.
  22. TIK merupakan ilmu karena mengandung rasionalitas, dapat digeneralisasi dan dapat disistematisasi. Karena merupakan ilmu, TIK menjadi bahan pengetahuan dalam menciptakan suatu metode atau produk yang dapat memudahkan aktifitas kehidupan manusia. Melalui mata pelajaran TIK, peserta didik memperoleh kompetensi TIK yang dapat digunakan dan diterapkan dalam semua aspek kehidupan. Mata pelajaran TIK merupakan bekal hidup peserta didik.
  23. Agar siswa Indonesia dapat bersaing dengan siswa asing karena hanya dengan TIK lah yang mampu mengakselerasi dan mempercepat. siswa Indonesia bisa menguasai science and technology sehingga punya martabat sama dengan siswa bangsa lain. Ga ada cara lain ! Bila ingin menguasai dunia. Maka kuasailah IT (Information and Technology)..👍
  24. TIK bukan keterampilan alamiah yang ada dalam diri siswa sejak lahir. Oleh karena itu keterampilan TIK perlu dilatihkan. Dalam upaya proses melatihkan, tentunya diperlukan fasilitator ahli dalam bidang TIK dan memerlukan rentang waktu yg tidak singkat. Oleh karena itu TIK mesti dihadirkan dalam agenda pembelajaran siswa. Pembelajaran TIK yg dimaksudkan bukan sekedar siswa bisa bermain atau menguasai sejumlah game, justru TIK lebih dari sekedar itu.
  25. Tik…
    1. Karna awal masuk mengenal teknologi informasi.
    2. Siswa bisa berliterasi dan publikasi lewat tik.
    3. Tik..memudahkan dalam mengolah data
    4. Tik.. kreativitas akan meningkat apabila digabubgkan dgn tik
    5. Informasi bisa cepat tersebar dengan mudah melalui tik
    6. Tik…. dengan tik .. sejak dini siswa gak ketinggalan zaman ..
  26. Semua dunia kerja memerlukan ketrampilan tik. Apa jadinya lulus sma/smk gak bisa ms office minimal
  27. Karena sekarang ini kita tdk bisa lepas dari TIK.
    Kalau anak2 tidak belajar TIK di sekolah mgkn hanya waton menggunakan teknologi fasilitas ortu. Dan kadang tanpa kontrol shg menyebabkan penggunaan TIK yg tidak tepat. Mgkn dg adanya pelajaran TIK di sekolah bisa menjadi jembatan utk anak2 kita mengetahui nilai positif dan negatif dari TIK itu sendiri. Anak2 bisa memilah mana yg baik untuk dirinya dan yg blm waktunya ia gunakan. Bisa memanfaatkan TIK dg tepat guna tepat manfaat dan tepat sasaran nya.
  28. Krn… mata pelajaran tik masih diperlukan dan sanggat di butuhkan oleh siswa di sekolah,krn klu tampak tik illmu yg di dapat tdk dpt diaplikasikanya,contoh buat pelajaran mtk dia bs tahu tentang diagram lingkaran,diagra, batang,diagram garis, aplikasi geogebra itu krn tik. Jd saya sanggat mendukung atas keberdaan mata pekajaran tik.
  29. Sebagai alat bantu bagi siswa dalam pembelajaran. Tik penting sekali, agar kita bisa memahami lebih jauh tentang dunia teknologi yang semakin maju dan modern
  30. Karena dengan belajar TIK…, salah satunyah :. mendapatkan attitude, akhlaknyah bagaimana ber Sosmed dll,. anak2 akan bisa menghargai hasil karya orang lain, mengenal software dan hardware.

Iklan

Mohon Kembalikan Mata Pelajaran TIK Pak Jokowi

tik-buku-kembali
Teknologi tidak hanya berkutat dalam lingkaran penggunaannya saja, tapi teknologi juga dibuat dari hasil pemikiran. Oleh karena itu bagaimana nasib anak-anak Indonesia di tahun-tahun mendatang jika hanya jadi pengguna saja tanpa pernah belajar cara membuatnya.
 
TIK tetap perlu dikenalkan dalam era teknologi seperti ini sebagai mata pelajaran, dan tidak hanya terintegrasi ke semua mata pelajaran. Sebab ilmu TIK itu perlu diperkenalkan sejak dini seperti apa yang disampaikan pak jokowi di rembuknas bidang pendidikan.

Baca lebih lanjut

Urgensi Mata Pelajaran TIK & Terputusnya Mata Rantai Digital

Slide1

[URGENSI MAPEL TIK, PUTUSNYA MATA RANTAI DIGITAL]

Saat dialog sudah dijalankan, saat diskusi sudah dilakukan, saat bertukar pikiran sudah dilaksanakan, bahkan beberapa rekan guru rela dan ikhlash hati pergi ke Senayan untuk bertemu langsung dengan Pak Menteri saat itu sampai saat ini dan belum juga membuahkan sesuatu hal yang baik, maka kekuatan Media Sosial menjadi sedikit jalan kecil untuk menyuarakan suara hati para guru TIK/ KKPI di seluruh Indonesia.

Sudah hampir 4 tahun saat digulirkan oleh Menteri Pendidikan kala itu, TIK menjadi polemik. Entah apa yang ada di benak Pak Menteri saat itu saat menggulirkan Kurikulum baru dengan dana yang sebegitu besarnya tetapi menepikan TIK dalam posisi terkucilkan.

Barulah saat pro kontra bermunculan dengan berbagai isu dan kepentingan terbitlah Permendikbud No. 68 Tahun 2014 ketegangan dan kepanikan para Guru TIK/KKPI mulai agak mereda walau sebenarnya masih banyak yang berharap mapel TIK/KKPI dimasukkan kembali dalam struktur kurikulum bukan “sekedar bimbingan”. Permendikbud No. 68 Tahun 2014 yang kemudian “diperkuat dan diperjelas” lagi dengan Permendikbud No. 45 Tahun 2015 sangat jelas menerangkan “nomor kursi” tempat duduk guru TIK dalam Bis “Kurikulum 13”.

Tapi yang terjadi di lapangan benar seperti yang sudah diperkirakan oleh banyak Guru TIK/KKPI sebelumnya, para pemangku kepentingan pendidikan di tingkat daerah atau sekolah belum sepenuhnya memahami kejelasan regulasi tersebut. Tidak mengherankan jika sampai sekarang banyak guru TIK/KKPI merasa “terdzalimi” dengan Regulasi tersebut akibat belum dijalankannya amanat regulasi tentang Peran Guru TIK/KKPI di sekolah dalam Kurikulum 13 ini.

Berkaca pada kenyataan di lapangan saat implementasi Kurikulum 13 ini dijalankan yang terjadi adalah : BK/TIK tidak dijalankan entah dengan alasan tidak ada jam, implementasi kurang jelas, tenaga dibutuhkan untuk mengajar mata pelajaran lain, atau beragam alasan yang lain. Walau sebagian sekolah sudah “terbuka” wawasan dalam memahami arti regulasi guru TIK/KKPI dalam memberikan 1 jam pelajaran dalam waktu 1 minggu pelajaran masuk kelas, bukan hanya sekedar masuk jam “ekstra krikuler”.

Banyak guru TIK/KKPI yang beralih profesi menjadi guru mata pelajaran lain dengan alasan jam mapel tersebut kelebihan. Inilah potret pendidikan di Indonesia, bagaimana sebuah ilmu diberikan tanpa keluasan ilmu dari sang pemberi ilmu, kalau dalam agama Islam ilmu itu terputus sanad-nya. Meminjam istilah barat “The Right Man in The Wrong Place”.

Urgensi TIK bagi siswa tidak hanya sekedar siswa mampu bermain media sosial di HP karena TIK tidak hanya sekedar “mengetik”. Kalaupun mungkin TIK hanya sekedar mengetik tentulah anak-anak seperti Mbak Afi tidak akan mudah melakukan plagiasi sehingga dijuluki “AFI (Asli Flagiator Indonesia)”. TIK mengajarkan moral dan akhlaq bagaimana menghormati HAKI sehingga tidak mungkin bangsa Indonesia menjadi Bangsa Plagiator kalau betul belajar TIK-nya.

Siswa sekarang yang mengalami K13 akan menjadikan mata rantai digital TIK di dalam karakter pendidikan akan hilang, sehingga jangan salahkan mereka jika kelak dewasa dalam pekerjaan mereka mereka akan bingung mengoperasikan komputer jangankan saat bekerja, sebagai persiapan Ujian Nasional Berbasis Computer pun mereka akan bingung.

Jangan bandingkan kemampuan satu anak dalam bidang TIK sama dengan yang lain, karena masih banyak anak-anak yang bahkan sampai kelas IX SMP masih belum pernah mengoperasikan komputer karena ketakutannya memegang mouse atau mengetik menggunakan keyoard.

Inilah yang seharusnya disadari khususnya pemangku kepentingan dalam pendidikan, walau mungkin TIK bukan lagi sebuah mata pelajaran dan itu sudah menjadi kebijakan yang boleh dibilang “blunder” fatal dan menggantinya dengan “BK/TIK”. Apapun regulasinya seharusnya diterapkan bukan mengabaikannya dan menjadikan guru TIK sebagai guru “hangabehi”.

Bayak rekan guru TIK khususnya yang GTT ataupun di mengajar di sekolah swasta akhirnya tidak mendapatkan jam (NOL JAM) karena sekolah menganggap BK/TIK tidak begitu penting. Hanya karena rasa kemanusiaan saja mereka masih diperkerjakan dengan diberi jam mata pelajaran lain semisal prakarya atau seni budaya. Lagi-lagi guru TIK seakan menjadi korban “kesemrawutan” Kurikulum 13. Lagi-lagi seseorang dengan kompetensi yang berbeda “dipaksakan” untuk bekerja dengan “kompetensi” lain. Bagaimana kemampuan anak bisa optimal jika kompetensi gurunya bukan di bidangnya?

Pemenuhan guru TIK sebagai guru BK/TIK bukan hanya sekedar menjadikan tunjangan profesi guru tersebut akan berjalan dengan lancar, bukan itu pokok permasalahannya. Tetapi pemenuhan hak sebagai seorang pengajar untuk mengajar sesuai dengan kompetensi dan keahliannya bukan sebagai “penambal” untuk mata pelajaran lain. Andaikan berjalan sebagai guru TIK dan menjadi BK/TIK, logikanya bagaimana bisa membimbing? Ketemu anak saja tidak pernah?

Akhir tulisan ini, saya hanya ingin menegaskan buat rekan-rekan guru TIK, katakan dengan tegas SAYA Guru TIK, bukan guru olahraga, bukan guru seni budaya, bukan guru prakarya! Kembalikan mapel TIK atau jalankan amanat regulasi dengan memberi waktu 1 jam masuk kelas bukan sekedar ekstra kurikuler!

Penulis adalah Guru TIK

Baca lebih lanjut

Gambar

Olimpiade TIK Nasional 2017

poster-otn-2017

Tak Ada Lagi Lulusan Terbaik Mata Pelajaran TIK di Kurikulum 2013

Hari ini, Minggu 11 Juni 20017 ada acara pelepasan siswa kelas 9 SMP Labschool Jakarta. Satu per satu dibacakan lulusan terbaik setiap mata pelajaran oleh kepala sekolah. Siswa yang dipanggil namanya maju satu per satu menuju panggung acara.

Tapi sayang tak ada lagi lulusan terbaik mata pelajaran TIK dibacakan. Hal ini terjadi semenjak kurikulum 2013 diberlakukan di sekolah kami. TIK dihapuskan dalam kurikulum dan diganti mata pelajaran baru yang bernama prakarya di SMP. TIK dianggap bukan sebuah ilmu yang harus dipelajari, tetapi hanya sebagai alat bantu dalam pembelajaran. Akibatnya TIK dipelajari siswa secara alami dan mandiri.

Sedih rasanya ketika siswa menanyakan kok tak ada lulusan terbaik mata pelajaran TIK? Padahal semangat mereka belajar TIK sangat luar biasa. Apalagi antusias mereka belajar TIK di Lab komputer sekolah. Mereka sangat senang belajar TIK. Terkadang mereka sudah antri di depan lab komputer sekolah menunggu waktu pelajaran TIK.

Padahal tahun-tahun sebelumnya ada nilai terbaik mata pelajaran TIK dibacakan sebelum kurikulum 2013 diberlakukan. Orang tua juga bertanya hal yang sama. Kami tak sanggup menjawabnya, karena ini regulasi dari pemerintah di era mendikbud dijabat M. Nuh. Kemudian terus berlanjut hingga mendikbud baru saat ini.

TIK terus kami perjuangkan sebagai mata pelajaran. Guru-guru TIK yang tergabung dalam komunitas guru TIK dan KKPI terus memperjuangkannya. Begitu juga guru KKPI di SMK. Namun apa daya TIK tetap dihapus dalam kurikulum 2013 sebagai mata pelajaran dan posisinya diganti prakarya. Sebuah mata pelajaran baru yang diciptakan untuk menggusur mata pelajaran TIK.

Sedih rasanya karena tak ada lagi lulusan terbaik mata pelajaran TIK. Kenangan itu tak ada lagi. Guru TIK tak melihat lagi anak-anak hebat yang naik ke atas panggung dengan predikat lulusan terbaik mata pelajaran TIK. Semoga pemerintah mengembalikan mata pelajaran TIK yang kami sukai. Demi kemandirian dan kedaulatan bangsa di bidang TIK. Aamiin.

IMG_5078

ILMU TIK

TIK ADA UNTUK KEMAJUAN BANGSA
 
Pemiihan kepala daerah dki jakarta baru saja usai. Proses Hitung Cepat dalam pilkada membuktikan pentingnya ilmu TIK dikuasai anak-anak kita. Ke depan pemilihan umum akan menggunakan peralatan TIK yang lebih modern. Perhitungan suara bisa lebih cepat lagi. TIK dan pemanfatannya menjadi tolak ukur kemajuan bangsa. Namun sayang, mata pelajaran TIK-nya justru dihapuskan. Kemdikbud harus mengembalikan matpel TIK dalam kurikulum nasional. TIK ada untuk kemajuan bangsa.
 
Perjuangan mengembalikan matpel tik yang digantikan matpel prakarya terus dilakukan. Bila kawan-kawan guru tik ingin TIK kembali sebagai mata pelajaran lagi, maka harus terus didorong dan diperjuangkan dengan berbagai cara. Cara paling mudah adalah Gunakan ilmu TIK yang anda kuasai sebagai alat perjuangan. Ciptakan informasi sebanyak mungkin tentang pentingnya TIK sebagai ilmu dan bukan sekedar alat bantu. Guru TIK harus mampu menuliskannya disertai data dan fakta yang akurat.
 
Ikut diam menunggu nasib, itu artinya anda setuju TIK dihapuskan dalam kurikulum. TIK tidak akan pernah berada dalam struktur kurikulum sekolah kita. Guru TIK harus kompak dan menolak dgn tegas bimbingan tik. sebab layanan sangat berbeda dengan mata peajaran. Anak-anak akan kurang mendapatkan materi tik secara tersruktur dan sistematis. Mereka menjadi anak yang kurang menguasai tik dengan baik.
 
Akibatnya Indonesia akan terus terjajah dalam bidang TIK dari negara lain. Kita hanya mampu menjadi bangsa pengguna produk tik. Kemandirian bangsa dibidang TIK semakin melemah. Sebab pondasi TIK tidak diberikan kepada generasi emas Indonesia. Kalau sudah begitu Indonesia akan tertinggal dari negara lainnya. Bisa dipastikan Indonesia hanya menjadi negara pemakai produk TIK dari negara lainnya.
 
Percayalah!!!

Kalau TIK itu Penting Kenapa Tidak Dirancang Kurikulumnya?

Slide1
Kalau TIK itu penting, kenapa tidak dirancang kurikulumnya?
Oleh: Wijaya Kusumah.
Terus terang saya tidak setuju TIK dihapuskan sebagai matpel. Sebab TIK penting untuk kemandirian dan kedaulatan kita sebagai bangsa. Bangsa yang kuasai tik akan menjadi negara adi daya dan super power.
Kalau kita ingin anak anak menguasai TIK dan tidak tertinggal dengan negara lain, maka harus dirancang kurikulumnya dan tidak bisa materinya dititipkan pada matpel lain.
Sebab TIK sebagai ilmu tidak bisa dipisahkan dengan TIK sebagai alat bantu. Kalau dipisahkan, maka selamanya kita akan menjadi bangsa pengguna TIK. Harapan untuk menjadi bangsa produsen TIK atau pencipta produk TIK hanya mimpi di siang bolong.
Apa itu TIK? Banyak yang belum paham bahwa TIK adalah teknologi informasi dan komunikasi. Artinya ada 2 teknologi di sana yang saling terkait yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Kalau saya jabarkan di sini bisa jadi 2 buku untuk membahas secara detail kedua teknologi ini.
Kalau indonesia ingin menjadi bangsa yang berdaulat dan mandiri di bidang TIK, maka harus mempersiapkan generasi emasnya untuk belajar TIK dan menggunakan TIK untuk belajar. Kedua hal tersebut tidak boleh dipisahkan karena TIK untuk belajar dan belajar TIK sangat penting dikuasai agar mereka mampu mandiri dalam belajar. Kemandirian dalam belajar harus disampaikan kepada generasi emas indonesia.
TIK sebagai sebuah ilmu seharusnya terus dikembangkan seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Namun kenyataan yang ada justru malah dihilangkan dalam kurikulum. TIK masih dipahami hanya sebagai alat bantu pembelajaran. Bukan TIK sebagai sebuah ILMU.
Kalau sudah begitu maka indonesia hanya akan menjadi bangsa pengguna TIK. Bukan bangsa yang mulai memproduksi peralatan TIK karena TIK sebagai sebuah ilmu pondasinya sangat lemah dan kurang kokoh di sekolah. Ibarat bangunan rumah, akan mudah goyah bila pondasinya tidak kokoh.
Saya melihat peluang TIK bisa masuk kembali dalam kurikulum 2013. Sebab selama kurikulum 2013 diberlakukan, sekolah kami tetap memberikan materi TIK selama 2 jam di SMP Labschool Jakarta. Hanya saja masih berbentuk bimbingan TIK sesuai permen 45 tahun 2015 dan bukan matpel tik seperti kurikulum 2016 sehingga penilaian siswa tidak ada. Guru TIK tidak diberikan hak untuk menilai kemampuan siswa.
Regulasinya tidak mencantumkan TIK masuk raport siswa. Padahal sebenarnya bisa. Kalau regulasinya diperbaiki. Sebab dalam Undang-undang Guru dan Dosen nomor 14 tahun 2005 dituliskan salah satu tugas guru adalah menilai dan mengevaluasi pembelajaran. Seorang guru TIK harusnya diberikan hak yang sama dengan guru matpel lainnya. Permen 45 tahun 2015 tentang peran guru TIK dan KKPI harus segera direvisi.
Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. (Pasal 1 ayat 1). Sangat jelas sekali dituliskan tugas utama seorang guru.
Kalau TIK dianggap penting, tak ada cara lain selain memasukkan kembali TIK ke dalam kurikulum 2013. Materi TIK akan diberikan secara sistematik dan terstruktur setiap jenjangnya. Kemampuan guru TIK jadi terarah dan kalibrasinya menjadi lebih mudah. Tidak seperti sekarang ini, materinya tidak sama antar sekolah karena tidak berada dalam struktur kurikulum 2013.
Kurikulum 2006 sudah sangat bagus memasukkan TIK sebagai matpel, namun sayang tidak dikembangkan oleh pusat kurikulum dan perbukuan. TIK sebagai center pembelajaran seharusnya diperlakukan sebagai sebuah ilmu karena sudah sangat jelas aksilogisnya, ontologisnya, dan epistemologisnya. TIK sudah memenuhi kaidah filsafat ilmu. Sampai saat ini tak ada yang bisa membantahnya. Bahkan terus dipelajari hingga perguruan tinggi.
Beberapa alasan pentingnya TIK sudah pernah saya tuliskan di http://www.kompasiana.com/wijayalab…
TIK sebagai matpel adalah sebuah keniscayaan. Mereka yang mengatakan TIK sulit dimasukkan sebagai matpel masih beragumentasi dengan paradigma lama. Paradigma pembelajaran abad ke 21 memposisikan TIK harus dikuasai guru dan siswanya di sekolah. Kenapa kita tak merancangnya dalam kurikulum?

Baca lebih lanjut