Buku PTK Edisi Kedua

Buku PTK EDisi Terbaru

Buku PTK EDisi Terbaru

Belilah buku PTK kami edisi kedua di kota anda. Silahkan menghubungi penerbit indeks di telp. 021 58350047 Fax 021-58350365 atau Pak Wiranto Hp. 081398916712 bag. Marketing

Hapus TIK dan KKPI adalah kemunduran bagi Negara Indonesia

Originally posted on Namin AB Ibnu Solihin:

Motivator Pendidikan Kreatif-  Dua tahun yang lalu seorang Doktor dalam bidang riset  lulusan Amerika Serikat, berkata kepada saya dan teman-teman di Pasca Sarjana Uhamka. Menurut beliau ada dua negara yang perkembangannya luar biasa terutama dalam bidang Teknologi yaitu Cina dan India. Dosen Pasca Sarjana Uhamka ini menyampaikan bahwa India dan Cina adalah sebuah negara yang sedang berlari, pada saat memulai langkahnya mereka secara kreatif tidak di mulai dari titik nol (merangkak) tapi mereka mulai kreativitasnya dengan berjalan. Sementara Indonesia adalah negara yang baru bisa mulai merangkap dan kini dengan perkembangan teknologi yang ada Insyallah Indonesia pada 10 tahun yang akan datang sudah bisa berjalan. Nah, itu dulu saat mata pelajaran TIK dan KKPI belum di hapus dari kurikulum 2013, kalau sekarang di tanya komentarnya, mungkin beliau akan mengatakan bahwa Indonesia tidak akan pernah bisa berjalan dan mungkin akan tetap merangkak sebagai negara yang tidak memikirkan kualitas bangsa.

dUKUNG AGTIKKNAAS

Setelah 10 Tahun…

View original 275 more words

Dua Periode Kepemimpinan Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto

Originally posted on Timbul Pardede:

Perjalanan bersama SEAMOLEC tahun 2008 sd 2010 dan 2011 sd 2013…

Dr. Gatot Hari Priowirjanto, atau akrab dengan sebutan Pak GHP, sebelum menahkodai SEAMOLEC pada tahun 2008 adalah Direktur dan Dikmenjur dan Kepala Biro Perencanaan dan KLN.

Pak GHP menggantikan Prof Paulina Pannen yang telah habis masa baktinya (3 tahun: 2005-2007). Serah terima dan pelatikan dilaksanakan di Gedung Kemendiknas, Senayan oleh Pak Bambang Soedibyo.

Diawal kepemimpinan Beliau dicanangkan program “to serve one million clients”, dimana SEAMOLEC bercita-cita sanggup melayani 1 juta alumni melalui program-program SEAMOLEC. Pengembangan dan penguatan ICT sebagi “tools” atau delivery pembelajaran merupakan program utama. Hal ini dibuktikan dengan dikembangkannya “SEA EduNet” (Southeast Asian Education Network) atau dalam bahasa yang lebih sederhana SEA EduNet adalah “Jardiknas” nya Asia Tenggara. Dalam perkembangannya system SEA Edunet yang menggunakan teknologi “multicast” ini sudah di-install di beberapa negara diantaranya: Laos, Cambodia, Myanmar, Philippines, Thailand, Vietnam dan di beberapa titik…

View original 137 more words

Jangan Hapuskan Pelajaran TIK dan KKPI Dalam Kurikulum

stopPembaca blog Omjay yang baik hatinya,

Pelajaran TIK dan KKPI harus ada dalam kurikulum sekolah. Mari dukung guru TIK/KKPI dengan menandatangani Petisi ini.
https://www.change.org/id/petisi/mendikbud-m-nuh-jangan-hapus-matpel-tik-kkpi-di-kurikulum-2013-mata-pelajaran-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik-di-smp-sma-dan-kkpi-di-smk-harus-ada-dalam-kurikulum-sekolah#

Nasib Guru TIK Setelah Kurikulum 2013 Diberlakukan

Originally posted on Pagar Alam dot Com:

Guru TIK Tentang informasi bagaimana kelanjutan dari guru-guru mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) setelah nanti diberlakukan kurikulum 2013, mulai ada kejelasannya. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pada Struktur Kurikulum 2013 tidak ada lagi mata pelajaran Teknologi Informatika dan Komputer (TIK), bukan berarti gurunya akan menganggur. Guru TIK tetap akan memiliki peran penting. Mereka bisa dimasukkan dalam Pusat Teknologi Pendidikan yang ada di sekolah untuk membantu guru dalam mempersiapkan materi ajar.

“Jadi guru TIK tetap akan berperan dalam kurikulum 2013,” jelas Dr Haris Iskandar, Direktur Pembinaan SMA Direktorat Jendral Pendidikan Menengah kepada wartawan di FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sabtu (16/3). Persoalannya, bagaimana agar mereka tetap mendapatkan tunjangan sertifikasi, sekarang tengah dipikirkan.

View original 239 more words

Kontroversi Ujian Nasional Ditinjau dari Landasan Hukum Pendidikan

Originally posted on Pagar Alam dot Com:

kontoversi UN Ujian Nasional merupakan momok yang menakutkan bagi sebagian siswa, karena ujian nasional masih dianggap satu-satunya penentu kelulusan mereka walaupun sudah sering diinformasikan kepada mereka bahwa bukan ujian nasional satu-satunya penentu kelulusan. Memang banyak hal yang menarik yang dapat didiskusikan mengenai ujian nasional.

Namun dalam postingan kali ini saya menulis tentang kontroversi ujian nasional ditinjau dari landasan hukum pendidikan. Ada beberapa faktor mengapa ujian nasional tetap diselenggarakan walaupun terjadi pro dan kontra. Sebagai salah satu contoh mengenai dasar hukumnya adalah Undang-undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan pada pasal 58 berbunyi Evaluasi peserta didik, satuan pendidikan, dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistemik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan.

View original 30 more words

Buat Apa Belajar TIK di Sekolah?

Originally posted on Secarik Motivasi Diri:

Sebuah artikel ditulis oleh seorang guru TIK, judulnya “Pentingnya Belajar TIK di Sekolah”. Artikel itu diawali dengan keheranan sang penulis, mengapa TIK tidak ada dalam struktur kurikulum 2013, padahal menurutnya TIK itu sangat penting. Alasannya, karena dengan pelajaran TIK, maka anak-anak diajarkan untuk menjadi produsen pengetahuan bidang TIK. Mereka, anak-anak itu, akan mampu memanfaatkan TIK dalam kehidupan sehari-hari. Akan banyak proggamer muda lahir, dan akan banyak anak muda yang mampu menggunakan internet secara sehat. Mereka tidak lagi menjadi konsumen tetapi sudah menjadi produsen. Sampai akhir tulisan, isinya adalah betapa pentingnya TIK diajarkan sebagai sebuah mata pelajaran tersendiri dengan alasan-alasan seperti di atas.

——————


Saya kemudian menanggapinya agak “kejam” (mohon maaf jika mementahkan harapan sang guru), saya katakan bahwa TIK tidak harus jadi mata pelajaran tetapi sebagai media belajar yg “inherent dan exposure” dalam semua pelajaran yg lain itupun apabila diperlukan. Krn prinsip teknologi adalah apabila selaras dengan kebutuhan. TIK konon…

View original 985 more words

Pelatihan Guru Ngeblog Gratis di SMKN 27 Jakarta

Peserta sementara pelatihan / workhop guru ngeblog GRATIS di SMKN 27 Jakarta Pusat. Minggu, 23 Maret 2014 dari pukul 08.00 wib sampai 16 wib.
1. Heru widhi handayani, smp hangtuah 5 jakarta
2. Faizatun rifqiah, sdn sumur batu 12 kemayoran jakpus
3. Dimas riadi, smpn 6 jakarta
4. Muhamad fajri firdaus,-smp al karomiyah Jakarta
5. Marsudi
6. Ishak wijono, sdn gunung sahari selatan 01 pg
7. Yuliwati. Madrasah ibtidaiyah (MI) nurul huda depok
8. nurlistiyani, smk insan teknologi, jaktim
9. rini idrastuti, smp baptis elim, jakbar
10. sriheny kania dewi, smk muara indonesia
11. evawira, sma yake jaktim
12. nurlistiyani, smk insan teknologi, jaktim
13. Budi hariadi , smk BPS & K 2 JAK TIM
14. lilis suryanti, bekasi
15. mariani,mts al ikhlas jonggol
16. Dudi Maryadji dari SMPIT Al-Fatih Tangerang
17. Asep M Ilyas dari SMPIT Al-Fatih Tangerang
18. Ismiarti, sdn cempaka putih timur 05 pg, jakpus
19. FX Dendy Indra S. asal sekolah : SMP Santo Leo Jakarta Barat.
20. KHOIRURAHMAT, SDN KEBON KOSONG 01 PG KEMAYORAN JAKPUS
21. asep supriyadi, min ciputat
22. baskoro yoga, smp insan cendekia madani, tangsel
23. Dra. Sontiar Manurung, SMK Negeri 53 Jakarta,
24. Zoraidah Putri Ayu, S. Pd,
25. Mayland Fitrah H, S. Pd,
26. Nur Opik, S. Pd, SMK Negeri 53 Jakarta
27. Drs. Dedy Novresly, dari SMK Negeri 53 Jakarta
28. Veronica, S. Pd., dari SMK Negeri 53 Jakarta
29. Nunung Widianingsih, S.Pd dari SMK Negeri 53 Jakarta
30. Drs. Sutaryo, M. Pd., S. Pd.dari SMK Negeri 53 Jakarta
31. Dede Suherlan, S. Pd. I. dari SMK Negeri 53 Jakarta
32. Drs. Mukhzen M dari SMK Negeri 53 Jakarta
33. Drs. H. Eddy Hasanuddin, SMK Negeri 53 Jakarta,
34. Dra. Hj. Roslina, SMP Negeri 2 Pagedangan
35. Dra. Sri rahayu, smpn 4 sukabumi
36. Inta malianta, smpn 238 jaksel
37. Slamet sukotjo, smpn 135
38. Iwan, smpn 198 jakarta
39. Edison Rikardo
40. SITI RAHAYU (SDIT SEGAR AMANAH)
41. Gufron, S.Pd, MAN 7
42. Fahmi Fadhillah, S. Pd, SMK Negeri 53 Jakarta