Tag Archives: matpel tik

ILMU TIK

TIK ADA UNTUK KEMAJUAN BANGSA
 
Pemiihan kepala daerah dki jakarta baru saja usai. Proses Hitung Cepat dalam pilkada membuktikan pentingnya ilmu TIK dikuasai anak-anak kita. Ke depan pemilihan umum akan menggunakan peralatan TIK yang lebih modern. Perhitungan suara bisa lebih cepat lagi. TIK dan pemanfatannya menjadi tolak ukur kemajuan bangsa. Namun sayang, mata pelajaran TIK-nya justru dihapuskan. Kemdikbud harus mengembalikan matpel TIK dalam kurikulum nasional. TIK ada untuk kemajuan bangsa.
 
Perjuangan mengembalikan matpel tik yang digantikan matpel prakarya terus dilakukan. Bila kawan-kawan guru tik ingin TIK kembali sebagai mata pelajaran lagi, maka harus terus didorong dan diperjuangkan dengan berbagai cara. Cara paling mudah adalah Gunakan ilmu TIK yang anda kuasai sebagai alat perjuangan. Ciptakan informasi sebanyak mungkin tentang pentingnya TIK sebagai ilmu dan bukan sekedar alat bantu. Guru TIK harus mampu menuliskannya disertai data dan fakta yang akurat.
 
Ikut diam menunggu nasib, itu artinya anda setuju TIK dihapuskan dalam kurikulum. TIK tidak akan pernah berada dalam struktur kurikulum sekolah kita. Guru TIK harus kompak dan menolak dgn tegas bimbingan tik. sebab layanan sangat berbeda dengan mata peajaran. Anak-anak akan kurang mendapatkan materi tik secara tersruktur dan sistematis. Mereka menjadi anak yang kurang menguasai tik dengan baik.
 
Akibatnya Indonesia akan terus terjajah dalam bidang TIK dari negara lain. Kita hanya mampu menjadi bangsa pengguna produk tik. Kemandirian bangsa dibidang TIK semakin melemah. Sebab pondasi TIK tidak diberikan kepada generasi emas Indonesia. Kalau sudah begitu Indonesia akan tertinggal dari negara lainnya. Bisa dipastikan Indonesia hanya menjadi negara pemakai produk TIK dari negara lainnya.
 
Percayalah!!!

Kalau TIK itu Penting Kenapa Tidak Dirancang Kurikulumnya?

Slide1
Kalau TIK itu penting, kenapa tidak dirancang kurikulumnya?
Oleh: Wijaya Kusumah.
Terus terang saya tidak setuju TIK dihapuskan sebagai matpel. Sebab TIK penting untuk kemandirian dan kedaulatan kita sebagai bangsa. Bangsa yang kuasai tik akan menjadi negara adi daya dan super power.
Kalau kita ingin anak anak menguasai TIK dan tidak tertinggal dengan negara lain, maka harus dirancang kurikulumnya dan tidak bisa materinya dititipkan pada matpel lain.
Sebab TIK sebagai ilmu tidak bisa dipisahkan dengan TIK sebagai alat bantu. Kalau dipisahkan, maka selamanya kita akan menjadi bangsa pengguna TIK. Harapan untuk menjadi bangsa produsen TIK atau pencipta produk TIK hanya mimpi di siang bolong.
Apa itu TIK? Banyak yang belum paham bahwa TIK adalah teknologi informasi dan komunikasi. Artinya ada 2 teknologi di sana yang saling terkait yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Kalau saya jabarkan di sini bisa jadi 2 buku untuk membahas secara detail kedua teknologi ini.
Kalau indonesia ingin menjadi bangsa yang berdaulat dan mandiri di bidang TIK, maka harus mempersiapkan generasi emasnya untuk belajar TIK dan menggunakan TIK untuk belajar. Kedua hal tersebut tidak boleh dipisahkan karena TIK untuk belajar dan belajar TIK sangat penting dikuasai agar mereka mampu mandiri dalam belajar. Kemandirian dalam belajar harus disampaikan kepada generasi emas indonesia.
TIK sebagai sebuah ilmu seharusnya terus dikembangkan seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Namun kenyataan yang ada justru malah dihilangkan dalam kurikulum. TIK masih dipahami hanya sebagai alat bantu pembelajaran. Bukan TIK sebagai sebuah ILMU.
Kalau sudah begitu maka indonesia hanya akan menjadi bangsa pengguna TIK. Bukan bangsa yang mulai memproduksi peralatan TIK karena TIK sebagai sebuah ilmu pondasinya sangat lemah dan kurang kokoh di sekolah. Ibarat bangunan rumah, akan mudah goyah bila pondasinya tidak kokoh.
Saya melihat peluang TIK bisa masuk kembali dalam kurikulum 2013. Sebab selama kurikulum 2013 diberlakukan, sekolah kami tetap memberikan materi TIK selama 2 jam di SMP Labschool Jakarta. Hanya saja masih berbentuk bimbingan TIK sesuai permen 45 tahun 2015 dan bukan matpel tik seperti kurikulum 2016 sehingga penilaian siswa tidak ada. Guru TIK tidak diberikan hak untuk menilai kemampuan siswa.
Regulasinya tidak mencantumkan TIK masuk raport siswa. Padahal sebenarnya bisa. Kalau regulasinya diperbaiki. Sebab dalam Undang-undang Guru dan Dosen nomor 14 tahun 2005 dituliskan salah satu tugas guru adalah menilai dan mengevaluasi pembelajaran. Seorang guru TIK harusnya diberikan hak yang sama dengan guru matpel lainnya. Permen 45 tahun 2015 tentang peran guru TIK dan KKPI harus segera direvisi.
Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. (Pasal 1 ayat 1). Sangat jelas sekali dituliskan tugas utama seorang guru.
Kalau TIK dianggap penting, tak ada cara lain selain memasukkan kembali TIK ke dalam kurikulum 2013. Materi TIK akan diberikan secara sistematik dan terstruktur setiap jenjangnya. Kemampuan guru TIK jadi terarah dan kalibrasinya menjadi lebih mudah. Tidak seperti sekarang ini, materinya tidak sama antar sekolah karena tidak berada dalam struktur kurikulum 2013.
Kurikulum 2006 sudah sangat bagus memasukkan TIK sebagai matpel, namun sayang tidak dikembangkan oleh pusat kurikulum dan perbukuan. TIK sebagai center pembelajaran seharusnya diperlakukan sebagai sebuah ilmu karena sudah sangat jelas aksilogisnya, ontologisnya, dan epistemologisnya. TIK sudah memenuhi kaidah filsafat ilmu. Sampai saat ini tak ada yang bisa membantahnya. Bahkan terus dipelajari hingga perguruan tinggi.
Beberapa alasan pentingnya TIK sudah pernah saya tuliskan di http://www.kompasiana.com/wijayalab…
TIK sebagai matpel adalah sebuah keniscayaan. Mereka yang mengatakan TIK sulit dimasukkan sebagai matpel masih beragumentasi dengan paradigma lama. Paradigma pembelajaran abad ke 21 memposisikan TIK harus dikuasai guru dan siswanya di sekolah. Kenapa kita tak merancangnya dalam kurikulum?

Baca lebih lanjut

Kurikulum 2013 Hilangkan TIK

Belajar TIK itu Penting!

Mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi disingkat TIKadalah mata pelajaran yang ada dalam kurikulum 2006. Namun dalam kurikulum 2013 mata pelajaran ini diintegrasikan ke semua mata pelajaran. Kemdikbud berpendapat TIK tidak perlu menjadi mata pelajaran tersendiri.

Kenyataan di lapangan tidak semua guru menguasai TIK dengan baik. Akibatnya siswa menjadi korbannya. Materi TIK ternyata tidak bisa diberikan kepada guru mata pelajaran lainnya. Masih banyak guru yang belum menguasai TIK dan keinginan kemdikbud untuk mengintegrasikan TIK ke semua matpel tidak berjalan sesuai rencana. Guru TIK pun menjadi dirugikan akibat kebijakan ini.

Melihat kenyataan tersebut, kami dari komunitas guru TIK dan KKPI berpendapat kembalikan TIK sebagai mata pelajaran lagi. Terbukti materi TIK belum bisa disampaikan oleh guru matpel lainnya. Pemaksaan tanpa perencanaan yang matang akan menimbulkan persoalan baru. Seharusnya materi TIK terus dikembangkan oleh kemdikbud.

Selain itu peran guru TIK akan kembali kepada fungsinya yaitu mengajarkan materi TIK sesuai dengan kurikulum TIK masa depan. Mereka tidak lagi dipaksa menjadi guru prakarya dan nilai TIK kembali masuk raport siswa. Tidak seperti sekarang ini dimana kemampuan TIK siswa menjadi tidak terukur dan bahkan banyak yang tidak mendapatkan materi TIK.

TIK untuk belajar penting. Tapi belajar TIK juga penting. Sebab siswa tidak bisa memanfaatkan TIK untuk belajar bila belum menguasai TIK dengan baik. Belajar TIK tidak boleh dilupakan karena itu kunci untuk menguasai TIK.

Slide1.PNG

Slide1.PNG

TIK Sebagai Mata Pelajaran

otn4.jpgTIK sebagai mata pelajaran

Visi mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yaitu agar siswa dapat menciptakan dan menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan aktifitas lainnya sehingga siswa mampu berkreasi, mengembangkan sikap inisiatif, mengedepankan pemecahan masalah, eksplorasi, dan komunikasi Konsep, pengetahuan, dan operasi dasar Pengolahan informasi untuk produktivitas mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan yang baru.

Baca lebih lanjut

Mata Pelajaran TIK Solusinya

slide1

Untuk membentuk generasi emas pada era digital abad ke-21 dibutuhkan siswa yang berkemampuan dan berkarakter 4C (Kritis, Kreatif, Komunikasi dan Kolaborasi).

Pembentukkan kompetensi dan karakter tersebut dibutuhkan proses yang TERSTRUKTUR dan SISTEMATIS dalam bentuk MATA PELAJARAN.

TIK dan KKPI adalah MATA PELAJARAN yang bahan dan isi didesaian sebagai modal untuk memberikan kemandirian dan kepercayaan pada siswa ke masa depannya.

Masa depan sebagai CREATOR bukan saja sebagai USER adalah generasi unggul di era digital abad ke-21.

Mata Pelajaran TIK adalah solusinya.

(Ali Nurdin)

Blue Print Mata Pelajaran TIK

omjay-blueprint

Cetak biru (Inggris: blueprint) adalah kerangka kerja terperinci (arsitektur) sebagai landasan dalam pembuatan kebijakan yang meliputi penetapan tujuan dan sasaran, penyusunan strategi, pelaksanaan program dan fokus kegiatan serta langkah-langkah atau implementasi yang harus dilaksanakan oleh setiap unit di lingkungan kerja.

Salah satu contoh blue print ada dalam buku digital ini, file:///C:/Users/root/Pictures/Kelas_07_SMP_Bahasa_Indonesia_Guru_2016.pdf.

Kami ucapkan terima kasih kepada kawan kawan yang siap hadir di wisma kampus a unj rawamangun jakarta timur pada hari jumat tgl 13 januari 2017 jam 13 wib sampai selesai.

Daftar hadir penyusunan blue print yaitu:
1. Bambang susetiyanto.
2. Wijaya kusumah.
3. Youri.
4. Wiwin sabayanti.
5. Tatang surya atmaja
6. Juli Dwi Susanti
7. Dwi lestari
8. Betti risnaletti
9. Imam Sucipto
10. Lulita
11. Dimas Riadi
Lanjutkan..

Berikut informasi lengkapnya di wa group kogtik.

Assalamualaikum

Mohon sekiranya kepada guru-guru TIK yg berkompeten TIK untuk perduli dalam perjuangan ini jangan hanya berdiam diri saja, kita semua harus bisa mewujudkan bahwa TIK adalah suatu ilmu yg bisa dan menjadi dasar dalam pendidikan nasional.

Jangan hanya berkeluh kesah untuk nasib kita sebagai guru TIK, tapi AYOOOO…… BANGKIT dan SEMANGAT untuk BERSAMA SALING BAHU MEMBAHU DEMI ANAK ANAK BANGSA INDONESIA agar mereka memiliki kemampuan ICT sebagai keahlian dan keilmuan sebagai bekal hidup mereka.
Jadi ….

Dengan hormat
Kepada guru-guru yg memiliki kemampuan ICT datanglah pada
Hari Jum’at
Tanggal 13 Januari 2017
Tempat Wisma UNJ
Pukul 13.00 sd Selesai.

Karena hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti perjuangan yg telah kita lakukan, dan disambut baik oleh kemendikbud (Puskurbuk).
Wassalam.

Mari kita satukan tekad utk membuat blue print matpel tik terbaru.